Begin forwarded message:
Date: Fri, 27 Jun 2003 01:52:38 -0000 From: "fernando_r_b" <[EMAIL PROTECTED]> To: [EMAIL PROTECTED] Subject: Re: [Keuangan] OOT: Breaking News dari Anonymous Biang ngaco nya ya ini: serikat karyawan udah ikut-ikutan ngurusin manajemen dan strategi bisnis. Bawa-bawa nama negara lah, rakyatlah, nasionalisme lah, idealisme lah, harga diri bangsa lah. Omong kosong. Kalau memang anda memposisikan diri sebagai pemegang saham atau pemerhati kepentingan bangsa yang dirugikan oleh manajemen Indosat yang anda anggap menjadi kaki tangan pemegang saham yang lain, udah laporin aja ke Bapepam dari pada kita jadi ngerumpi dan menduga-duga yang tidak-tidak. Salam Fernando RB. --- In [EMAIL PROTECTED], "loeloe" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > ya paling untung sih jelas para konsultan yg dapat proyek dari > indosat, bang Poltak pasti punya data komplit berapa US$ duit > neraca dari ke kantong para konsultan.. sejak pra cross ownership > sampe pasca divestasi.. belum lagi buat bayar merger > indosat+SatC+IM3. belum pajaknnya... (kalo pajak masih okeh lah masuk > ke kas negara) > > nah kalo duit yg ke konsultan itu dipake membangun jaringan CDMA.. > sudah berapa SST yg bisa terpasang... ??? hal inilah yg sejak dulu > jadi menjadi "polemik" hangat di intern indosat yaitu antara pihak > Serikat pekerja dgn management... > > mungkin itu yg menurut saya jadi masalah bang poltak... > ada orang yg berfikir lebih luas dari sekadar untung & rugi... tapi > ada juga yg mau berkorban demi yg namanya idealisme & nasionalisme.. > saya sendiri tdk tau termasuk golongan yg mana.... > > satu hal yg bisa saya tarik sbg orang dalam, anda bisa bikin > desertasi ttg kasus2 (baik bisnis maupun yg berbau politis) yang > ada di indosat.. saking tantangan & masalahnya bejibun...hehehehe > > --- In [EMAIL PROTECTED], "setyo" > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Tergantung besarnya pemasukan dari "grogotan" dan biaya yg > dikeluarkan STT untuk "menggrogoti" Indosat ;) > > ----- Original Message ----- > > From: Poltak Hotradero > > To: [EMAIL PROTECTED] > > Sent: Thursday, June 26, 2003 12:55 PM > > Subject: Re: [Keuangan] OOT: Breaking News dari Anonymous > > > > > > At 02:21 PM 6/26/2003 +0700, you wrote: > > > > > > Kalau STT Telemedia menggerogoti Indosat -- kira-kira siapa > > yang paling rugi....? Ya pemegang saham mayoritas, berarti dalam > > hal ini STT Telemedia. > > > > Kalau STT Telemedia bisa memperbaiki Indosat -- kira-kira siapa > > yang paling untung...? Ya pemegang saham mayoritas, berarti dalam > > hal ini STT Telemedia. > > > > Lalu masalahnya ada di mana sih....? > > > >----- Original Message ----- > >From: "Rhiza S. Sadjad" <[EMAIL PROTECTED]> > >To: <[EMAIL PROTECTED]> > >Cc: <[EMAIL PROTECTED]> > >Sent: Thursday, June 26, 2003 12:38 PM > >Subject: [IA-ITB] Breaking News dari Anonymous > > > > > >Breaking News > > > >Uang Indosat mulai digerogoti oleh STT > > > >Rasanya sudah hampir terlupakan oleh banyak orang masalah polemik > >penjualan saham pemerintah di Indosat yang akhirnya jatuh ke STT > >Singapore, walaupun kasus itu sendiri sampai hari ini tidak jelas > >bagi masyarakat umum apa kesimpulannya. Namun kenyataan yang dapat > >dilihat adalah STT/ICL resmi memiliki 41,94% saham Indosat (single > >majority share holder), 5 dari 10 Komisaris serta 4 dari 9 Direksi > >Indosat adalah orang Singapore. Dan pertanyaan yang belum terjawab > >pun masih banyak tersisa, seperti siapa pribadi atau kelompok yang > >paling diuntungkan dibalik transaksi triliunan ini, siapa itu ICL > >yang tiba-tiba muncul dll dll. > > > >Sepak terjang pemegang saham mayoritas ini dalam operasional Indosat > >akhir-akhir ini sungguh mencengangkan. Mereka langsung mengambil alih > >posisi-posisi penting di tingkat komisaris dan direksi. Dan bahkan > >mereka mulai ikut mengacak-acak Satelindo , selular operator terbesar > >kedua di Indonesia yang 100% milik Indosat. Sebagai anak perusahaan > >penyumbang 56% pendapatan , sangat masuk akal bahwa induknya banyak > >ikut campur. Alasan logis inilah yang kemudian menjadi jawaban yang > >tidak dapat disangkal bagipertanyaan orang banyak. > > > >Harus diakui, sejak Satelindo menjadi 100% milik Indosat pada Juni > >2002, banyak sekali kemajuan dan pengembangan yang berhasil > >dilaksanakan. Dan untuk dapat menang berkompetisi dengan Telkomsel > >yang terkenal dengan jangkauannya yang luas, Satelindo dengan sangat > >agresif melaksanakan pengembangan jaringan secara besar-besaran di > >semua wilayah dengan menambah ratusan Base Station System (BSS) . > >Dengan demikian jaringan Satelindo yang sudah bagus tersebut akan > >dapat menjangkau layanan di daerah yang lebih luas lagi. > > > >Di tengah seluruh jajaran Satelindo berkonsentrasi dalam pengembangan > >tersebut, tiba-tiba datanglah perintah dari sang induk Indosat untuk > >menunda program pengembangan di daerah Jawa Timur, Bali dan Nusa > >Tenggara. Mengapa ? bukankah daerah-daerah tersebut merupakan daerah > >yang > >paling menjanjikan bagi perluasan pemasaran Satelindo > >berikutnya ? > >Akhirnya program pembelian kepada 2 pemasok > >jaringan , yaitu Alcatel > >dan Siemens, yang sejak Satelindo > >didirikan hingga saat ini merupakan > >pendukung utama berkembangnya > >Satelindo dengan hampir tanpa masalah, > >terpaksa dibatalkan. -- syafril ------- Syafril Hermansyah<syafril.dutaint.co.id> --[YONSATU - ITB]---------------------------------------------------------- Online archive : <http://yonsatu.mahawarman.net> Moderators : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Unsubscribe : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Vacation : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
