Mas Pri, Kapan pertemuan yang akan datang? Akan saya jadwalkan dan prioritaskan.
Saya mohon maaf tidak dapat hadir dalam pertemuan yang lalu, tapi untung masih dapat kiriman foto dan berita pertemuan tersebut. Oh ya, dalam foto itu saya juga lihat Pak Aden, yang selalu saya ingat dan sering saya sharing-kan kata-kata beliau saat long-march dalam latihan kader dulu. Saya kutip di bawah ini, mungkin juga berguna buat rekan-rekan yang lain: A (Pak Aden): Masih ada berapa orang di belakang kamu?! H (Hermanto): Barangkali dua Pak! A : (dengan nada marah) Barangkali?! Itu nyawa teman kamu tahu! H : ............(wah saya malu bener, kok waktu itu saya cuek yah , mungkin karena kecapean juga....) Disitu saya sadar, bahwa kita itu tidak pernah hidup sendiri, dan harus selalu peduli kepada teman-teman, termasuk yang di belakang. Terima kasih Pak Aden dan semua Senior dan rekan-rekan di Yon-I yang sudah membentuk mental saya menjadi seperti sekarang ini. Tetap kita pertahankan semangat "Old Ekek Never Die", tetapi dengan visi baru sesuai panggilan dan tantangan di milineum ini. Hermanto -----Original Message----- From: Priyo Pribadi Soemarno [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Sunday, August 10, 2003 11:25 PM To: [EMAIL PROTECTED] Subject: [yonsatu] Re: Strategi Penyelamatan Batalyon I/ITB Rekan Hermanto Yth., Sewaktu Pertemuan CORPS tersebut , memang direncanakan akan dibuat program semacam LTC , Kursus tersebut didisain untuk berbagai kalangan dengan materi yang berbeda-beda . Untuk kalangan Umum , masyarakat luas , dalam hal ini harus dibuat kerjasama ITB dengan CORPS (Yayasan ??) , ditentukan kurikulum nya dan dijaring para pesertanya ,...misalnya para karyawan PEMDA yang saat ini harus menyesuaikan diri dengan paradigma baru pegawai negeri . Dibuat pula LTC atas pesanan beberapa perusahaan atau instansi pemerintah lainnya ,...kurikulumnya tentu berbeda ,.. Yang penting adalah LTC untuk kalangan mahasiswa sendiri ,.. Ini bisa didisain khusus , lintas Himpunan dan lintas UKM lainnya . Pengajarnya juga macam2 , bisa dicarikan yang benar2 ada waktu . Hermanto , nanti pada pertemuan berikut agar bisa datang , juga Evy ,.. Terimakasih atas masukannya ,Widya Castrena Dharma Siddha , Priyo PS --------------------- -----Original Message----- From: "S. Hermanto Kosasih" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Date: Sun, 10 Aug 2003 23:00:51 +0800 Subject: [yonsatu] Re: Strategi Penyelamatan Batalyon I/ITB > WCDS, > > Wah, membaca tulisan rekan Evy, rasanya sudah sangat lengkap, tinggal > bagaimana kita membuat Planning dan Organisasinya. > > Sesuai dengan pengalaman saya dan pekerjaan saya saat ini di bidang > Training, maka saya menawarkan diri untuk berpartisipasi bersama > rekan-rekan > lainnya dalam Point 4: ...Merancang program-program > pelatihan/training/course yang berkaitan dengan Learning Skill, > Leadership > and Management dll.... > > Salam, > > Hermanto Kosasih > PRIME CONSULTING > Menara Imperium LG-15, Kuningan - Jakarta > 021-8353995 ; 0818 808685 > www.primeconsulting.cjb.com > > > > > > -----Original Message----- > From: EVY ARYANTI [mailto:[EMAIL PROTECTED] > Sent: Sunday, August 10, 2003 7:01 PM > To: [EMAIL PROTECTED] > Subject: [yonsatu] Strategi Penyelamatan Batalyon I/ITB > > WCDS, > > STRATEGI PENYELAMATAN BATALYON I/ITB > > Langkah konkrit yang bisa dilakukan agar Batalyon I/ITB dapat survive > dan > berkembang adalah sbb: > > 1. Mengubah citra diri/image. > Caranya: > - Aktif melakukan sosialisasi ke dalam lingkungan kampus mengenai > konsep > pedirian, pendidikan dan pengembangan Batalyon I/ITB, lewat SG (Studium > General) dsb. > - Menganalisa root cause/akar masalah dari menurunnya minat mahasiswa > ITB > untuk masuk ke Batalton I/ITB. Caranya dengan melakukan > survey/questioner > kepada mahasiswa ITB. Survey/pengisian questioner bisa dilakukan > paralel > dengan SG (Studium General). > - Tidak bersikap ekslusif dan menjalin hubungan/relasi yang lebih baik > dengan himpunan-himpunan dan KM/BEM, dengan berpartisipasi secara aktif > dalam kegiatan-kegiatan mereka. > > 2. Mensosialisasikan/mempublikasikan secara terus-menerus konsep > 'Resimen > Pendidikan'/ROTC (yang dibuat oleh P' Iftikar dkk) lewat seminar, > training, > forum, workshop dsb, agar konsep tsb bisa segera ditanggapi/diapprove > dan > direalisasikan oleh Penyelenggara ITB. > > 3. Mendesign kurikulum pendidikan menwa-ITB yang lebih berorientasi > pada > peningkatan kompetensi menjadi manusia unggul/manusia pembelajar dan > mempersiapkan/membekali anggota Yon I/ITB dengan > skill/knowledge/concepts/tools/informations/experiences dsb yang > dibutuhkan > untuk mencapai 'better achievements' dan akhirnya diharapkan para > anggota > Yon I/ITB bisa lulus sebagai 'sarjana plus'. > NB: > Konsep Kurikulum Menwa/Program Sarjana Plus sudah dibuat oleh P' Syarif > Hidayat (Angkatan XXII) dan pernah dipresentasikan dalam acara HANATA > bulan > januari kemarin. Kita tinggal memperkaya dan mengembangkan konsep yang > sudah sangat bagus itu. Sayangnya saya tidak bisa hadir dalam acara itu > (Halo P' Syarif Hidayat, How are you ?, Are you here ?, Bisakah konsep > anda > di-email ke miling list ini ?) > > 4. Merancang program-program pelatihan/training/course yang berkaitan > dengan Learning Skill, Leadership and Management dll., yang bersifat > 'high > content', 'advanced' dan 'interesting/menarik' untuk internal batalyon > dan > untuk umum (mahasiswa ITB) sebagai usaha promosi bagi Yon I/ITB agar > mahasiswa ITB bisa mengetahui apa 'nilai tambah/added value' jika masuk > Batalyon I/ITB (untuk kepentingan rekruitment anggota baru), dan bisa > dikembangkan juga menjadi 'bisnis' batalyon/yayasan GWB, yang > keuntungannya > bisa menambah income/pemasukkan bagi batalyon. > > Learning Skills: > 'Quantum Learning', 'Learning Revolution', 'Spiritual > Question/Transcedential Intelligence/kecerdasan Ruhaniah', 'Menjadi > Manusia > Pembelajar', 'Berpikir Lateral', 'Effectif Presentation/Discussion > Skill/Presenting skill', 'System Teknik Memory/Memorizing Skill', 'Mind > Mapping/Make Note/Summary Skill', 'Reading Skill/Teknik Membaca Cepat', > 'Listening Skill' dsb. > > Leadership and Management: > 'Motivasi/Achievement Motivation', 'Decision Making & Problem > Analysis', > 'Leadership', 'Followership', 'Creating Exceleent', 'Effective > Personality', > 'Human Relation', 'Communication Skill', 'Training for Trainer' (ada > konsep > baru), 'Resource Management', 'Time Management', dsb. > > NB: > Kebetulan saya punya buku-buku/materi/modul untuk trainings/courses di > atas > (tidak semua, tapi sebagian besar ada). Tinggal dari para alumni siapa > yang > bersedia untuk mempelajari dan mengajarkannya untuk adik-adik di Yon > I/ITB, > kita bisa bagi-bagi tugas. > Trainings/Courses-nya bisa dijadikan satu paket atau dipecah-pecah > sesuai > kebutuhan atau pasar (jika nantinya ingin dibisniskan). Mungkin untuk > umum > (mahasiswa ITB), awalnya gratis dulu untuk promosi agar banyak yang > berminat > masuk ke Yon I/ITB. Materi training harus didesign 'high content' dan > 'menarik/interesting', misalnya disertai dengan simulasi-simulasi di > kelas > dan di lapangan (untuk simulasi lapangan bisa dipadukan dengan > ketrampilan > militer, misalnya ada main perang-perangan-nya, menggunakan senjata > cat, > seperti yang dilakukan pada training leadership-nya AA'Gymnastiar dsb). > Nama kursusnya juga dibuat menarik misalnya 'Super Course' atau 'Super > Camp' > dsb, whatever lah, dan dilakukan pada saat liburan agar peminatnya > lebih > banyak dan tidak mengganggu waktu kuliah. > > 5. Promosi/sosialisasi/iklan yang lebih agresif dan menarik untuk > 'Rekruitment Anggota Baru'. Mungkin perlu dipikirkan cara-cara yang > lebih > 'efektif' dari yang sudah pernah dilakukan selama ini. > > 6. Membuat event-event berskala nasional seperti seminar, simposium, > saresehan, pameran dsb, untuk mempublikasikan dan mempromosikan > 'paradigma' > dan konsep-konsep baru tentang pendidikan dan pengembangan Batalyon > I/ITB > dan Resimen Mahasiswa secara umum kepada publik sacara lebih luas agar > konsep-konsep baru tsb bisa ditangkap dan direspon secara positif atau > ada > feedback/folow-up konkrit dari ITB, mahasiswa, masyarakat, > pemerintah/negara > dsb. Event ini juga bisa dipakai untuk mencari dana bagi Yon I/ITB. > > 7. Membekali anggota dengan kursus-kursus jurnalistik agar memiliki > kemampuan menulis yang lebih baik dan membudayakan kebiasaan menulis di > lingkungan batalyon (untuk scope batalyon, alumni, kampus dan umum), > agar > tidak ketinggalan dan bisa bersaing dalam era/arus informasi modern > yang > perkembangnnya sangat pesat dan bisa memberikan kontribusi yang lebih > besar > bagi batalyon/korps, ITB dan umum/masyarakat lewat tulisan-tulisan yang > berkualitas, informatif dan mengandung nilai edukatif yang tinggi. > Menghidupkan kembali majalah 'Ksatria Ganesa' yang kalau bisa dibagikan > secara gratis kepada mahasiswa ITB untuk kepentingan promosi Yon I/ITB. > Mencoba belajar menulis artikel-artilkel di surat-surat kabar atau > majalah-majalah umum dsb. > > 8. Membuat Web Site Yon I/ITB, agar informasi tentang Yon I/ITB bisa > diaccess oleh publik. > > 9. Untuk kesulitan dana/anggaran batalyon saat ini (karena hanya > disubsidi > Rp 250.000/bulan), bisa diatasi/dibantu sementara dengan memungut iuran > tetap dari alumni tiap bulannya (misal minimal Rp 10.000/bulan), yang > pelaksanaannya bisa dikoordinir oleh Korps Yon I/ITB atau Yayasan > Ganesa > Wira Bakti. > > 10. Untuk bisa mewujudkan semua hal di atas diperlukan inisiatif, > kreativitas, komitment dan kemauan yang kuat dari batalyon > (komandan,staf,anggota) untuk berubah, belajar, berusaha, maju dan > berkembang. Dan yang kita harapkan agar adik-adik di batalyon bersikap > lebih aktif dan proaktif untuk merealisasikan/mengimplementasikan > ide-ide > tsb (Bagaimana Komandan (P' Agung) ?). Jangan sampai para alumni sudah > spend time dan energy yang banyak untuk anda tapi anda semua pasif dan > lamban. NB: Itu saya alami/ketahui sendiri ketika membantu P' Syarif > Hidayat menyusun Kurikulum Menwa-ITB/Program Sarjana Plus. P' Syarif > sudah > spend his time and his thinking so much for that, bahkan P' Syarif > mengusulkan untuk membentuk engine-engine yang terdiri dari berbagai > level/tingkat untuk membahas/mematangkan konsep tsb. Tapi komandan > waktu > itu (bukan P' Agung) yang tinggal mengkoordinir pertemuan-pertemuannya, > tidak jalan/macet, akhirnya semuanya dikerjakan sendiri oleh P' > Syarif...so > ba! > d. Saya > juga sangat kecewa. > > Demikian usulan-usulan yang ingin saya sampaikan untuk > Batalyon/Korps/Yayasan GWB. > Mohon dievaluasi/direview. > > Terimakasih banyak atas perhatiannya. > > Salam, > Evy Aryanti. > > > > > > > > > > > > > > > --------------------------------- > Do you Yahoo!? > Yahoo! SiteBuilder - Free, easy-to-use web site design software > > --[YONSATU - > ITB]---------------------------------------------------------- > Online archive : <http://yonsatu.mahawarman.net> > Moderators : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> > Unsubscribe : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> > Vacation : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> > > > --[YONSATU - > ITB]---------------------------------------------------------- > Online archive : <http://yonsatu.mahawarman.net> > Moderators : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> > Unsubscribe : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> > Vacation : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> --[YONSATU - ITB]---------------------------------------------------------- Online archive : <http://yonsatu.mahawarman.net> Moderators : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Unsubscribe : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Vacation : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> --[YONSATU - ITB]---------------------------------------------------------- Online archive : <http://yonsatu.mahawarman.net> Moderators : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Unsubscribe : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Vacation : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
