Ah, cantik nian argumentasi Pak ABS. Saya setuju sekali dengan your
opinion, sir!
Cuman ada dikit koreksi nih. Soal Musa. Pada abad 13 SM, Musa memang
memerdekakan bangsa Yahudi dari penjajahan bangsa Mesir (yang kata pak
ABS, untung bangsa Mesir pada waktu itu masih belum disebut bangsa Arab).
Tapi memerdekakan ini bukan dalam arti mengenyahkan bangsa Mesir dari
negeri mereka, melainkan Musa berhasil membebaskan bangsa Yahudi keluar
dari Mesir sebagai bangsa merdeka, menuju 'tanah terjanji'.
Salam hangat,
HermanSyah XIV.
"Akhmad Bukhari Saleh" <[EMAIL PROTECTED]>
10/18/2003 20:08
Please respond to yonsatu
To: <[EMAIL PROTECTED]>
cc:
Subject: [yonsatu] Re: Fwd: Hubungan militer Indo-Israel
Soal jajah-menjajah ini Doeng, sudah lama hal ini menjadi urusan yang
tidak jelas.
Lihat saja, ketika kita merebut Timor Timur, di tahun 1970-an, kita
menyelamatkan mereka dari penjajah. Begitu kata kita, begitu pula kata
dunia. Begitu jugalah menurut UUD 45!
Tetapi di tahun 1990-an, berubahlah status kita jadi penjajah di Timor
Timur yang itu-itu juga. Sehingga kita harus ikhlas memberikan
kemerdekaan pada wilayah itu. Begitu kata dunia, begitu pula kata
sebagian bangsa kita yang juga mendasarkan argumennya pada UUD 45 yang
itu juga, sama-sama versi sebelum di-amandemen (dan yang tadinya
pendapat bahwa kita menjajah di sana itu merupakan pendapat sebagian
bangsa kita, sekarang sudah menjadi pendapat resmi negara kita, dengan
pengakuan RI pada negara Timor Leste itu)
Mereka yang gugur dalam operasi Serodja dulu itu, Doedoeng, semula
adalah pahlawan kemerdekaan. Sekarang mereka itu, tanpa berpindah
kubur dan nisannya di Dilli sana, berubah menjadi tentara pendudukan
penjajah.
UUD 45 nya sih eta keneh eta keneh...
-----------------------------
Kemudian, dengan UUD 45 yang sama itu-itu juga, kita bisa mengatakan
kita membebaskan Irian Barat, tetapi kita juga bisa mengatakan kita
menjajah tanah Papua.
-----------------------------
Begitu pula sama tidak jelasnya urusan jajah-menjajah ini di Timur
Tengah sana itu.
Kalau dikatakan Israel menjajah suatu wilayah di sana, itu kan kata
orang Arab, dan baru sejak 1948...
Ratusan tahun sebelumnya, orang Arab yang menjajah wilayah itu, kata
orang Yahudi. Bahkan walaupun sejak 1948 sebagian wilayah mereka sudah
merdeka, tetapi sampai tahun 1967 Jeruzalem masih dikuasai Yordania.
Apa haknya Yordania untuk menjajah di kota itu, kata orang Yahudi...
Sekian ribu tahun sebelumnya, Musa a.s. memerdekakan wilayah itu dari
penjajahan Firaun yang orang Mesir itu, kata kitab-kitab suci. Untung
waktu itu orang Mesir belum disebut orang Arab seperti sekarang ini.
Kalau orang Mesir sudah dianggap orang Arab sejak jaman itu, maka
sebetulnya orang Arab lah penjajah di wilayah itu yang paling awal
tercatat sejarah...
Seribu tahun yang lalu, waktu Isa a.s. lahir di sana, wilayah itu
menjadi bagian kekaisaran Romawi. Untung Isa a.s. tidak membawa misi
revolusi, kalau tidak tentu ia sudah menuduh bangsa Romawi sebagai
penjajah, dan ia memimpin suatu perang kemerdekaan di sana itu...
Tetapi toh seratus tahun kemudian ummat Isa a.s. lah yang menjajah
wilayah itu. Memangnya ummat Isa a.s. itu secara etnis orang apa? Ya
Arab!
Dalam jaman Perang Salib, berbilang ratusan tahun berganti-ganti orang
Arab dan Anglo-Saxon menjajah wilayah itu. Dan selama itu pula orang
Yahudi jadi bangsa terjajah, yang terpaksa pasrah menerima siapa saja
yang giliran menjadi penjajah mereka.
Begitu lamanya orang Yahudi di wilayah itu menjadi bangsa terjajah,
sehingga mereka mengungsi, menyebar di seluruh penjuru dunia. Ini
ber-diaspora, kata orang Yahudi...
Tetapi fenomena tersebarnya orang Yahudi ini, katanya merupakan
kutukan atas bangsa Yahudi. Kata orang Arab...
-----------------------------
Jadi, kembali pada pengambilan sikap Indonesia dalam konflik
Arab-Israel, apa mau ditinjau dari sudut agama, apa mau ditinjau dari
sudut jajah-menjajah, tidak ada kebenarannya untuk kita mengambil
pihak!
Kalau mau mengambil sikap, ya seperti kata Hermansyah itu, ditinjau
dari segi kemanusiaan, menentang kekerasan dan kekejaman pihak-pihak
yang bersengketa di sana.
Tetapi ini pun case by case, dilihat pihak mana yang sedang melakukan
kekerasan dan kekejaman itu.
Atau, dalam jaman ekonomi kita sulit begini, kalau mau mengambil
sikap, ya seperti kata Onang itu, dagang ya dagang.
Sejarah membuktikan bahwa sikap mereka, terutama orang Arab, kepada
kita (karena dengan Yahudi kita belum banyak berhubungan) pun begitu
juga koq! Bagi mereka, Indonesia yang dilihat bukan agama Islam atau
non Islamnya, bukan kulit bule atau sawo matangnya, bukan mata sipit
atau belo-nya, tetapi partner dagang yang menguntungkan atau tidak...
Why should we be different from themselves?
Wasalam.
=======================
----- Original Message -----
From: DZArifin
To: [EMAIL PROTECTED]
Sent: 18 Oktober 2003 23:31
Subject: [yonsatu] Re: Fwd: Hubungan militer Indo-Israel
AWW.
Memang tidak sederhana untuk melakukan hubungan dengan Israel. Namun
kalau
disederhanakan, rumusannya adalah karena kita punya prinsip, sesuai
mukadimah UUD 45, bahwa penjajahan di muka bumi harus dihapuskan.
Secara
umum, pemerintah dan sebagian besar elemen bangsa ini melihat bahwa
Israel
adalah penjajah.
Dengan melakukan hubungan dagang, misalnya, selain akan ada, bahkan
mungkin
banyak keuntungan, bagi RI, namun tentu Israel juga diuntungkan.
Nah, kalau
keuntungan Israel itu digunakan untuk membiayai operasi
penjajahannya, tentu
kita (menurut pemerintah dan sebagian besar elemen bangsa ini)
mengkhianati
semangat mukadimah UUD 45 tersebut.
Jadi persoalannya bukan apakah ada untung atau tidaknya, yang saya
yakin
pasti banyak untungnya!!! Tapi apakah bila tindakan tersebut
dilakukan,
dianggap mengkhianati mukadimah UUD 45 atau tidak??? Atau kita sudah
siap
mengatakan persetan dengan UUD 45, yang penting untung. Mungkin itu
yang ada
di benak penyalur fosfat untuk pabrik pupuk, terutama Petrogres.
Wassalam. DZArifin.
--[YONSATU -
ITB]----------------------------------------------------------
Online archive : <http://yonsatu.mahawarman.net>
Moderators : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
Unsubscribe : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
Vacation : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
--[YONSATU - ITB]----------------------------------------------------------
Online archive : <http://yonsatu.mahawarman.net>
Moderators : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
Unsubscribe : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
Vacation : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>