Johny, Terima kaish atas ucapan belasungkawa anda dan semuanya. Wass
Indra Abidin P.T. Fortune Indonesia Tbk. Ged. Pratama Lt. 7 Jl. M.T. Haryono Kav. 15 Jakarta 12810 Indonesia Telp: +622183793771 Fax: +622183793805 email: [EMAIL PROTECTED] www.fortunecorporation.com -----Original Message----- From: Akhmad Bukhari Saleh [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Sunday, November 02, 2003 5:46 PM To: [EMAIL PROTECTED] Cc: Yon-I/ITB; Yon-I/ITB - Yahoo; Yon-II/UNPAD Subject: [yonsatu] Re: [anggota] Lolosnya Azahari ,... Sebetulnya prestasi aparat kita dalam menggulung pelaku bom adalah yang terbaik di kawasan ini. Dalam waktu singkat, dan mencakup wilayah kerja yang sangat luas, mereka sudah mencokok ratusan gerombolan JI itu. Hanya saja kita kalah dalam mem-PR-kan (meng-humas-kan) sukses-sukses itu dibanding, misalnya, Filipina, Singapore dan Thailand, yang kalau bisa menangkap satu pelaku pembom saja, sudah gembar-gembor luar biasa sehingga dapat bantuan ratusan juta dolar dari USA. Untuk ini, Pemerintah rupanya masih belajar banyak ilmu kehumasan dari Indra Abidin (Oh ya Indra, turut bela sungkawa atas wafatnya abang Anda). Kemudian, kita sebagai elemen bela negara, mungkin bisa lebih berperan dalam menggalang kewaspadaan masyarakat lingkungan, dengan men-sosialisasi-kan beberapa pedoman berikut ini: Keamanan Lingkungan Para teroris biasanya memiliki ciri sbb : 1. Mengontrak rumah di kawasan padat. Waspadai orang yang mengontrak di daerah padat dalam 3-6 bulan terakhir, terutama yang datang tidak dengan keluarga dan tidak memiliki pekerjaan yang jelas. 2. Jarang keluar rumah/bergaul dengan tetangga tapi sering menerima tamu asing dalam waktu yang lama (biasanya orang normal cuma bertamu 1-2 jam) 3. Biasanya menyaru sebagai penjual keliling seperti jualan tas, buku, sandal, pakaian, dll., akan tetapi tidak terlihat sebagai orang susah bahkan terlihat cukup intelek. 4. Usia mereka rata-rata masih muda, antara 20 - 40 tahun. 5. Cukup rajin beribadah ke masjid, walaupun bukan jemaah reguler di mesjid setempat. 6. Kebanyakan mereka berideologi wahabi radikal. Walaupun ini sulit dideteksi orang awam, tetapi kalau sempat ngobrol dengan orang-orang seperti ciri-ciri di atas ini, selanjutnya waspadai orang-orang yang banyak meyebut-nyebut tentang kaum salaf, salafi dan salaful shaleh. Selain itu ada pula jaringan teroris pasif, yang sewaktu-waktu bisa aktif atau setengah aktif. Ciri-ciri mereka sbb : 1. Menetap di kawasan padat tapi bukan penduduk asli. Biasanya sudah menetap selama 2 sampai 10 tahun. 2. Bukan pekerja kantoran, biasanya berwirausaha. 3. Anggota kelompok wahabi radikal. 4. Biasanya beristrikan wanita dari kelompok yang sama. Kebanyakan istri mereka menggunakan cadar, atau setidak-tidaknya mengenakan jilbab panjang dan pakaian berupa jubah, serta jarang keluar rumah/bergaul. 5. Cukup rajin beribadah ke masjid, walaupun bukan jemaah reguler di mesjid setempat. Waspadai orang dengan ciri di atas, bila 3 - 6 bulan belakangan sering menerima tamu asing yang berkunjung dalam waktu yang lama atau sering pergi dalam waktu yang lama tanpa jelas ke mana tujuannya ataupun maksud kepergiannya. Untuk itu diminta pada para ketua RT dan takmir masjid untuk mengawasi orang-orang dengan ciri-ciri seperti di atas dan melaporkannya kepada aparat kemananan terdekat bila ada hal-hal yang mencurigakan. SASARAN TERORIS Sasaran teroris biasanya adalah tempat publik yang dimiliki asing, atau banyak menerima tamu asing, yang keamanannya tidak terlalu ketat (istilahnya: soft target). Selain itu juga mereka mengincar tempat-tempat peribadatan terutama gereja. KEMUNGKINAN BOM YANG DIPAKAI Bom Rakitan 1. Jenis low explosive, biasanya dimasukkan dalam tabung dari besi atau paralon dengan panjang 10-30 cm dan disimpan di kantong plastik hitam atau tas ransel. Selain itu juga ada kemungkinan pelaku menggunakan rompi tebal yang di dalamnya sudah dirangkai bahan peledak. 2. Jenis high explosive, biasanya menggunakan media bom mobil. Mobil yang digunakan terutama berjenis van seperti Kijang, Panther, L-300, Carry, dan sejenisnya, terutama keluaran tahun 1980 - 1995 dengan kaca gelap. Atau bisa juga menggunakan mobil box ataupun sedan lama yang memiliki bagasi besar seperti Holden 4848 atau Mazda kotak. Bom Jadi Selain itu ada juga kemungkinan mereka menggunakan bom yang sudah jadi seperti dinamit ataupun C-4 (bom plastik). Kedua jenis bom ini memiliki efek ledakan yang besar tapi bentuknya cukup kompak/kecil, terutama C-4. Kedua jenis bom ini memerlukan pemicu (detonator) untuk meledakkannya yang diaktifkan dengan menggunakan timer ataupun dengan remote. TIPS BERPERGIAN Bagi yang hendak pergi berbelanja ke mall ingat baik-baik tips berikut : Hindari berbelanja di Mall yang memungkinkan mobil di parkir di dekat pintu masuk dan hanya memiliki satu pintu untuk akses keluar masuk. Juga hindari/jauhi mall yang di bagian depannya ada restoran fast food Amerika yang cukup mencolok dan di dekatnya ada akses jalan taksi dan/atau dekat dengan jalan (kurang dari 10 m). Usahakan untuk tidak berbelanja terlalu jauh ke dalam, di manapun posisi anda usahakan untuk selalu tahu mana jalan keluar yang cepat dan aman, selain dari pintu masuk utama. Bila berbelanja di pertokoan yang memiliki banyak lantai usahakan untuk tahu di mana letak pintu daruratnya. Pintu darurat ini berwarna merah dan terbuat dari baja tahan api. Untuk berjaga-jaga bilamana anda terjebak kepungan asap selalu bawa peralatan berupa kaca mata renang dan tabung oksigen kecil (sekitar 10 cm) yang biasanya dijual bebas di apotik dengan harga terjangkau dan sudah dilengkapi masker, tabung ini cukup untuk dipakai bernafas sekitar 10-15 menit. Bila tidak ada usahakan bawa saputangan yang terbuat dari bahan handuk dan air mineral. Bila terjepak asap, basahi saputangan itu dengan air dan tutupkan ke hidung dan mulut anda. Peralatan ini cukup kecil dan dengan mudah bisa disimpan di tas atau kantong. Bahkan untuk kaca mata renang ada yang modelnya cukup trendy. Tips-tips di atas juga berlaku bila anda berpergian ke tempat lain seperti hotel, restoran, rumah sakit ataupun bank, terutama yang agak berbau Barat dan/atau dimiliki oleh tokoh konglomerat Cina. PERHATIAN BAGI ORGANISATOR PERTEMUAN Karena ada kemungkinan bakal ada lagi pemboman terhadap tempat-tempat publik di mana orang banyak berkumpul pada suatu saat/pertemuan, terutama pada saat Halal-bihalal, Natal dan Tahun Baru tidak lama lagi, maka diharapkan organisator pertemuan di tempat publik memperketat keamanan. Ada beberapa tips sederhana yang bisa dipakai, terutama ketika ada pertemuan di gedung pertemuan umum dengan jumlah hadirin yang banyak. 1. Perketat akses masuk ke gedung pertemuan. Kalau perlu berlakukan reservasi seperti di restoran atau hotel mahal, atau sistim tiket, sehingga bisa mengontrol dan menyeleksi pserta pertemuan yang mau masuk. 2. Seluruh barang bawaan peserta pertemuan, termasuk jaket dan tas tangan harus dititipkan, jangan diperbolehkan dibawa masuk. 3. Perketat akses keluar masuk mobil ke areal tempat parkir gedung pertemuan. Bila dalam keadaan ramai usahakan agar yang diperbolehkan masuk ke areal parkir hanya mobil kecil/kompak atau mobil sedan keluaran tahun 2000 ke atas yang berharga di atas 200 juta. Sementara mobil jenis van diusahakan agar diparkir minimal 50 m dari gedung pertemuan. 4. Usahakan agar ada pintu keluar darurat yang cukup lebar dan terletak di bagian depan dekat podium/mimbar. 5. Sediakan alat pemadam kebakaran dan obat-obatan terutama untuk luka kena serpihan metal dan luka bakar, serta siapkan selalu tenaga medik. 6. Awasi dengan seksama orang-orang yang mencurigakan dan tidak dikenal yang duduk di bagian belakang atau dekat pintu. 7. Usahakan tidak menggunakan deretan meja dan kursi yang terlalu panjang, dan gunakan saja kursi lipat atau kursi plastik, sehingga bisa memudahkan hadirin keluar dengan cepat dalam keadaan darurat. 8. Untuk pertemuan-pertemuan yang bersifat berkala, ada baiknya dilakukan latihan simulasi bila terjadi ledakan bom dengan berkerja-sama dengan kepolisian setempat. Wasalam. ============================== ----- Original Message ----- From: Priyo Pribadi Soemarno To: [EMAIL PROTECTED] Sent: 02 Nopember 2003 5:58 Subject: [anggota] Lolosnya Azahari ,... Assalamu'alaikum Rekans CORPS sekalian , Lolosnya biang keladi bom segala bom di Indonesia, sungguh sangat membuat kita miris, berdiri bulu kuduk,.. Bagaimana tidak? Yang kita ketahui, nama Azahari tersebut sudah berkali-kali muncul dan terkait dengan berbagai bom, dan yang terbesar adalah dengan Bom Bali,.. nggak taunya, si Azahari ini tenang2 di kost2an Kebon Kembang, Bandung, dekat kampus ITB,.. sewaktu dia ngabur pun, masih membawa bom yang siap di ledakkan. Kemudian, kira2 pagar betis semacam apa yang bisa menghambat laju pergerakan mereka?? Lha wong sejak di Kebon Kembang dua bulan yang lalu saja, tidak ada yang mengenali,.. Saudara2ku CORPS Yon I ysh., sudah lama sebetulnya kita ini dikibuli mentah2 oleh aparat penjaga keamanan negeri ini. Kalau mau menggunakan kata2 yang lebih sopan, sebenarnya kita hanya di-"slimur" (bahasanya Dimas Budi Nir),.. dihibur dengan kata2 yang menyenangkan,... Atau kita semua sudah tidak mau ambil pusing dengan segala cerita tersebut?? Sampai nanti tiba saatnya bom tersebut meledak di telinga kita?? --[YONSATU - ITB]---------------------------------------------------------- Online archive : <http://yonsatu.mahawarman.net> Moderators : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Unsubscribe : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Vacation : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> --[YONSATU - ITB]---------------------------------------------------------- Online archive : <http://yonsatu.mahawarman.net> Moderators : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Unsubscribe : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Vacation : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
