Menarik sekali semua kesan2 dan laporan2 yang para rekan Ekek (Oom, bapak, 
kakak, teman, adik) buat.  Saya jadi terbawa seolah2 juga ikutan di HANATA 
2004 yg menyenangkan ini.
Saya menjadi lebih terkesan lagi ketika membaca point berikut ini:

>Nah Acara "Kejutan " yg disebut2 di milis yaitu pameran Panser karya 
alumni YonI adalah acara puncak yg memang >surprise dan sekaligus 
membanggakan.
>Dengan TOR dan spek yg diminta serta waktu yg sempit dapat menghasilkan 
produk seperti itu sungguh prestasi yg >besar dan patut mendapat acungan 
jempol. Salut untuk pak Harry dan Budi Santoso dan timnya,

Saya kira kalau dikumpul2, mungkin cukup banyak juga karya Alumni Yon I 
yang telah dipersembahkan untuk negeri ini, baik itu dalam bentuk produk 
teknik maupun non teknik, termasuk prestasi dalam lomba/kejuaraan seperti 
Terjun Payung, Lomba Astronomi Internasional, dlsb.

Salah satu produk teknik yang mungkin cukup menarik adalah Engineering 
Flight Simulator (EFS) miliknya PTDI.  EFS ini dirancang untuk dapat 
mensimulasikan pesawat terbang apa saja, khususnya N250 dan CN235.  Yang 
ditugasi PTDI untuk 'memimpin langsung' proses rancang bangun EFS ini 
adalah Mas Koento Baiquni (Ekek XII ?) dan saya.  EFS ini sempat jadi 
primadona 'show'nya PTDI waktu Roll out N250, Nov 1995.  Presiden Soeharto 
yg direncanakan hanya melakukan take-off dan touch down satu kali, saking 
asyiknya melakukannya sampai 2 kali.

Barangkali kalau EFS ini bisa diangkut2, sudah dipertontonkan pula oleh 
mas Koento dalam Hanata 2004 kemarin, sehingga semakin bertambahlah rasa 
syukur dan bangga kita menjadi Ekek yang menganut semboyan WCDS itu.

Barangkali di Hanata yad. perlu dilakukan acara kunjungan ke PTDI (kalau 
masih hidup).  Lalu, mas Koento dan timnya bisa mempertontonkan kehandalan 
terbang N250 atau CN235, atau bagaimana jungkir baliknya pesawat itu 
ketika kena micro-burst, yang kalau ini terjadi sungguhan sudah pasti 
akibatnya fatal.

Sekali lagi terima kasih kepada rekan semua yang telah membagi semua kesan 
baik dan menyenangkan yang sangat membahagiakan itu.
Salam hangat,
HermanSyah XIV.





[EMAIL PROTECTED]
01/08/2004 03:22
Please respond to anggota

 
        To:     [EMAIL PROTECTED]
        cc: 
        Subject:        [anggota] Re: Cerita Cross Country


8<--------- 
Foto-2x HANATA2004 bisa diview dari sini 
<http://pub.mahawarman.net/hanata2004/photo/ 
--------->8 
 
 
Kepada seluruh Panitia HANATA 2004 dan Rekan2 ,

Sebagai salah satu peserta acara HANATA 2004, saya sangat merasa puas dan 
begitu juga dengan keluarga (istri dan anak) yg saya ajak ikut serta. 
Apalagi setelah membaca seluruh email yg masuk di inbox ( hampir 240 
lebih), tidak bisa disangkal lagi acara HANATA 2004 yg baru lalu ini, 
merupakan sukses besar! Selamat dan terima kasih sebesar-besarnya atas 
kerja keras Panitia yg dikomandani oleh Pak Edie Bowo, dengan para 
anggotanya seperti Pak Djanaka, Pak Tutun, Pak Susilo, Pak Onang dan 
istri, Pak Syafril - lurahnya milis kita dan yang lain2 yang sudah tentu 
terlalu banyak utk disebut satu persatu.

Menanggapi permintaan pak Tutun untuk berbagi cerita, dibawah ini beberapa 
"cerita" ttg HANATA 2004:

1. Hari Sabtu saya berangkat dari Jakarta .. subuh dengan mobil dan tiba 
06.30 di Hotel Sarimas, saya pikir saya sudah paling pagi, dan panitia 
jangan2 belum ada.....ternyata di belakang counter pendaftaran sudah ada 
Pak Onang dan istri yg sudah sibuk mengatur pembagian kaos dan topi---- 
saya bisa membayangkan betapa sulitnya mengatur pembagian agar beres 
karena banyaknya pemesan, masing2 dg ukuran dan jenis , tangan pendek 
tangan panjang, dan topi dengan inisial yg beragam, belum lagi ( baca dari 
email) banyak yg "last minute" baru pesan dan .... belum bayar!-- bisa2 
dia tombok!. Salut pak Onang saya bisa mendapatkan kaos dan topi yg bagus 
tanpa kesalahan apapun! perfect!

2. Anggota Panitia lain yg saya temui kedua pada pagi itu ( 06.45) adalah 
Pak Susilo, yg tak kalah pusing kepalanya, sambil mondar- mandir dikomplek 
hotel mengatur kamar hotel mengingat jumlah peserta lebih besar dari kamar 
yg ada.
Beliau bahkan langsung mengatur dan menunjukkan saya kamar saya dimana dan 
di share dengan siapa... saya salut dengan pak Susilo yg akhirnya bisa 
mengatur semua dengan baik. 
(ternyata saya baca dari milis, Pak Susilo ini juga sangat sibuk mengatur 
yg lain-lain  sampai beliau merasa yakin semua "taken care off" !

3. Ketika jalan keluar dari kamar , ketemu dengan Ketua Panitia Pak 
EdieBowo dan Pak Aden dan staf lainnya yg menjelaskan secara umum semua 
rencana berjalan dengan lancar --- salut lagi .. pagi2 sebelum jam 7.00 
pagi semua sudah siap ditempat .

4. Acara Tea Walk yg diketuai Pak Tutun merupakan acara yg menarik.
Saya tahu Pak Tutun ini, orang juga sedikit "jail" dan ada kecurigaan 
jangan2 beliau akan bikin "jebakan2" dalam acara TeaWalk ini . Saya 
ditunjuk (dipaksa) utk jadi kepala regu 4.dan mencari anggota sendiri 
sebanyak 25 orang.
Pada saat mulai karena anggotanya hanya 11 orang, terpaksa digabung dengan 
Regu 1 
( Ketua regunya Pak Robin, sehingga menjadi 24 orang!).

Rutenya sendiri, Kalau dibanding Hanata 2003, memang acara ini lebih 
ringan, masalahnya kali ini tidak ada yg merubah-ubah arah panah hingga 
"nyebur" kesawah!.
Tapi tetap saja salah satu anggota ada yg kecebur disungai kecil di Etappe 
1, yaitu pak Indrajaya, rupanya beliau terlalu semangat waktu melonjat, 
namun saya salut juga dengan Pak Indra, walau pakaian yg basah kuyup 
sampai keatas pinggang dia terus jalan meneruskan sampai selesai -- ( 
Mantan EKEK pasti tahan dingin), atau ... karena di panas-panasi Pak Tutun 
sewaktu sampai di Escape route 1? yaitu:  yg kejalur kiri adalah anggota 
Yon II? ( ini contoh ke"jail" an pak Tutun)

Salah satu anggota regu saya yaitu seorang ibu ( kalau tidak salah istri 
pak Basuki Samsu Bahrun ), juga sangat tangguh, karena saya baru tahu 
beliau memakai "rok" dan sandal yang licin ( bukan sepatu olahraga), tapi 
tetap bisa bertahan sampai selesai etappe 1.

Selanjutnya saya ingin usul panitia sebaiknya memberi "saran" atau "tip" 
untuk daerah tertenu misalnya apa yg harus dipakai, misalnya untuk "off 
road" nya pak Tutun sebaiknya memakai celana panjang, karena jalan sangat 
sempit dan bagian pinggang sampai kaki akan selalu kena dahan2 pohon teh 
yg cukup tajam--- kasihan ibu-ibu atau yg bukan Ekek!)--- Barangkali ini 
memang "jebakan" yg dibuat pak Tutun ; menyebut "off road" tapi tidak 
menjelaskan apa-apa.

5. Memang saya mengerti kesulitan yg dihadapi pembuat rute Tea walk ini, 
karena pesertanya yg beragam dari Ekek beneran sampai ibu2 dan anak umur 4 
tahun! Yaa pasti susah ...mau yg "sinting" pasti akan di complain oleh 
ibu2 dan anak2, kalau terlalu gampang  akan di complain juga --- jadi 
perlu dipikirkan untuk membagi 2 macam rute.

6. Acara terjun pak Sukris dan kawan2 dari  Pas khas merupakan acara yg 
ditunggu-tunggu. Walaupun tidak semua penerjun mendarat di lapangan, tapi 
melihat mereka  meliuk-liuk mencoba mengendalikan payung sungguh menarik 
dan mendebarkan , terutama anak- anak. Selamat pak Sukris apalagi setelah 
membaca tulisan pak Sukris bagaimana proses dari mulai bangun pagi sampai 
saat mendebarkan sewaktu melihat angin sangat kencang dan droping zone 
tertutup awan! Kita yg dibawah tidak bisa membayangkan bagaimana proses 
dan ketegangan yg dialami setiap penerjun - cerita detail dari menit ke 
menit sangat menarik dan memberikan gambaran sebenarnya --- kita ikut 
merasakan ketegangannya!

7. Nah Acara "Kejutan " yg disebut2 di milis yaitu pameran Panser karya 
alumni YonI adalah acara puncak yg memang surprise dan sekaligus 
membanggakan.
Dengan TOR dan spek yg diminta serta waktu yg sempit dapat menghasilkan 
produk seperti itu sungguh prestasi yg besar dan patut mendapat acungan 
jempol. Salut untuk pak Harry dan Budi Santoso dan timnya, juga untuk 
pembuat kejutan Pak Joni dan Wangki! yg berhasil membuat kita menikmati 
acara yg lain dari yg lain --- rasanya tidak ada acara temu alumni yg 
seperti ini!

Sebagai penutup tentu saja acara Hanata 2004 ini tidak akan sukses, tanpa 
dukungan tim yg lain , seperti konsumsi, transport, pameran, logistik dll, 
termasuk para pesertanya sendiri yg ternyata "mbludak" sampai2 pak Susilo 
pusing kepala.

Selamat sekali lagi untuk semua, semoga acara HANATA yang akan datang 
lebih sukses lagi, ditambah dengan semangat "CAN DO EVERYTHING, FASTER, 
BETTER AND CHEAPER", rasanya pasti bisa lebih baik.

Salam,

Boediono Soerasno (IV)




--[YONSATU - ITB]-----------------------------------------------    
Arsip           : <http://yonsatu.mahawarman.net>  atau 
<http://news.gmane.org/gmane.org.region.indonesia.mahawarman> 
News Groups     : gmane.org.region.indonesia.mahawarman   
List Admin      : <http://home.mahawarman.net/lsg2> 
 

Kirim email ke