Rifki Muhida wrote:
>Joslin (26), Emil (27), Nomo(30), McEzra(30) dll, orang-orang yang
>telah dinyatakan "sampah" oleh ITB dikarenakan DO, adalah orang2 yang
>telah berkorban untuk keharuman nama yon I. Kehawatiran mereka yang
>berlebih terhadap jalannya rebuilding yon I, mungkin dikarenakan
>keprustasian yang luar biasa, mengingat pengorbanan yang telah mereka
>berikan, sementara hari demi hari nasib yon I semakin terpuruk
>sementar alumninya sedemikian kuat(gambaran ironis).

Tanpa bermaksud mengurangi rasa hormat saya kepada para rekan yang namanya 
disebut diatas, saya pikir menilai seseorang telah melakukan pengorbanan 
seyogyanya kita lakukan dengan menggunakan suatu kriteria yang jelas. 
Bukan hanya karena mereka DO, maka berarti mereka telah melakukan 
pengorbanan untuk Yon I.

Kalau seseorang lebih banyak menggunakan waktunya untuk mengikuti 
kegiatan2 Yon I daripada membalansnya dengan kegiatan2 utamanya yaitu 
sekolah sehingga ia terpaksa DO, maka menurut saya itu wajar saja. 
Bukankah tujuan utama ybs. studi di ITB adalah untuk mengejar cita2 mereka 
sendiri, yaitu menjadi insinyur atau doktorandus?  Lantas,  Yon I  kah 
yang akan memberikan gelar itu kepada mereka?  Tentu saja tidak, bukan?. 
Disamping itu, sudah banyak contoh yang memperlihatkan bahwa cukup banyak 
alumni yang semasa studinya sempat terancam DO karena 'kecanduan' dengan 
aktivitas2 Yon I, tapi toch akhirnya berhasil juga lulus.  Kenapa? Karena, 
menurut saya, mereka telah berhasil membuat keputusan yang tepat pada saat 
yang dibutuhkan, yaitu kembali ke tujuan utama mereka yang utama sudi di 
ITB, yaitu meraih cita2 mereka.

Menurut saya, ditengah ketatnya kurikulum (sudah sejak tahun 1978 saya 
kira), maka 2 tahun aktif secara penuh menjadi anggota sudah sangat cukup. 
 Kalau dalam 2 tahun seorang anggota dapat aktif secara penuh  (tahun 
pertama DiklatSar dan anggota kompi Yunior, tahun kedua anggota kompi 
Senior), menurut saya ybs. telah cukup memberikan 'take and give'  yang 
optimal dari/ke Yon I.  Dalam 2 tahun itu, ybs. akan mendapatkan 
pengetahuan, pengalaman dan 'fun' yang sangat banyak dari Yon I, dan 
sebaliknya Yon I mendapatkan dukungan promosi atas eksistensinya, sehingga 
proses recruitment anggota baru menjadi lebih mudah dilakukan.  Tahun ke 3 
dst., ybs. sebaiknya lebih banyak aktif di belakang layar, karena 
prioritas utama telah menunggu, yaitu mengejar matakuliah2 yang tertinggal 
dan mempersiapkan Tugas Akhir.

Kalau ada segelintir anggota Yon I ternyata aktif terus menerus selama 
bertahun2, dengan alasan ingin 'menyelamatkan eksistensi Yon I', sampai 
akhirnya DO, maka menurut saya, mereka itu adalah korban proses regenerasi 
yang buruk, korban lingkungan (keluarga maupun bukan) yang tidak kondusif 
dan korban diri sendiri yang tidak mampu membuat keputusan terbaik untuk 
dirinya sendiri.

Menurut saya, DO harus kita lihat sebagai suatu aturan main universitas 
yang wajar.  DO adalah suatu akibat yang mempunyai sebab.  Kalau kita 
ingin menyelamatkan Yon I dan mengharumkan namanya, bukan DO yang 
diperbanyak, tapi justru sebaliknya. 

Untuk Yon I 'Baru' nanti yang sedang kita perjuangkan itu, saya ingin 
mengusulkan moto: "Sarjana Plus, cukup dalam 2 Tahun!".  Jadilah anggota 
yang superaktif  hanya 2 tahun saja.  Dan lakukanlah proses regenerasi 
dengan baik dan sungguh2 dalam 2 tahun itu.  Ingatkan dan dukung anggota 
untuk 'lengser' dari kesuperaktifannya ketika menginjak tahun ke 3 
(Kecuali yang terpilih jadi DanYon/WaDanYon atau Staf Skomen dan 
tugas2/jabatan2 penting lainnya.  Namun untuk mereka ini perlu dimintakan 
perpanjangan waktu studi ke rektorat).

Untuk rekan2 yang saat ini telah terpaksa DO, saya ucapkan semoga tabah, 
dan terimalah kenyataan ini secara ksatria.  Saya percaya bahwa, seperti 
kita sudah lihat melalui tawaran bantuan yang masuk dari para alumni, spt 
dari pak Syafril, para alumni tidak akan melupakan anda, dan akan berusaha 
melakukan yang terbaik yang mereka bisa lakukan untuk menolong anda.

Salam hangat,
HermanSyah XIV.

--[YONSATU - ITB]-----------------------------------------------    
Arsip           : <http://yonsatu.mahawarman.net>  atau 
<http://news.gmane.org/gmane.org.region.indonesia.mahawarman> 
News Groups     : gmane.org.region.indonesia.mahawarman   
List Admin      : <http://home.mahawarman.net/lsg2> 
 

Kirim email ke