http://www.gatra.com/artikel.php?id=119346


Aktivis Muslimah Desak Pengesahan RUU Pornografi

Bandung, 14 Oktober 2008 17:04
Aktivis Badan Khusus Muslimah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (BKM 
KAMMI), Selasa (16/10), mendesak pemerintah segera mengesahkan RUU Pornografi.

Aksi yang di depan pintu gerbang Gedung Sate Kota Bandung itu diikuti 20 
aktivis muslimah berjilbab dan berbaju gamis itu, merupakan aksi tandingan atas 
aksi yang digelar massa Aktivis Tolak RUU Pornografi, sehari sebelumnya.

"Jelas sudah, berbagai tindakan pornografi di Indonesia telah berdampak negatif 
terhadap generasi muda," kata Koordinator BKM KAMMI, Ilin Ratna Tiara.

Para aktivis itu menyampaikan lima butir tuntutan yakni sahkan RUU Pornografi, 
kecam aksi pornografi di Indonesia, ajak seluruh emen bangsa menjaga dan 
membangun martabat bangsa dengan tidak menjadikan pornografi berkembang di 
Indonesia.

"Situs porno masih berkeliaran, materi porno dengan mudahnya didapat. Hal itu 
sangat merugikan kaum perempuan dan mengancam keselamatan anak," katanya.

Dikatakannya, pornografi yang mencerminkan erotisme dan eksploitasi seksual 
memberikan pengaruh yang sangat negatif bagi kehidupan moral bangsa dan 
mengancam kaum perempuan.

Para aktivis membeberkan sejumlah fakta dan data antara lain 90 persen kasus 
perkosaan berlatar menonton pornografi, 80 persen kasus anak terkait pelecehan 
kasus pelecehan seksual dan perkosaan serta kasus aborsi yang mencapai 2,6 juta.

"Jaga dan bangun kembali martabat bangsa dan selamatkan kaum perempuan dan anak 
dengan, pengesahan RUU Pornografi harga mati," tegasnya.

Selain menggelar aksi orasi dan poster, mereka juga menggelar aksi duduk di 
Jalan Diponegoro depan Pintu Gerbang Gedung Sate Bandung. [TMA, An

Kirim email ke