Lusy, masih ingat bbrp minggu yg lalu anda menyarankan org indonesia
buy mata uang euro?  Euro terpuruk jauh ratusan point dari sejak anda
menyarankan org lain nyuruh mengikuti nasehat anda, anda benar2x ingin
menghancurkan org indonesia dgn rugi besar, ketahuan daya pikir anda
level kampung.

gp

On 11/8/08, Lusy Anita <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Siapapun orangnya dengan latar belakang apapun jika melakukan gerakan
> disintegrasi maka dia adalah separatis. NKRI sudah final jadi setiap gerakan
> separatis harus dilawan oleh segenap komponen bangsa. Demikian pula kelompok
> persekutuan gereja Papua Barat yang mengancam ingin memisahkan Papua dari
> NKRI bisa disebut sebagai gerakan separatis. Alasan penolakan UU pornografi
> sangatlah tidak relevan karena gereja tidak dirugikan sama sekali dengan
> terbitnya UU pornografi. Jika ancaman tsb benar2 diwujudkan dengan
> penghasutan pada masyarakat maka tidak ada jalan lain seluruh komponen
> bangsa bersiap untuk menjaga keutuhan NKRI.
>
> Pihak gereja harus bisa memisahkan orang2 separatis Papua dari gereja karena
> jika terjadi konflik horinsontal tidak melibatkan gereja yang nantinya
> terkesan umat Islam menyerang gereja. Padahal yang terjadi adalah bangsa
> Indonesia mempertahankan keutuhan NKRI melawan gerakan separatis yang
> bersembunyi di gereja.
>
> Sebagai negara yang menjunjung tiggi demokrasi dan kedaulatan sebuah bangsa,
> seharusnya Amerika tidak melindungi orang2 yang merongrong kedaulatan sebuah
> negara yang berdaulat. Dalam konteks inilah seruan ketua MPR patut kita
> perhatikan karena bagaimanapun juga tidak boleh ada tempat bagi seorang
> separatis untuk bersembunyi.
>
> --- On Sat, 11/8/08, Sunny <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> From: Sunny <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: Re: [zamanku] Re: Komentar ngawur Ketua MPR Republik Indonesia
> To: zamanku@yahoogroups.com
> Date: Saturday, November 8, 2008, 6:49 PM
>
>
>
>
>
>
>
> Tawang,
>
> Kalau kamu jujur, maka kamu tahu bahwa didunia tidak ada satu orang pun yang
> mau berpisah dari keadaan kehidupan yang baik, terkecuali orang gila. Orang
> yang bermartabat  baik menceraikan diri dari hal buruk  untuk kehidupan yang
> lebih baik.  Pernyataanmu bahwa kristen adalan separtis, kamu menipu diri
> atau lupa bahwa orang Aceh yang Islam 1000%  itu mau berpisah  karena mereka
> merasa ditipu oleh NKRI. Tipuannya ini, di Aceh itu penduduknya 4 juta
> mempunyai hasil gas dan minyak yang banyak diambil, tetapi rakyat Aceh tidak
> dapat apa-apa yang dibangun untuk rakyat, sekalipun mereka itu
> dulu menyumbangkan duit untuk beli kapal terbang buat RI bisa hubungan
> dengan luar negeri dalam perang melawan Belanda. Kamu sembunyi fakta tsb di
> pesantrenmu untuk membodohkan anak dan murid-muridmu.
>
>
>
> ----- Original Message -----
> From: tawangalun
> To: [EMAIL PROTECTED] .com
> Sent: Friday, November 07, 2008 11:50 PM
> Subject: [zamanku] Re: Komentar ngawur Ketua MPR Republik Indonesia
>
>
>
> Memang wong Kristen itu pendukung separatis kok ,pertanyaan ustad
> gadungan tadi buktinya.
>
> Shalom,
> Tawangalun.
>
> - In [EMAIL PROTECTED] .com, uztad murtad <uztadmurtad@ ...> wrote:
>>
>> Orang seperti ini kenapa bisa jadi ketua MPR ???... makin terbukti
> bhw orang2 islam itu
>> bodoh2 ... bisanya hanya bikin malu negara ini
>> Apa ga ada urusan laen yg lebih penting selain urusan dendam kpd Alex
>> Manuputty (tokoh RMS) itu ??
>> Kapan negara ini maju kalo para pimpinannya pola mikirnya masih
> Pesantren-Oriented ??
>>
>> murtad nich !!!
>>
>> --- On Thu, 6/11/08, mediacare <[EMAIL PROTECTED] ..> wrote:
>> From: mediacare <[EMAIL PROTECTED] ..>
>> Subject: [zamanku] Komentar ngawur Ketua MPR Republik Indonesia
>> To: [EMAIL PROTECTED] ps.com, "zamanku" <[EMAIL PROTECTED] .com>,
> dpr-indonesia@ yahoogroups. com
>> Date: Thursday, 6 November, 2008, 7:01 AM
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>> Kamis, 06/11/2008 01:43 WIB
>> Hidayat Harap
>> Obama Ekstradisi Alex Manuputty dari AS
>> Nograhany Widhi
>> K - detikNews
>>
>>
>> (Foto: Dok. detikcom)
>> &lta
>> href='http:/ /openx.detik. com/delivery/ ck.php?n=
> a59ecd1b&ampamp; cb=INSERT_ RANDOM_ NUMBER_HERE'
>> target='_blank' >&ltimg
>> src='http:// openx.detik. com/delivery/ avw.php?zoneid=
> 24&ampamp;cb= INSERT_RANDOM_ NUMBER_HERE& ampamp;n= a59ecd1b'
>> border='0' alt='' /></a>
>>
>>
>>
>> Video Terkait
>>
>>
>> Barack
>> Obama Pimpin AS
>> Foto Terkait
>>
>> Barack
>> Obama Menang
>> Â Jakarta - Barack
>> Obama yang terpilih menjadi presiden kulit hitam pertama di Amerika
> Serikat (AS)
>> diharapkan mengakui kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia
> (NKRI). Obama
>> diharapkan mengekstradisi tokoh separatis Republik Maluku Selatan
> (RMS) Alex
>> Manuputty yang diberi suaka di AS.
>>
>> "Saya kira sangat positif kalau Obama
>> menghargai dan menghormati Indonesia dengan tidak melindungi tokoh
> separatis
>> itu," tegas Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Hidayat
> Nurwahid dalam
>> keterangan tertulis, Rabu (5/11/2008).
>>
>> Tak hanya ekstradisi tokoh RMS
>> itu, Hidayat juga menegaskan Obama juga harus menghormati NKRI dalam
> isu Papua
>> Barat, yang pernah dimunculkan Partai Demokrat, tempat Obama
>> bernaung.
>>
>> Jika presiden yang tak pernah tumbuh dan kembang di Indonesia
>> saja mengakui Indonesia yang berdaulat, imbuh Hidayat, mestinya
> Obama yang
>> pernah hidup di Indonesia seharusnya menjadi bagian yang menjaga
> kedaulatan dan
>> keutuhan NKRI.
>>
>> "Jangan sampai anda malah 'tidak berterima kasih' kepada
>> Indonesia yang telah pernah anda singgahi dengan malah mendukung
> kebijakan
>> separatisme di Indonesia," jelas politisi Partai Keadilan Sejahtera
> (PKS)
>> ini.
>>
>> "Siapa tahu dia pernah makan singkong dan jagung di sini. Yang jelas
>> dia juga pernah berhubungan dengan orang Indonesia," imbuh
> dia.(nwk/mei)
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>> New Email addresses available on Yahoo!
>> Get the Email name you&#39;ve always wanted on the new @ymail and
> @rocketmail.
>> Hurry before someone else does!
>> http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ aa/
>>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>


-- 
Salam, Great Pretender

Kirim email ke