Praktek Syariah Taliban Menyiram Acid Kemuka Gadis Bersekolah
                                                 
Kembali kita dikejutkan berita sangat biadab oleh anggauta Taliban
yang diracuni Syariah Islam yang melarang gadis2 muslimah untuk
bersekolah meskipun mereka tetap mengenakan Burqa.

Sudah ribuan kali saya nyatakan, bahwa Islam merupakan ajaran yang
menghancurkan umatnya, kejadian ini bukanlah pertama kali sudah ribuan
tahun cara2 biadab ini dipraktekan dizaman nabi Muhammad.

Kalopun mau melarang sekolah atas dasar keyakinan Islamiahnya,
laranglah diri sendiri saja bukan malah menyiram air keras kemuka
gadis2 yang ingin mencari kemajuan dengan bersekolah.


> item abu <item...@...> wrote:
> Kandahar Schools Empty After Acid Attack
> on Girls Arrest of alleged Taliban militants
> for attack on schoolgirls fails to reassure
> nervous and angry population.
> Fatima, whose daughter had acid thrown on
> her face, has pushed her to go back.
> "I will never let my daughter refuse to go
> to school," she said, standing with the girl
> on the school grounds. While the world 
> press and much of the Afghan media has
> rushed to put the blame squarely on the
> Taleban, Their objections to girls' schooling
> have been well-documented,

Ajaran Islam memang melarang wanita keluar rumah meskipun untuk
bersekolah ataupun bekerja.  Meskipun wanita memakai burqa sewaktu
sekolah, tetap saja mereka umat yang diracuni setan Syariah berusaha
mewakili Allah menghukum mereka dalam mengumpulkan pahala.

Saya menangis melihat gadis2 cilik yang ber-cita2 memperbaiki masa
depan mereka dengan bersekolah malah disiram air keras sehingga rusak
mukanya dan rusak penglihatan matanya.

Hai kaum ku para muslimin dan muslimat, adakah kalian bisa merasakan
penderitaan mereka yang kalian jerumuskan kedalam bencana ???

Kalo pun mereka kalian anggap bersalah melanggar ajaran agama,
bukanlah hak kalian untuk menghukum mereka !!!  Mereka tidak
mengganggu kalian, jadi kalo mereka kalian anggap berdosa biarlah
mereka yang menanggungnya nanti di neraka jangan sekali2 mewakili dan
mendahului Allah menghukum siapapun juga karena kalian sama sekali
tidak berhak.

Biar bagaimanapun keadilan akan terus mengejar anda dan pembalasan
yang setimpal akan segera anda alami.

Ny. Muslim binti Muskitawati.


Kirim email ke