He..he...Bu gampang. Hillary hanya butuh 25 juta dollar untuk nutupin hutang
kampanyenya. Sebelum dana ini dia dapatkan maka tak akan nada activity
apapun.....siapa donor terbesar untuk 25 juta dollar ini akan diprioritaskan
oleh Hillary.

Dan nanti Obama akan jual mulut dengan pura-pura mendekati Iran ....kayak
main Volley lho ada yg ngangkat ada yg nyemesh...ah masa iya sih belon tau?

Sudah mutusin untuk duduk di cabinet Obama bu? Lowongan terbuka lebar? Atau
apakah kita kirimkan Menteri Perdanagan kita yg jalan di tempat ke US? Atau
perlu duduk di kabinetnya Abbas? Kapan lagi!

Ciao...

Henny
-----Original Message-----
From: zamanku@yahoogroups.com [mailto:zama...@yahoogroups.com] On Behalf Of
Hafsah Salim
Sent: Saturday, March 07, 2009 11:17 AM
To: zamanku@yahoogroups.com
Subject: [zamanku] Masa Depan Palestina Makin Suram

Masa Depan Palestina Makin Suram
                                              
Baru2 ini Hillary Clinton berhasil mengumpulkan negara2 Donor untuk
berpartisipasi membangun kembali Gaza dari kehancuran.  Dari hasil pertemuan
itu, Hillary Clinton berhasil mengumbulkan dana pembangunan kembali Gaza
sebanyak $8 milyard.

Kontractor2 yang nantinya akan mendapatkan order pembangunan kembali Gaza
ini ditetapkan oleh UN dan dananya harus diberikan kepada pemerintahan
Palestina yang diakui oleh UN yaitu dibawah Abbas bukan dibawah Hamas.

Namun yang luput dikutib pernyataan Hillary Clinton yang sangat penting itu
adalah bahwa dana ini hanya diberikan apabila adanya jaminan bahwa negara
Palestina yang berdiri itu hidup damai sebagai dua negara dengan Israel.
Karena dana ini hanya bisa dicairkan oleh pemerintahan Palestina yang Syah.

Dengan kata lain, pihak Abbas dan Hamas harus bisa membentuk pemerintahan
yang damai dengan Israel.  Padahal Abbas dan Hamas masih belum bisa akur dan
pertemuan2 lanjutan mereka di Cairo, Mesir hingga kini masih mencla-mencle
jauh dari kesamaan pandangan.


Sementara itu, Perdana Menteri Fayyat dari pemerintahan resmi Palestina
yaitu pemerintahan Abbas, menyatakan mengundurkan diri mulai Maret ini.  Dia
mengundurkan diri karena sama sekali tidak melihat kemungkinannya untuk bisa
mendirikan pemerintahan Palestina bersama Hamas.  Menurut Fayyat masa depan
kemungkinan berdirinya Palestina makin suram dan dia tidak melihat perlunya
tetap untuk menghabiskan waktunya menunggu harapan yang tidak mungkin datang
itu.  Fayyat sendiri adalah satu2nya akuntan negara dari pemerintahan Abbas
yang selama ini mengatur finansial ekonomi Palestina Abbas.

Sementara itu blokade ekonomi oleh Israel dan Mesir makin ketat, bahkan UN
belum juga mengirimkan makanan yang sebelumnya dirampok oleh pasukan2 Hamas
yang kelaparan. Makin banyak rakyat di Gaza yang mati sakit tanpa obat2an
dan yang masih sehat pun sekarang kekurangan makanan dan mudah menjadi
sakit.  Air bersih boleh dikatakan tidak ada, makanan semua merupakan
selundupan yang harganya sangat mahal.  Dalam kondisi yang begini, Hamas
tetap berkeras untuk meneruskan perang dengan Israel.

Sikap Hamas ini sebenarnya akan berakibat populasi penduduk Gaza berkurang
dengan sangat cepat melalui kematian2 yang alamiah akibat kelaparan dan
penyakit yang tersebar tanpa diobati.

Banyak analist yang menduga bahwa sikap keras Hamas ini memang untuk
kepentingan tujuan Israel dalam menumpas semua penduduk di Gaza.  Para
analist menduga bahwa semua pemimpin2 Hamas sekarang ini adalah agen2 Mossad
karena pemimpin2 Hamas yang sejati sudah dibunuh satu persatu baik melalui
perang baru2 ini maupun melalui penangkapan2 sebelum terjadinya perang.
Semua pemimpin senior Hamas yang fanatis dan religious sudah tidak ada, dan
organisasi Hamas sekarang berada dibawah pemimpin2 muda yang kebanyakan dari
luar negeri, bahkan Pemimpin tertinggi Hamas berada di Syria tidak pernah
menginjakkan kakinya di Gaza.

Sampai kapanpun pertemuan di Cairo ini tidak akan bisa menyatukan Hamas dan
Abbas karena aliran Islam mereka sekarang sudah berbeda, Abbas didukung oleh
Sunni Arab, dan Hamas didukung oleh Syiah Iran.  Kedua aliran Islam yang
bermusuhan sepanjang sejarah Islam ini bersaing berebut pengaruh didalam
negara baru Palestina yang sekarang mayoritasnya didominasi Syiah seperti
juga Islam di Libanon didominasi oleh Syiah dibawah organisasi Hezbollah.

Syiah sekarang makin menyebar dan makin mendominasi dunia Islam, hampir
seluruh bagian2 penting Timur Tengah berhasil dikuasainya, antara lain Irak,
Libanon, Palestina, Iran, bahkan juga Syiah di Turki, Pakistant dan Mesir
sekarang sedang berkembang pesat.

Arab Saudia sangatlah kuatir terutama dengan perkembangan bomb nuklir Iran
yang dikuatirkan akan menyerang Arab Saudia dalam kesempatan pertamanya.
Oleh karena itu, raja Arab Saudia telah meminta jaminan perlindungan kepada
Amerika dalam menghadapi serangan Iran ini.  Pihak Arab Saudia menguatirkan
sikap Obama yang sedang dalam pendekatan hubungan dengan Iran dan juga sikap
Iran yang makin dekat kepada Obama.  Raja Arab Saudia juga menyadari bahwa
sikap Amerika makin berubah terhadap Islam Sunni sejak terjadinya terror 911
yang dilakukan orang2 Arab Saudia di New York dulu.

Demikianlah, dunia Islam terutama Palestina akan makin suram dengan makin
berkembangnya dominasi Islam Syiah diseluruh dunia Islam sekarang ini.
Indonesia juga sudah merasakan imbasnya meskipun tidak pernah diberitakan
di-media2nya.  Krisis ekonomi di Indonesia akan bertambah bebannya dengan
adanya Krisis agama Islam yang datang ber-sama2.

Ny. Muslim binti Muskitawati




------------------------------------

Ingin bergabung di zamanku? Kirim email kosong ke:
zamanku-subscr...@yahoogroups.com

Klik: http://zamanku.blogspot.comYahoo! Groups Links



No virus found in this incoming message.
Checked by AVG - www.avg.com 
Version: 8.0.237 / Virus Database: 270.11.8/1985 - Release Date: 03/05/09
07:54:00

Kirim email ke