Buddha is the power of love !!!
Memahami Buddha bukan berarti berpihak kepada kasih sayang.
Berpihak kepada kebencian bukan berarti memusuhi sang Buddha.
Karena untuk mengubah kebencian menjadi kasih sayang justru sang Buddha harus
berpihak kepada kebencian.
Namun, tanpa berpihak ataupun memusuhi kasih sayang, ternyata sang Buddha tak
mampu mencegah lahirnya kebencian dimana kebutuhan hidup tidak bisa dipenuhi.
Dan kebutuhan hidup inilah yang lebih mendominasi terciptanya kasih sayang
maupun kebencian.
Menurut sang Buddha, kasih sayang akan membuat setan menjelma menjadi malaikat.
Menurut sang Buddha, kebencian akan membuat malaikat pun menjelma menjadi setan.
Menurut sang Buddha, Malaikat dan Setan terbuat dan tercipta dari bahan yang
sama, dan hanya manusia yang dipenuhi kebencian atau dipenuhi kasih sayang yang
kemudian bisa menjelmakannya menjadi setan atau menjadi malaikat.
Menurut sang Buddha, kasih sayang tidak akan bertanya siapa Tuhan yang
sebenarnya, karena dengan adanya kasih sayang tidak lagi dibutuhkan adanya
Tuhan.
Menurut sang Buddha, kebencian akan menanyakan siapa Tuhan yang sebenarnya,
karena dengan adanya kebencian dibutuhak adanya Tuhan untuk melestarikan dan
membenarkan kebencian yang tidak benar ini.
Menurut sang Buddha, kasih sayang selalu lebih menang dari kebencian karena
kasih sayang merupakan energi yang lebih kuat.
Menurut sang Buddha, kebencian itu tak pernah bisa mengalahkan kasih sayang,
tapi bisa menutupinya agar kebencian bisa kelihatan lebih kuat.
Orang Kristen bilang bahwa agamanya adalah "kasih sayang"
Orang Islam bilang bahwa agamanya adalah "jihad"
Dan semua orang bilang bahwa jihad itu adalah "kebencian".
Demikianlah, kalo kita gabungkan falsafah Buddha, Kristen dan Islam akan kita
dapatkan bahwa memang meskipun "kasih sayang" lebih kuat, tapi "Jihad" lebih
pandai menutupi, menyesatkan, membohongi sehingga kebencian bisa dilestarikan
dalam Quran.
Dengan kasih sayang orang Kristen menciptakan malaikat
Dengan kebencian orang Islam menciptakan setan
Tetapi dengan akal sehat orang Yahudi menciptakan HAM untuk melindungi keduanya
Setan dan Malaikat.
Demikianlah, dunia sekarang menumpas Jihad karena benci, tetapi juga
menyelamatkan pelakunya karena kasih sayang. Dan demikianlah pelaku2nya yang
diselamatkan akan bisa membangun kembali jihadnya.
Kalo Jihad kalah dan kasih sayang yang menang.... maka terjadilah krisis
ekonomi Global.
Sebaliknya kalo jihad menang dan kasih sayang yang kalah.... maka dunia akan
kiamat.
Kesemuanya ini merupakan falsafah absolut yang tidak bisa mengubah keharusan
bahwa jihad Islam harus ditumpas, karena penumpasan jihad Islam inilah
merupakan mesin penggerak hukum sebab dan akibat maupun mengatur perputaran
hukum karma.
Ny. Muslim binti Muskitawati.