> "Greg Le Mond" <grek_2...@...> wrote: > Para atheis itu tau kata Tuhan dan > tau maknanya tapi tidak perduli dan > menafikkan. Buat mereka hidup hanya > sekali. Kematian artinya kehidupan > sudah selesai, argo habis, tidak perlu > bertanggung jawab atau takut pada > apapun. Enjoy the beauty of life, > religion is nothing. Kematian???????
Atheis itu bukan agama, bukan ideologi, bukan kepercayaan, bukan aliran agama, bukan aliran science, dan juga bukan pandangan hidup. Entah darimana anda bisa mendefinisikan atheist seperti yang anda tulis diatas ini. Tapi memang terserah, itu hanyalah pendapat anda tidak ada referensi yang bisa menyokongnya. Bagi saya yang penting adalah jangan memaksakan apa yang anda percaya, kalo mau mencari pengikut atau menambah pengikut, silahkan berdakwah, silahkan berpropaganda, boleh pakai iklan, YANG TIDAK BOLEH ADALAH MENGGUNAKAN KEKERASAN, PEMAKSAAN BAIK FISIK MAUPUN PSIKOLOGIS. Mau jadi atheis, muslim, kristen, atau umat agama lainnya, silahkan, kebebasan memilih dijamin bukan cuma oleh pemerintah saja tapi juga oleh dunia dan UN, tentunya sepanjang tidak menggukanak kekerasan ataupun pemaksaan fisik maupun psikologis. Jadi kalo kalah bersaing bukan berjihad teror cara memenangkannya. Semua agama harus bersaing, sedangkan atheist itu bukan agama sehingga tak ada yang membiayainya untuk berpropaganda. Jadi kalo ada orang yang menjadi atheist atas pilihannya sendiri, tentu itulah yang terbaik bagi dirinya untuk tidak menjadi korban propaganda agama2 yang saling bersaing dalam men-jelek2an agama lainnya karena tidak bisa menunjukkan kebagusan agamanya sendiri. Ny. Muslim binti Muskitawati.
