Pancasila Sangat Ampuh Untuk Menentang Shariah Islam !!!
                                
Pancasila merupakan ideologi yang menjadi rujukan pelaksanaan hukum maupun 
pembentukan UU sebagai dasar negara RI.

Syariah Islam juga menjadi ideologi yang menjadi rujukan kewajiban umat dalam 
pemaksaan agama Islam dimuka bumi ini kepada mereka yang belum Islam.  Essensi 
daripada Syariah Islam adalah memusnahkan kekafiran, memusnahkan kemurtadan, 
dan memusnahkan Yahudi.

Jadi kedua ideologi diatas essensinya sama sekali bertolak belakang, kalo 
Pancasila melindungi semua umat beragama, maka Syariah Islam memusnahkan semua 
agama kecuali Islam saja sebagai hanya satu2nya agama. 

> "utusan.allah" <kesayangan.al...@...> wrote:
> Ideologi fascist Pancasila itu kudu
> diludahin rame-rame, dikencingin
> rame-rame, diberakin gantian lalu
> dibuang ke comberan...
> 

Pancasila itu sangat effektif dalam menghancurkan ideologi agama setan Syariah 
Islam.

Kita tidak mungkin membuang ideologi Pancasila dalam mempertahankan NKRI ini.

Namun point2 setiap kata dalam Pancasila haruslah fokus sehingga tidak bisa 
disalah artikan atau dipelintir seenaknya saja seperti yang dilakukan Suharto 
ataupun kelompok2 pendukung Syariah Islam.

Yang terpenting untuk memfokuskan kata dalam sila pertama dimana kata 
"Ketuhanan Yang Maha Esa" diganti dengan kata "Hak Azasi Manusia".

Mereka dari kelompok Islam yang selalu memaksakan pemberlakuan hukum Islam 
untuk menjadikan Indonesia sebagai negara Islam telah memelintir kata2 dalam 
sila pertama ini menjadi:

Ketuhanan yang maha-esa yang mewajihkan umat Islam untuk menegakkan 
Syariah Islam dimuka bumi ini.

Padahal, Pancasila berasal dari bahasa Sansekerta yang digunakan dan diuraikan 
Bung Karno dimana sila pertamanya dimaksudkan menjamin kebebasan beragama 
kepada setiap rakyat Indonesia.

Oleh karena itu, kata2 "Ketuhanan Yang Maha Esa" bisa dipelintir sebagai 
memaksakan setiap rakyat untuk menyembah "Tuhan" yang hanya dipercaya oleh 
mayoritas saja.

Sebaliknya, apabila kata2 dalam sila pertama ini diganti dengan kata "Hak Azasi 
Manusia sebagai nilai2 Universal", maka makna kata ini juga mencakup "ketuhanan 
yang maha esa" tetapi menutup kesempatan untuk memplesetkan artinya menjadi 
"kewajiban menjalankan Syariah Islam bagi umatnya".

Jadi kelemahan Pancasila hanya terletak pada sila pertamanya yang harus lebih 
difokuskan karena tidak cukup hanya pemahaman Bung Karno saja yang bisa disalah 
artikan oleh mereka yang justru anti-Bung Karno.

Ny. Muslim binti Muskitawati.





Kirim email ke