lebih baik mati krn ibadah drpd hidup melakukan dosa
Titik wrote:
Dilarang Puasa di Italia
<http://id.promotion.yahoo.com/ramadan/article?blogid=ramadan&postid=36&viewPost=1>
By Republika
Saat masyarakat menjalankan ibadah puasa dengan tenang, pekerja muslim
di Italia justru dilarang berpuasa selama Ramadan. Larangan tersebut
dikeluarkan Komite Keselamatan Kegiatan Pertanian Italia. Mereka
mengharuskan pekerja di ladang, termasuk Muslim, untuk tetap makan dan
minum selama Ramadhan dengan alasan kesehatan. Jika tak patuh, mereka
akan dipecat.
Peraturan itu dikeluarkan di Kota Mantufa, Italia Utara. Serikat Buruh
Pusat di negeri tersebut pun menyepakati peraturan tersebut. Mereka
beralasan, peraturan berdasarkan rancangan perundangan yang
mengharuskan pekerja pada siang hari untuk banyak minum.
Jika mengonsumsi sedikit air di musim panas, maka dapat berisiko
terkena bahaya sengatan matahari atau bahaya kekeringan serta
mengakibatkan hal-hal yang membahayakan kehidupan. Itu karena cuaca
panas yang sangat terik di negeri itu saat Ramadhan, lebih dari 30
derajat Celcius. Mereka menganggap dengan waktu puasa yang lebih dari
16 jam, pekerja akan tidak bertenaga.
"Para buruh yang menolak minum selama Ramadhan menciptakan persoalan
yang perlu diperhatikan. Ini untuk kesehatan mereka, karena cuaca
lebih dari 30 derajat celcius," ujar Komite Keselamatan Kegiatan
Pertanian Italia, Roberto Cagliari, seperti dikutip Muslimdaily.com.
Peraturan ini sangat tidak masuk akal, terlebih dikeluarkan menjelang
Ramadan, bulan di mana umat muslim sedang dalam ghirah tertinggi untuk
mengumpulkan pahala melalui ibadah wajib dan sunnah.
Peraturan itu adalah salah satu tantangan muslim di Italia saat
menjalankan ibadah puasa di negeri yang mayoritas Katolik. Muslim di
negeri itu adalah minoritas, dan tidak ada pengakuan negara terhadap
Islam sebagai agama yang berdaulat. Pemerintah Italia pun tidak
mengizinkan muslim membuat stasiun televisi atau radio yang khusus
menyiarkan program-program dan acara-acara islami. Pemerintah Italia
juga melarang muslim di sana menguburkan jenazah secara Islam, kecuali
di kota Roma.
Dr. Abdul Wali As-Syamiri, seorang imigran Yaman di Roma, seperti
dikutip dari situs KMM Mesir, mengatakan, selama di Italia dia tidak
merasakan suasana Ramadan yang khas seperti di negerinya. Rasa rindu
akan keluarga kerap menghampirinya, yaitu saat kebersamaan berbuka puasa.
Syamiri harus menjalankan puasa seadanya di Roma. Tanpa keluarga,
tanpa makanan spesial Ramadan, dan tanpa lantunan azan atau acara
religi di televisi. Meski demikian, dia masih bisa melaksanakan segala
ibadah ritual Ramadan. "Kami bisa rutin melakukan salat lima waktu,
tarawih, serta salat jamaah lainnya di Masjid Agung Roma," paparnya.
Pada bulan suci ini, biasanya orang Muslim di Roma, yang kebanyakan
imigran, masih dapat menghidupkan malam-malam Ramadhan. Mereka
bertilawah, salat malam dan iktikaf di Masjid Agung Roma.
Mesjid ini merupakan satu-satunya tempat yang bisa diandalkan untuk
berbagai ibadah dan kegiatan muslim Italia. Lokasinya pun jauh dari
permukiman muslim. Kebanyakan jamaah berasal dari luar kota, hanya
sebagian kecil yang berasal dari sekitar masjid.
Sayangnya, suasana ini hanya dapat dirasakan oleh Muslim yang berada
di Kota Roma, terutama di sekitar Masjid Agung. Sedangkan yang di
tempat lain sangatlah sulit, apalagi masjid sangat minim di sana.
Kalaupun ada masjid atau mushala di daerah lain, tidak semuanya
mendapatkan izin resmi yang membolehkan iktikaf.
Seandainya ada yang melakukan iktikaf di masjid atau mushala yang
tidak punya izin resmi, maka itu dianggap tindakan kriminal.
Akibatnya, mereka hanya sekadar shalat fardu dan tarawih di masjid
tersebut. Sebagian besar masjid di sana juga tidak dibolehkan memakai
pengeras suara ke luar masjid. Jadi, kalau azan berkumandang,
misalnya, hanya bisa didengar oleh orang-orang yang berada di dalam
masjid.
--
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit to www.facebook.com/aga.madjid
or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.
--
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit to www.facebook.com/aga.madjid
or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.