Huss....
Udah ah bro Maihen...
Nanti kalo Mami Deas sensi ...bahaya loh....
Ujung2nya ke Bunda...n gw gak bisa dpt "pepes" lagi...
Hahahahahhahaa...

EOD buat yg ini yoooo...

:-)

SAFETY - FIRST, LAST, and ALWAYS

P Please consider the environment before printing this e-mail.

The information transmitted is intended only for use by the addressee and may 
contain confidential and//or privileged material. Any review, re-transmission, 
dissemination or other use of it, or the taking of any action in reliance upon 
this information by persons and//or entities other than the intended recipient 
is prohibited. If you received this in error, please inform the sender and//or 
addressee immediately and delete the material from all locations. Thank you.
The Redpath Group
Head Office: 710 McKeown Avenue, North Bay, Ontario, Canada P1B 7M2
(705) 474-2461



-----Original Message-----
From: Maihendra Faridian [mailto:[email protected]] 
Sent: Monday, August 30, 2010 10:41 AM
To: [email protected]
Subject: Re: ~ aga ~ Dilarang Puasa di Italia

masa sih jeng?susah krn apa tu?

Deasy Christine wrote:
> Sama ajah dengan di indo umat kristiani susah beribadah...
>
> --- On Mon, 8/30/10, Maihendra Faridian
<[email protected]> wrote:
>
>   
>> From: Maihendra Faridian <[email protected]>
>> Subject: Re: ~ aga ~ Dilarang Puasa di Italia
>> To: [email protected]
>> Date: Monday, August 30, 2010, 10:33 AM
>> lebih baik mati krn ibadah drpd hidup
>> melakukan dosa
>>
>> Titik wrote:
>>     
>>>   
>>>   Dilarang Puasa di Italia
<http://id.promotion.yahoo.com/ramadan/article?blogid=ramadan&postid=36&;
viewPost=1>
>>>
>>>
>>>            By
>>>       
>> Republika 
>>     
>>> Saat masyarakat menjalankan ibadah puasa dengan
>>>       
>> tenang, pekerja muslim di Italia justru dilarang berpuasa
>> selama Ramadan. Larangan tersebut dikeluarkan Komite
>> Keselamatan Kegiatan Pertanian Italia. Mereka mengharuskan
>> pekerja di ladang, termasuk Muslim, untuk tetap makan dan
>> minum selama Ramadhan dengan alasan kesehatan. Jika tak
>> patuh, mereka akan dipecat.
>>     
>>>   
>>> Peraturan itu dikeluarkan di Kota Mantufa, Italia
>>>       
>> Utara. Serikat Buruh Pusat di negeri tersebut pun
>> menyepakati peraturan tersebut. Mereka beralasan, peraturan
>> berdasarkan rancangan perundangan yang mengharuskan pekerja
>> pada siang hari untuk banyak minum.
>>     
>>> Jika mengonsumsi sedikit air di musim panas, maka
>>>       
>> dapat berisiko terkena bahaya sengatan matahari atau bahaya
>> kekeringan serta mengakibatkan hal-hal yang membahayakan
>> kehidupan. Itu karena cuaca panas yang sangat terik di
>> negeri itu saat Ramadhan, lebih dari 30 derajat Celcius.
>> Mereka menganggap dengan waktu puasa yang lebih dari 16 jam,
>> pekerja akan tidak bertenaga.
>>     
>>> "Para buruh yang menolak minum selama Ramadhan
>>>       
>> menciptakan persoalan yang perlu diperhatikan. Ini untuk
>> kesehatan mereka, karena cuaca lebih dari 30 derajat
>> celcius," ujar Komite Keselamatan Kegiatan Pertanian Italia,
>> Roberto Cagliari, seperti dikutip Muslimdaily.com. Peraturan
>> ini sangat tidak masuk akal, terlebih dikeluarkan menjelang
>> Ramadan, bulan di mana umat muslim sedang dalam ghirah
>> tertinggi untuk mengumpulkan pahala melalui ibadah wajib dan
>> sunnah.
>>     
>>> Peraturan itu adalah salah satu tantangan muslim di
>>>       
>> Italia saat menjalankan ibadah puasa di negeri yang
>> mayoritas Katolik. Muslim di negeri itu adalah minoritas,
>> dan tidak ada pengakuan negara terhadap Islam sebagai agama
>> yang berdaulat. Pemerintah Italia pun tidak mengizinkan
>> muslim membuat stasiun televisi atau radio yang khusus
>> menyiarkan program-program dan acara-acara islami.
>> Pemerintah Italia juga melarang muslim di sana menguburkan
>> jenazah secara Islam, kecuali di kota Roma.
>>     
>>> Dr. Abdul Wali As-Syamiri, seorang imigran Yaman di
>>>       
>> Roma, seperti dikutip dari situs KMM Mesir, mengatakan,
>> selama di Italia dia tidak merasakan suasana Ramadan yang
>> khas seperti di negerinya. Rasa rindu akan keluarga kerap
>> menghampirinya, yaitu saat kebersamaan berbuka puasa.
>>     
>>> Syamiri harus menjalankan puasa seadanya di Roma.
>>>       
>> Tanpa keluarga, tanpa makanan spesial Ramadan, dan tanpa
>> lantunan azan atau acara religi di televisi. Meski demikian,
>> dia masih bisa melaksanakan segala ibadah ritual Ramadan.
>> "Kami bisa rutin melakukan salat lima waktu, tarawih, serta
>> salat jamaah lainnya di Masjid Agung Roma," paparnya.
>>     
>>> Pada bulan suci ini, biasanya orang Muslim di Roma,
>>>       
>> yang kebanyakan imigran, masih dapat menghidupkan
>> malam-malam Ramadhan. Mereka bertilawah, salat malam dan
>> iktikaf di Masjid Agung Roma.
>>     
>>> Mesjid ini merupakan satu-satunya tempat yang bisa
>>>       
>> diandalkan untuk berbagai ibadah dan kegiatan muslim Italia.
>> Lokasinya pun jauh dari permukiman muslim. Kebanyakan jamaah
>> berasal dari luar kota, hanya sebagian kecil yang berasal
>> dari sekitar masjid.
>>     
>>> Sayangnya, suasana ini hanya dapat dirasakan oleh
>>>       
>> Muslim yang berada di Kota Roma, terutama di sekitar Masjid
>> Agung. Sedangkan yang di tempat lain sangatlah sulit,
>> apalagi masjid sangat minim di sana. Kalaupun ada masjid
>> atau mushala di daerah lain, tidak semuanya mendapatkan izin
>> resmi yang membolehkan iktikaf.
>>     
>>> Seandainya ada yang melakukan iktikaf di masjid atau
>>>       
>> mushala yang tidak punya izin resmi, maka itu dianggap
>> tindakan kriminal. Akibatnya, mereka hanya sekadar shalat
>> fardu dan tarawih di masjid tersebut. Sebagian besar masjid
>> di sana juga tidak dibolehkan memakai pengeras suara ke luar
>> masjid. Jadi, kalau azan berkumandang, misalnya, hanya bisa
>> didengar oleh orang-orang yang berada di dalam masjid.
>>     
>>> -- you have this email because you join to
>>>       
>> "aga-madjid" GoogleGroups.
>>     
>>> to post emails, just send to :
>>> [email protected]
>>> to join this group, send blank email to :
>>> [email protected]
>>> to quit from this group, just send email to :
>>> [email protected]
>>> if you wanna know me, please visit to
>>>       
>> www.facebook.com/aga.madjid
>>     
>>> or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
>>>       
>> or
>>     
>>> add my twitter @aga_madjid
>>> thanks for joinning this group.
>>>       
>> -- you have this email because you join to "aga-madjid"
>> GoogleGroups.
>> to post emails, just send to :
>> [email protected]
>> to join this group, send blank email to :
>> [email protected]
>> to quit from this group, just send email to :
>> [email protected]
>> if you wanna know me, please visit to
>> www.facebook.com/aga.madjid
>> or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
>> or
>> add my twitter @aga_madjid
>> thanks for joinning this group.
>>
>>     
>
>
>       
>
>   

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit to www.facebook.com/aga.madjid
or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit to www.facebook.com/aga.madjid
or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke