Tapi gw sangat bersyukur di Indonesia gak seekstrim Negara lain Deas... Orangnya juga masih banyak yg toleransi tinggi... Buktinya di Aga - Mils ini... semuanya asyik2 aja tuh walo berbeda2... :-)
SAFETY - FIRST, LAST, and ALWAYS P Please consider the environment before printing this e-mail. The information transmitted is intended only for use by the addressee and may contain confidential and//or privileged material. Any review, re-transmission, dissemination or other use of it, or the taking of any action in reliance upon this information by persons and//or entities other than the intended recipient is prohibited. If you received this in error, please inform the sender and//or addressee immediately and delete the material from all locations. Thank you. The Redpath Group Head Office: 710 McKeown Avenue, North Bay, Ontario, Canada P1B 7M2 (705) 474-2461 -----Original Message----- From: Deasy Christine [mailto:[email protected]] Sent: Monday, August 30, 2010 10:35 AM To: [email protected] Subject: Re: ~ aga ~ Dilarang Puasa di Italia Sama ajah dengan di indo umat kristiani susah beribadah... --- On Mon, 8/30/10, Maihendra Faridian <[email protected]> wrote: > From: Maihendra Faridian <[email protected]> > Subject: Re: ~ aga ~ Dilarang Puasa di Italia > To: [email protected] > Date: Monday, August 30, 2010, 10:33 AM > lebih baik mati krn ibadah drpd hidup > melakukan dosa > > Titik wrote: > > > > Dilarang Puasa di Italia > > <http://id.promotion.yahoo.com/ramadan/article?blogid=ramadan&postid=36&viewPost=1> > > > > > > By > Republika > > Saat masyarakat menjalankan ibadah puasa dengan > tenang, pekerja muslim di Italia justru dilarang berpuasa > selama Ramadan. Larangan tersebut dikeluarkan Komite > Keselamatan Kegiatan Pertanian Italia. Mereka mengharuskan > pekerja di ladang, termasuk Muslim, untuk tetap makan dan > minum selama Ramadhan dengan alasan kesehatan. Jika tak > patuh, mereka akan dipecat. > > > > > > Peraturan itu dikeluarkan di Kota Mantufa, Italia > Utara. Serikat Buruh Pusat di negeri tersebut pun > menyepakati peraturan tersebut. Mereka beralasan, peraturan > berdasarkan rancangan perundangan yang mengharuskan pekerja > pada siang hari untuk banyak minum. > > > > Jika mengonsumsi sedikit air di musim panas, maka > dapat berisiko terkena bahaya sengatan matahari atau bahaya > kekeringan serta mengakibatkan hal-hal yang membahayakan > kehidupan. Itu karena cuaca panas yang sangat terik di > negeri itu saat Ramadhan, lebih dari 30 derajat Celcius. > Mereka menganggap dengan waktu puasa yang lebih dari 16 jam, > pekerja akan tidak bertenaga. > > > > "Para buruh yang menolak minum selama Ramadhan > menciptakan persoalan yang perlu diperhatikan. Ini untuk > kesehatan mereka, karena cuaca lebih dari 30 derajat > celcius," ujar Komite Keselamatan Kegiatan Pertanian Italia, > Roberto Cagliari, seperti dikutip Muslimdaily.com. Peraturan > ini sangat tidak masuk akal, terlebih dikeluarkan menjelang > Ramadan, bulan di mana umat muslim sedang dalam ghirah > tertinggi untuk mengumpulkan pahala melalui ibadah wajib dan > sunnah. > > > > Peraturan itu adalah salah satu tantangan muslim di > Italia saat menjalankan ibadah puasa di negeri yang > mayoritas Katolik. Muslim di negeri itu adalah minoritas, > dan tidak ada pengakuan negara terhadap Islam sebagai agama > yang berdaulat. Pemerintah Italia pun tidak mengizinkan > muslim membuat stasiun televisi atau radio yang khusus > menyiarkan program-program dan acara-acara islami. > Pemerintah Italia juga melarang muslim di sana menguburkan > jenazah secara Islam, kecuali di kota Roma. > > > > Dr. Abdul Wali As-Syamiri, seorang imigran Yaman di > Roma, seperti dikutip dari situs KMM Mesir, mengatakan, > selama di Italia dia tidak merasakan suasana Ramadan yang > khas seperti di negerinya. Rasa rindu akan keluarga kerap > menghampirinya, yaitu saat kebersamaan berbuka puasa. > > > > Syamiri harus menjalankan puasa seadanya di Roma. > Tanpa keluarga, tanpa makanan spesial Ramadan, dan tanpa > lantunan azan atau acara religi di televisi. Meski demikian, > dia masih bisa melaksanakan segala ibadah ritual Ramadan. > "Kami bisa rutin melakukan salat lima waktu, tarawih, serta > salat jamaah lainnya di Masjid Agung Roma," paparnya. > > > > Pada bulan suci ini, biasanya orang Muslim di Roma, > yang kebanyakan imigran, masih dapat menghidupkan > malam-malam Ramadhan. Mereka bertilawah, salat malam dan > iktikaf di Masjid Agung Roma. > > > > Mesjid ini merupakan satu-satunya tempat yang bisa > diandalkan untuk berbagai ibadah dan kegiatan muslim Italia. > Lokasinya pun jauh dari permukiman muslim. Kebanyakan jamaah > berasal dari luar kota, hanya sebagian kecil yang berasal > dari sekitar masjid. > > > > Sayangnya, suasana ini hanya dapat dirasakan oleh > Muslim yang berada di Kota Roma, terutama di sekitar Masjid > Agung. Sedangkan yang di tempat lain sangatlah sulit, > apalagi masjid sangat minim di sana. Kalaupun ada masjid > atau mushala di daerah lain, tidak semuanya mendapatkan izin > resmi yang membolehkan iktikaf. > > > > Seandainya ada yang melakukan iktikaf di masjid atau > mushala yang tidak punya izin resmi, maka itu dianggap > tindakan kriminal. Akibatnya, mereka hanya sekadar shalat > fardu dan tarawih di masjid tersebut. Sebagian besar masjid > di sana juga tidak dibolehkan memakai pengeras suara ke luar > masjid. Jadi, kalau azan berkumandang, misalnya, hanya bisa > didengar oleh orang-orang yang berada di dalam masjid. > > > > > > -- you have this email because you join to > "aga-madjid" GoogleGroups. > > to post emails, just send to : > > [email protected] > > to join this group, send blank email to : > > [email protected] > > to quit from this group, just send email to : > > [email protected] > > if you wanna know me, please visit to > www.facebook.com/aga.madjid > > or add me in Yahoo Messenger at [email protected] > or > > add my twitter @aga_madjid > > thanks for joinning this group. > > -- you have this email because you join to "aga-madjid" > GoogleGroups. > to post emails, just send to : > [email protected] > to join this group, send blank email to : > [email protected] > to quit from this group, just send email to : > [email protected] > if you wanna know me, please visit to > www.facebook.com/aga.madjid > or add me in Yahoo Messenger at [email protected] > or > add my twitter @aga_madjid > thanks for joinning this group. > -- you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. to post emails, just send to : [email protected] to join this group, send blank email to : [email protected] to quit from this group, just send email to : [email protected] if you wanna know me, please visit to www.facebook.com/aga.madjid or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or add my twitter @aga_madjid thanks for joinning this group. -- you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. to post emails, just send to : [email protected] to join this group, send blank email to : [email protected] to quit from this group, just send email to : [email protected] if you wanna know me, please visit to www.facebook.com/aga.madjid or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or add my twitter @aga_madjid thanks for joinning this group.
