Ya solusinya menanam jagung khusus untuk disilase, pilih benih yang cukup baik, harganya murah, dan relatif tahan hama.. biasanya kami pakai benih jagung lokal saja. Jagung disabit ketika milk line pada biji mulai muncul yang menurut studi pada saat itu tingkat nutrisi paling tinggi. Lalu dicacah dan dimemarkan seluruhnya, ya daun, batang dan buah kemudian diperam.
Tapi mohon diingat, apakah metoda ini feasible dari sisi ekonomi? silahkan dihitung dahulu. Kalau hitungan saya sih tidak masuk :) Rgds, mang Layang ________________________________ DIREKTORI AGROBISNIS ABC: http://www.direktoriabc.co.cc MAU GABUNG? ISI FORMULIR DI: http://www.formulirabc.co.cc _______________________________ prasetya b utama wrote: > > > Terus, bagaimana mengatasi kendala tersebut Mas. > Mohon pencerahannya sekalian. > Salam. > > --- On Wed, 10/29/08, Manglayang <[EMAIL PROTECTED] > <mailto:manglayang%40gmail.com>> wrote: > From: Manglayang <[EMAIL PROTECTED] <mailto:manglayang%40gmail.com>> > > Ikut menanggapi pak. Dari dulu mau bikin tulisan mengenai ini tapi selalu > > terbentur sama malas hehe. > > ............... > > Yang jadi kendala limbah jagung biasanya didapat dari tanaman jagung yang > > dipanen pada usia bulir masak/tua, sehingga kadar air dan nutrisi pada > > batang dan daun sudah turun, batang keras, daun menguning sehingga > > kesegaran sudah turun....................

