Salam kenal pak Tikno, Kebetulan saya punya teman yang dipercaya untuk mengelola dana CSR dari sebuah perusahaan yang sampai saat ini masih belum tahu mau diarahkan ke mana. Beberapa ide telah saya sampaikan tapi masih dalam evaluasi. Saya pikir ngga ada salahnya kalau saya submit lagi ide yang lain. Yang menjadi minat dari perusahaan ini adalah meningkatkan nilai ekonomi dari suatu komoditi, sehingga petani atau peternak dsb dengan sedikit pengolahan sederhana bisa memperoleh nilai tambah dari sekedar menjual komoditas. Tentunya harus disiapkan pula pasar yang siap menampung dengan rantai distribusi yang tidak terlalu panjang. Sebenarnya wacana ini ingin saya sampaikan di peremuan bio ethanol yang lalu, tapi karena Allah belum mengijinkan, saya tidak bisa hadir di peremuan itu. Untuk pemrakarsa pertemuan bio ethanol yang lalu, mungkin ada masukan model atau bisnis plan untuk program pemberdayaan masyarakat dengan industri kecil bio ethanol atau mungkin ada ide yang lain. Buat pak Tikno, Jawa Tengahnya di mana Pak? Mungkin informasi berapa banyak produksi nira di daerah Bapak per Hari/per Bulan, kemudian biasa diolah menjadi apa, dijual dengan harga berapa bisa membantu untuk menentukan model seperti apa yang akan dibuat. Seandainya diperlukan Industri yang mengolah lebih lanjut dari medium produk yang dihasilkan oleh petani, tidak menutup kemungkinan untuk direalisasikan, begitu pula sarana pendidikan/pelatihan untuk menunjang kegiatan ini. Mohon masukan. Salam, Drajad
****************************** Pelaku dan Indeks Komoditi Direktori Agromania Business Club (ABC): penjual dan pembeli bibit adenium, penjual dan pembeli bibit adenium obesum (bonggol), penjual dan pembeli bibit anak ayam, penjual dan pembeli bibit anakan ikan hias, penjual dan pembeli bibit anggrek, penjual dan pembeli bibit ayam negeri berumur 1 tahun (doc). DIREKTORI: http://www.direktoriabc.co.cc FORMULIR: http://www.formulirabc.co.cc INFO: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9 (SMS ONLY) ****************************** --- On Tue, 11/18/08, AROMA MAKMUR <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: AROMA MAKMUR <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [agromania] Bioethanol Singkong vs Nira To: [email protected] Date: Tuesday, November 18, 2008, 7:48 PM Semangat pagi pak Wiryawan, ditempat kami bahan baku nira dari aren/enau melimpah, kebanyakan artikel/panduan pembuatan ethanol membahas tentang bahan baku dari singkong gimana dengan bahan baku dari Nira, mungkin lebih mudah,lebih efisien tahapan proses, perlu tahu bahwa nira tidak tahan lama,cepat basi harus secepatnya dimasak. petani nira menadah sehari 2x pagi dan sore. salam Tikno Jateng ************ ********* ********* Pelaku dan Indeks Komoditi Direktori Agromania Business Club (ABC): penjual dan pembeli belut putih, penjual dan pembeli belut sawah, penjual dan pembeli belut segar, penjual dan pembeli benalu teh, penjual dan pembeli bengkirai, penjual dan pembeli bengkirai kalimantan, penjual dan pembeli benih, penjual dan pembeli benih berbagai jenis sayuran. DIREKTORI: http://www.direktor iabc.co.cc FORMULIR: http://www.formulir abc.co.cc INFO: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9 (SMS ONLY) ************ ********* ********* [Non-text portions of this message have been removed]

