Selamat pagi anggota agromania dan Semangat Bioethanol mania Terima kasih pak Drajad Handoyono respon bapak cukup bagus dan menambah semangat anggota agromania. tempat kami di kab.Banjarnegara Jateng, kelompok kami KUB Mitra Tani Mandiri telah bekerja sama dengan dinas Perindustrian setempat, sehingga siapapun yang akan bergabung bekerja sama bisa permisi terlebih dulu di pemeritnahan setempat agar bisa mendapat perlindungan dan dukungan demi kelancaran kita bersama. Kami Petani (penderes air nira) pernah mensuplay permintaan gula semut dari jepang, melalu pemerintah setempat, namun karena kurang binaan dan dukungan alat, yang mana pada waktu itu proses gula semut dibuat secara home industri sehingga lama kelamaan mutu kurang bagus, sehingga pihak importir membatalkan karena mutu di memenuhi syarat. seandainay ada investor yang membangun alat pengolahan, maka petani tinggal menjual bahan baku air nira sehingga proses gulan merah,gula semut maupun bioethanol, segalanya ditangani oleh sdm yang profesional.dan tentu hasilnya pun bernilai jual tinggi. Untuk gambaran hasil nira di satu kampung terdiri 2 kelurahan, penghasil nira 70% dari total 1200KK dalam satu hari kurang lebih 22.000 liter per hari. pengambilan pagi dan sore.
Demikian info dari saya, mudah-mudahan bisa menjadi tempat deplot dana CSR dan sejenisnya. Semoga Kelompok tani kami bisa menjadikan pedesaan yang mandiri. salam Sutikno [EMAIL PROTECTED] ****************************** Pelaku dan Indeks Komoditi Direktori Agromania Business Club (ABC): penjual dan pembeli buah pinang, penjual dan pembeli buah pinang bulat utuh, penjual dan pembeli buah pinang kupas dan belah dua, penjual dan pembeli buah pinang tua dan muda, penjual dan pembeli buah pisang lampung, penjual dan pembeli buah rambutan. DIREKTORI: http://www.direktoriabc.co.cc FORMULIR: http://www.formulirabc.co.cc INFO: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9 (SMS ONLY) ****************************** ________________________________ From: menik sumasroh <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Wednesday, November 19, 2008 10:57:43 PM Subject: Re: [agromania] Bioethanol Singkong vs Nira boleh dong kita mengakses dana CSR-nya pak.Bagaimana caranya ? Saya juga berencana untuk mencari dana CSRbila kelembagaan sudah terbentuk. disamping integrasi dengan anggaran2 yg lainnya. Saya berharap bisa membuat wilayah percontohan untuk bisa membangun sistem secara terpadu dan holistik. Yaitu Jateng. kalo tiap wilayah selain jateng membuat juga bagus. cuman kalo parsial2, kurang nggigit dalam mendorong munculnya kebijakan2 terkait. Maksud saya dengan wilayah percontohan yg cukup representatif ini bisa mewakili sistem yang bisa diterapkan dalam pengembangan bioethanol untuk seluruh wilayah Indonesia, dan kebijakan2 yang harus dibuat oleh pemerintah pusat maupun daerah. Lembaga2 yang harus kita libatkan adalah : funding (salah satunya dari CSR), LSM, Pemda, petani, pensuply saprodi, dll. Kita berkontribusi di hilir di produksi bioethanol, bersama investor terkait, yang akan dipimpin oleh temen2 yang kita percayai dan kredibel. Untuk melakukan rencana ini perlu anggaran survei, integrasi dengan pemda setempat, bagaimana kapasitas yg memungkinkan, bagaimana daya dukung lingkungan, bisnis integrasi apa yg akan dipilih, bahan baku potensial apa yg bisa dikembangkan di wilayah tersebut, bagaimana hub antar lembaga, bagaimana pola koordinasinya, dll. Kita carikan anggaran salah satunya dari CSR itu. Kalo ini bisa segera kita wujudkan.... .mimpi dulu ah........energi yang dibutuhkan untuk mendorong pengembangan biofuel di Indonesia akan .........enteng. .lah. Makanya kelembagaan mesti segera jadi, agar lebih legal dalam melangkah. So.......mbantingny a yang gedean yo.........yang buanyak..... ..yang kenceng..... .. ============ ========= ========= Agromania Business Club (ABC) http://www.agromani a.co.cc ============ ========= ========= --- Pada Rab, 19/11/08, Drajad Handoyono <handy_drajad@ yahoo.com> menulis: Dari: Drajad Handoyono <handy_drajad@ yahoo.com> Topik: Re: [agromania] Bioethanol Singkong vs Nira Kepada: [EMAIL PROTECTED] ps.com Tanggal: Rabu, 19 November, 2008, 3:55 AM Salam kenal pak Tikno, Kebetulan saya punya teman yang dipercaya untuk mengelola dana CSR dari sebuah perusahaan yang sampai saat ini masih belum tahu mau diarahkan ke mana. Beberapa ide telah saya sampaikan tapi masih dalam evaluasi. Saya pikir ngga ada salahnya kalau saya submit lagi ide yang lain. Yang menjadi minat dari perusahaan ini adalah meningkatkan nilai ekonomi dari suatu komoditi, sehingga petani atau peternak dsb dengan sedikit pengolahan sederhana bisa memperoleh nilai tambah dari sekedar menjual komoditas. Tentunya harus disiapkan pula pasar yang siap menampung dengan rantai distribusi yang tidak terlalu panjang. Sebenarnya wacana ini ingin saya sampaikan di peremuan bio ethanol yang lalu, tapi karena Allah belum mengijinkan, saya tidak bisa hadir di peremuan itu. Untuk pemrakarsa pertemuan bio ethanol yang lalu, mungkin ada masukan model atau bisnis plan untuk program pemberdayaan masyarakat dengan industri kecil bio ethanol atau mungkin ada ide yang lain. Buat pak Tikno, Jawa Tengahnya di mana Pak? Mungkin informasi berapa banyak produksi nira di daerah Bapak per Hari/per Bulan, kemudian biasa diolah menjadi apa, dijual dengan harga berapa bisa membantu untuk menentukan model seperti apa yang akan dibuat. Seandainya diperlukan Industri yang mengolah lebih lanjut dari medium produk yang dihasilkan oleh petani, tidak menutup kemungkinan untuk direalisasikan, begitu pula sarana pendidikan/pelatiha n untuk menunjang kegiatan ini. Mohon masukan. Salam, Drajad ************ ********* ********* Pelaku dan Indeks Komoditi Direktori Agromania Business Club (ABC): penjual dan pembeli bibit adenium, penjual dan pembeli bibit adenium obesum (bonggol), penjual dan pembeli bibit anak ayam, penjual dan pembeli bibit anakan ikan hias, penjual dan pembeli bibit anggrek, penjual dan pembeli bibit ayam negeri berumur 1 tahun (doc). DIREKTORI: http://www.direktor iabc.co.cc FORMULIR: http://www.formulir abc.co.cc INFO: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9 (SMS ONLY) ************ ********* ********* --- On Tue, 11/18/08, AROMA MAKMUR <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: From: AROMA MAKMUR <[EMAIL PROTECTED] com> Subject: [agromania] Bioethanol Singkong vs Nira To: [EMAIL PROTECTED] ps.com Date: Tuesday, November 18, 2008, 7:48 PM Semangat pagi pak Wiryawan, ditempat kami bahan baku nira dari aren/enau melimpah, kebanyakan artikel/panduan pembuatan ethanol membahas tentang bahan baku dari singkong gimana dengan bahan baku dari Nira, mungkin lebih mudah,lebih efisien tahapan proses, perlu tahu bahwa nira tidak tahan lama,cepat basi harus secepatnya dimasak. petani nira menadah sehari 2x pagi dan sore. salam Tikno Jateng ************ ********* ********* Pelaku dan Indeks Komoditi Direktori Agromania Business Club (ABC): penjual dan pembeli belut putih, penjual dan pembeli belut sawah, penjual dan pembeli belut segar, penjual dan pembeli benalu teh, penjual dan pembeli bengkirai, penjual dan pembeli bengkirai kalimantan, penjual dan pembeli benih, penjual dan pembeli benih berbagai jenis sayuran. DIREKTORI: http://www.direktor iabc.co.cc FORMULIR: http://www.formulir abc.co.cc INFO: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9 (SMS ONLY) ************ ********* ********* [Non-text portions of this message have been removed] Clean government. Is it possible? [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]

