Wa'alaikum salam

1.
Yang perlu kita ikuti adalah Al Qur'an dan Sunnah Rasulullah Shallallahu'alaihi 
wa sallam. Bahkan perkataan para Imam Madzhab sekalipun bila itu bertentangan 
dengan keduanya maka harus ditinggalkan.

Berkata Imam Abu Hanifah,
"Apabila Hadits itu shahih, maka hadits itu adalah madzhabku" (Syaikh 
Nashirudding Al Albani, Shifat Shalat Nabi, Al Maktabu'l Islamiy, Damsyik, 
Terj. Drs. Anwar Rasyidi, Gema Risalah Press, Bandung, Cetakan 10, Feb 1992, 
hal. 14).

Beliau juga berkata,
"Jika aku mengatakan suatu perkataan yang bertentangan dengan kitab Allah dan 
kabar Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam, maka tinggalkanlah perkataanku" 
(Idem, hal 16)

Berkata Imam Malik bin Anas,
"Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang manusia yang salah dan benar. Maka 
perhatikanlah pendapatku. Setiap pendapat yang sesuai dengan Kitab dan Sunnah, 
ambillah dan setiap yang tidak sesuai dengan Al Kitab dan Sunnah, 
tinggalkanlah." (Idem hal. 17)

Berkata Imam Asy Syafi'i,
"Apabila Hadits itu shahih, maka dia adalah madzhabku" (idem hal 19)

Berkata Imam Ahmad bin Hambal,
"Janganlah engkau mengikuti aku dan jangan pula engkau mengikuti Malik, 
Syafi'i, Auza'i dan Tsauri. Tapi ambillah dari mana mereka mengambil". (Idem 
hal. 22)

Perkataan para Imam tersebut cukup jelas, yaitu kita harus mengikuti Al Qur'an 
dan Sunnah. Dan meninggalkan perkataan mereka bila bertentangan dengan Al 
Qur'an dan Sunnah. Bagaimana seseorang tahu bahwa suatu perkataan sesuai dengan 
Al Qur'an dan Sunnah? Tidak ada cara lain kecuali dengan belajar menuntut ilmu 
agama. Maka sangat aneh sekali perkataan sebagian orang yang merendahkan / 
melecehkan orang orang yang tekun menuntut ilmu....

2.
Bagaimana sikap kita bila terjadi perbedaan? Bila ada perbedaan atau 
perselisihan, maka kembalikanlah kepada Allah dan Rasul Nya. Ini sebagai bukti 
bahwa kita beriman kepada Allah dan hari akhir. Sebagaimana firman Allah 'Azza 
wa Jalla,

"Hai orang orang yang beriman, ta'atilah Allah dan ta'atilah Rasul Nya, dan 
ulil amri diantara kamu. Kemudian jika kamu BERLAINAN PENDAPAT pendapat tentang 
sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur'an) dan Rasul (Sunnahnya), 
jika kamu benar benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu 
lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya." (An Nisaa' : 59).

Saya kira hanya ini yang bisa saya bantu.

Wassalamu'alaikum

Chandraleka
Independent IT Writer


----- Original Message -----
From: "Warsito" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Monday, March 27, 2006 12:04 AM
Subject: [assunnah] tanya :posisi 4 mahzab _qunut

> Assalaamu alaikum wr wb
>
> Sebelumnya mohon maaf kalo mungkin masalah ini sudah sering dibahas,
> saya selama ini belajar islam dari teman dan buku2 islam. Saya nggak
> tahu saya itu masuk golongan/mahzab apa, saya baca buku dari berbagai
> sumber, dan akhir akhir ini saya tertarik mengikuti diskusi di milis
> assunnah ini. Yang mau saya tanyakan:
> 1. Bagaimana hukumnya islam seseorang yang tidak mengikatkan diri pada
> golongan/mahzab tertentu (salah satu dari 4 mahzab), mengambil hukum
> syariat dari keempat-empat mahzab apakah dibolehkan?.
> 2. Bagaimana posisi kaum salaf terhadap masing2 mahzab. (Pandangan kaum
> salaf terhadap perbedaan mahzab?)
> 3. Apa yang harus dilakukan oleh makmum sholat shubuh di belakang imam
> yang pakai doa qunut, sedangkan makmum tersebut tidak membaca qunut
> sedangkan kewajiban makmum adalah mengikuti imam? Bagaimana solusinya..
>
> mohon maaf saya tidak terbiasa dengan terminology, ana, antum dll..
> Sebelumnya terimakasih kepada rekan-rekan yang bersedia membantu,
> jazakallah Khoiran..
>
> Regards.




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing
http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

--------------------------------------------
Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
--------------------------------------------
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke