Assalamualaikum ikhwah fillah ..

saya tidak memukul rata mereka.. tapi hanya melihat kenyataan yang terjadi pada 
masyarakat kita, kenapa saya begitu tidak suka mereka ? banyak hal yang menjadi 
penyebab.. salah satu penyebab saya kecewa banyak banget masyarakat kita 
dirusak dan dibodoh bodohin sama mereka.. dikasih ratib ratib, do'a, zikir yang 
gak ada sunnah dari rasul.. menghormati mereka seperti menghormati raja... 
kebanyakan dari mereka berpegang kepada hadis (menurut mereka) "Siapa saja yang 
mengakuiku (Muhammad saw.) sebagai tuannya, maka Ali bin Abi Thalib (beserta 
anak cucunya) sebagai tuannya pula." dengan kata lain non habaib wajib melayani 
mereka selayaknya tuan...

dan saya juga pernah bercakap dan mencoba berdiskusi, kalau yang paling penting 
dalam islam "Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah 
ialah orang yang paling taqwa diantara kamu." [Al Hujurat : 13] dan kita harus 
berpegang kepada hal ini.. lalu jawab mereka.. "kamu lihat di depannya ada harf 
taukid inna? jadi ayat tersebut maksudnya di taukid kan lagi khusus buat kita, 
ahwal (orang non habib/ba'alwi) gak masuk" saya hanya diam dan gak koment lagi. 
dan banyak lagi kerusakan yang mereka timbulkan untuk umat... adapun masalah 
nasab, saat ini saya mempertanyakan kebenarannya. Yang jelas fenomena habaib 
ini banyak terjadi di daerah asia terutama melayu, malaysia, indonesia. 
sedangkan tidak pernah ada di daerah timur tengah, kalaupun ada sedikit sekali, 
yang jelas saya tidak pernah menemui mereka di timur tengah.

sekali lagi tidak lah saya memukul rata mereka. saya hanya berbicara sesuai 
dengan apa yang saya lihat dengan mata kepala saya sendiri..

jadi menurut saya sudah sepantas antum, yang mengerti agama insya allah, 
berusaha mendidik masyarakat secara baik baik yang kebanyakan masih fanatik 
dengan habaib.

Untuk itu sewaktu saya melihat fatwa tersebut saya ingin tahu apakah itu benar 
fatwa syeikh bin baz.. makanya saya posting di sini, barangkali ada ikhwah yang 
mempunyai kitab kumpulan fatwa beliau ataupun software untuk mengecek kebenaran 
fatwa tersebut.. saya bingung akan kebenarannya, itu saja, apakah mereka 
berdusta atau tidak.. karena kalau dusta, tentu dusta yang sangat besar.. 
kalaupun tidak berdusta, yah tidak apa apa, karena fatwa tersebut sangat 
bersifat umum.


--- In [email protected], "Naufal" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Benar apa yg telah di jelaskan oleh Al Akh Ahmad Ridha (terlepas
dari masalah benar atau tidaknya bahwa fatwa tsb adalah fatwa syaikh
Ibn Baz), bahwa kita tidak mengingkari memang sebagian saudara2 kita
'Alawiyin adalah seperti yg digambarkan oleh ukhtiy Rahmah, namun hal
itu tidak bisa dijadikan alasan untuk mengeneralisir (memukul rata)
dgn penilaian bahwa semua 'Alawiyin seperti itu, karena ada juga
'Alawiyin yg berada diatas fikrah dan manhaj yg shahih. Kita
menghormati nasab mereka karena mereka adalah keturunan AhlulBait,
tetapi kitapun menghormatinya tidak sampai pada sikap ghuluw seperti
sikap orang2 yg fanatik kpd para habaib (atau yg biasa disebut dgn
istilah Muhibbin) itu.
>
> Nasab mereka tidaklah memuliakan derajat mereka dibandingkan orang
lain yg tidak memiliki nasab seperti mereka jika mereka tidak
bertaqwa, karena Allah berfirman : "Sesungguhnya orang yang paling
mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa
diantara kamu."[Al Hujurat : 13]
>
> dan Rasulullah shalallahu'alayhi wasallam bersabda: "Barangsiapa
yang lamban amal perbuatannya maka nasabnya tidak akan dapat
mendahuluinya" (HR. Muslim)
>
> Jadi, nasab para 'Alawiyin itu sebenarnya merupakan sebuah beban
bagi mereka sendiri daripada sebuah penghormatan, karena mereka adalah
keturunan Rasulullah, maka seharusnya merekalah yang paling kuat
mempertahankan sunnah kakek mereka (yaitu Rasulullah) dan seharusnya
mereka pulalah yang paling keras menentang setiap bid'ah yg menyalahi
sunnah kakek mereka. Tapi kebanyakan dari mereka justru malah
menyebarkan bid'ah dan menentang sunnah yang shahih, padahal sunnah yg
mereka menyelisihinya itu adalah sunnah kakek mereka, dan bid'ah yg
mereka lakukan adalah bertentangan dgn sunnah kakek mereka
-shalallhu'alayhi wasallam-.
>
>
> ----- Original Message -----
> From: "Ahmad Ridha" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[email protected]>
> Sent: Sunday, June 04, 2006 8:32 AM
> Subject: Re: [assunnah] Re: Tolong !! apakah ini benar fatwa Bin Baz
> mengenai kaum alawiyyin ??
>
> On 6/3/06, Rahmah <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> >  Assalamualaikum ..
> >
>
> Wa 'alaikumus salaam warahmatullah,
>
> > nah saya juga ingin tau pandang salafi tentang mereka ..
> > jadi kesimpulan fatwa bin baz tersebut benar ??
> >
>
> Pertama, saya tidak tahu apakah fatwa itu memang benar dari Syaikh
Bin Baz
> rahimahullah. Kedua, coba dilihat lagi fatwa tersebut. Apakah fatwa
tersebut
> menyatakan bahwa setiap orang yang mengaku 'Alawiy adalah baik?
Tidak kan.
> Apakah dinyatakan bahwa seorang 'Alawy terbebas dari tuntutan syari'at?
> Tidak juga kan. Masalah ini jelas dilihat dari potongan fatwa itu:
>
> "Adapun soal menghormati mereka, mengakui keutamaan mereka dan
memberikan
> kepada mereka apa yang sudah menjadi hak mereka, memaafkan kesalahan
mereka
> terhadap orang lain dan tidak mempersoalkan kekeliruan mereka yang tidak
> menyentuh soal agama, semuanya itu adalah kebajikan. "
>
> Perhatikan "yang tidak menyentuh soal agama". Nah, sekarang tinggal
> mengajarkan umat agar tidak mudah tertipu dengan embel-embel 'Alawy
itu. Di
> sisi lain kan tidak berarti semua 'Alawiyyin di Indonesia seperti itu.
>
> Allahu Ta'ala a'lam.
>
> Wassalaamu 'alaikum,
> --
> Ahmad Ridha ibn Zainal Arifin ibn Muhammad Hamim
> (l. 1400 H/1980 M)





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
You can search right from your browser? It's easy and it's free.  See how.
http://us.click.yahoo.com/_7bhrC/NGxNAA/yQLSAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

SALURKAN BANTUAN ANDA UNTUK KAUM MUSLIMIN YANG TERKENA MUSIBAH
GEMPA DI DAERAH YOGYAKARTA DAN SEKITARNYA KEPADA LEMBAGA AMAL YANG
TERPERCAYA
--------------------------------------------
Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
--------------------------------------------
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke