Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh ... Kalau diperhatikan, memang cukup tinggi resistensi masyarakat "tradisional" terhadap paham pembaruan / pemurnian ajaran Islam, seperti salafi, persis, dan kadang muhammadiyah. Pengalamanku tinggal di salah satu kampung di Purwakarta, disana ada sekolah dan masjid persis. Dari ngobrol-ngobrol dengan para tetangga memang ada yang anti-persis, khususnya memang yang sudah biasa jadi ahli-bid'ah. Sampai-sampai terlontar dari salah seorang pemilik tanah yang berbatasan dengan kompleks persis tersebut, bahwa tanahnya akan dijual .... tapi tidak akan dijual ke pihak masjid. Oleh karena itu kepada saudara-saudaraku yang bersinggungan dengan masyarakat tradisional seperti itu, khususnya didaerah yang jauh dari kota, memang perlu berhati-hati dalam berinteraksi dengan mereka. Pada dasarnya seseorang tidak mudah dan bahkan tidak mau terima jika dianggap salah. Sekalipun diberikan hujjah yang kuat dari Al-Quran dan Hadist. Itulah sifat MASSA. Perlu strategi dan seni komunikasi yang baik, dan itu sesuatu yang situasional ... tidak dapat digeneralisasi. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan keselamatan bagi kita semua. Amin. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh ....
On 6/17/06, ririn maharani <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Assalamualaikum, warahmatullahi wabarakatuh... > > Semalam saya dengar berita di lombok, bahwa jamaah salafiyin yang sedang > mengadakan pengajian diusir dan dihalau ramai-ramai oleh warga kampung > sebelah, setelah saya menonton beritanya, hati saya cukup miris melihatnya. > Kesalahan fatal apakah yang telah diperbuat oleh saudara-saudara kita, > sehingga diperlakukan seperti penjahat atau telah melakukan perbuatan yang > tidak mulia... > Salah satu ketua pengusirnya mengatakan mengapa mereka mengusir jamaah > pengaajian dari kampungnya hanyalah alasan tidak cocok dengan warga, tidak > sesuai dengan adat pengajian mereka tanpa meneliti terlebih dahulu > kebenarannya... yang salah atau tidak cocoknya dimana. > Melihat massa yang begitu beringas, saya jadi khawatir dengan keadaan di > kampung saya... (mungkin salah satu sebabnya melihat wanitanya berpakaian > serba hitam dan tertutup...) > Hal ini disebabkan karena saya memakai cadar, apakah kelak nanti keluarga > saya akan diusir... karena selama ini saya tinggal dengan orangtua, dan > orangtua lebih banyak terjun ke masyarakat... > Kadang saya berpikir apakah saya harus melepaskan cadar saya supaya bisa > bersosialisasi dengan masyarakat... Wallahualam bis shawab... > Tapi saya dengar bahwa ada beberapa kampung yang tidak menerima dengan > keberadaan keluarga yang ahwatnya bercadar..(sehingga diusir) > Adakah saran dan tips supaya keberadaan ahwat yang berhijab hitam2 dan > bercadar bisa dipahami dan tidak dicitrakan negatif dengan pikiran yang > macam-macam seperti aliran hitam, ninja, teroris dll... serta dakwah dapat > diterima dengan baik di masyarakat, tanpa ada prasangka yang macam2. > atas nasihatnya saya ucapkan jazakumullah khoir. > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> See what's inside the new Yahoo! Groups email. http://us.click.yahoo.com/Hik1AB/bOaOAA/i1hLAA/TXWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> SALURKAN BANTUAN ANDA UNTUK KAUM MUSLIMIN YANG TERKENA MUSIBAH GEMPA DI DAERAH YOGYAKARTA DAN SEKITARNYA KEPADA LEMBAGA AMAL YANG TERPERCAYA -------------------------------------------- Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] -------------------------------------------- Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
