Assalamu'alaykum, Saya juga baca di liputan 6, beritanya kayaknya simpang siur, mana yg benar ? dikatakan Jemaat Salafi mengadakan dzikir keras-keras sehingga masyarakat Lombok protes, kalo memang betul begitu beritanya nama nya bukan salafi beneran, atau pura-pura mengaku salafi tapi ajarannya sesat, seharus nya cepat di klarifikasi masalah itu benar atau tidak.
Masalah bercadar, masyarakat kita belum banyak mengerti, mereka pikir bercadar hanya kebudayaan arab atau fundamentalis. Sebelum adanya dakwah salafiyah di Indonesia, di masyarakat kita sudah beredar islam jamaah, yg jemaah nya bercadar, mengkafirkan dan menajiskan orang diluar jemaahnya. Masyarakat kita masih banyak yg kurang ilmu agama,dan menilai orang yg berpakaian hitam dan bercadar extrim dan fundamentalis. Masalah keluarga anda yg bercadar, jika takut di usir, utk sementara janganlah berpakaian hitam dan bercadar dulu, agar masyarakat sekitar tidak curiga, coba keluarga anda cara berpakaian nya berganti-ganti, jangan selalu hitam saja, yg penting jangan ber hias. Tunjukan ke istiqomahan dalam menjalankan islam yg benar, beramah-tamah, terutama dengan tetangga, jangan terlalu tertutup atau membatasi pergaulan dengan masyarakat. salam umm Ismael ririn maharani <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Assalamualaikum, warahmatullahi wabarakatuh... Semalam saya dengar berita di lombok, bahwa jamaah salafiyin yang sedang mengadakan pengajian diusir dan dihalau ramai-ramai oleh warga kampung sebelah, setelah saya menonton beritanya, hati saya cukup miris melihatnya. Kesalahan fatal apakah yang telah diperbuat oleh saudara-saudara kita, sehingga diperlakukan seperti penjahat atau telah melakukan perbuatan yang tidak mulia... Salah satu ketua pengusirnya mengatakan mengapa mereka mengusir jamaah pengaajian dari kampungnya hanyalah alasan tidak cocok dengan warga, tidak sesuai dengan adat pengajian mereka tanpa meneliti terlebih dahulu kebenarannya... yang salah atau tidak cocoknya dimana. Melihat massa yang begitu beringas, saya jadi khawatir dengan keadaan di kampung saya... (mungkin salah satu sebabnya melihat wanitanya berpakaian serba hitam dan tertutup...) Hal ini disebabkan karena saya memakai cadar, apakah kelak nanti keluarga saya akan diusir... karena selama ini saya tinggal dengan orangtua, dan orangtua lebih banyak terjun ke masyarakat... Kadang saya berpikir apakah saya harus melepaskan cadar saya supaya bisa bersosialisasi dengan masyarakat... Wallahualam bis shawab... Tapi saya dengar bahwa ada beberapa kampung yang tidak menerima dengan keberadaan keluarga yang ahwatnya bercadar..(sehingga diusir) Adakah saran dan tips supaya keberadaan ahwat yang berhijab hitam2 dan bercadar bisa dipahami dan tidak dicitrakan negatif dengan pikiran yang macam-macam seperti aliran hitam, ninja, teroris dll... serta dakwah dapat diterima dengan baik di masyarakat, tanpa ada prasangka yang macam2. atas nasihatnya saya ucapkan jazakumullah khoir. ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Check out the new improvements in Yahoo! Groups email. http://us.click.yahoo.com/Lik1AB/fOaOAA/i1hLAA/TXWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> SALURKAN BANTUAN ANDA UNTUK KAUM MUSLIMIN YANG TERKENA MUSIBAH GEMPA DI DAERAH YOGYAKARTA DAN SEKITARNYA KEPADA LEMBAGA AMAL YANG TERPERCAYA -------------------------------------------- Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] -------------------------------------------- Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
