Subhanallah, alhamdulillah...
Hati saya demikian bahagianya melihat besarnya respon dari antum. Lega
rasanya mendapatkan penguatan dan pencerahan. Insya Allah ini menjadi
bekal buat saya pribadi khususnya untuk menangkis syubhat-syubhat yang
gencar mereka gaung-gaungkan.
Saya hanya bisa mengucapkan semoga Allah membalas kebaikan antum
dengan balasan yang lebih baik.

Saya pun sebenarnya sudah memahami tentang hal ini. Saya lemparkan
topik ini semata-mata untuk mencari tadzkirah supaya hati ini tenang.
Memang, manhaj salaf adalah manhaj yang haq. Harusnya mereka
bercermin, kenapa Rosululloh Shollallohu 'alaihi wa sallam waktu itu
gak buat partai saja untuk menegakkan Islam, menandingi kuffar? Apakah
Rasulullah  Shollallohu 'alaihi wa sallam tidak faham kondisi
masyarakat waktu itu? Sekali-kali tidak. Rasulullah  Shollallohu
'alaihi wa sallam menjalankan dakwah atas dasar wahyu dari Allah.
Obyek yang pertama digarap adalah hati, menuntun hati supaya
mentauhidkan Allah saja. Hati yang bertauhid akan berdampak terhadap
amal perbuatan dan ucapan. Inilah yang menjadi landasan keberhasilan
dakwah sesungguhnya.  

Sungguh, mereka terlalu berani menempuh cara yang belum teruji
keberhasilannya. Malah beberapa contoh yang Abu Muhammad sebutkan
menambah panjang daftar kegagalan metode ini. Kira-kira kalau mereka
memenangkan pemilu 55% saja apakah otomatis berbanding lurus dengan
jumlah orang yang bertauhid? Otomatis menguasai hati-hati manusia?
Sementara kita tahu bahwa diantara suara itu diperoleh dengan cara
bathil seperti dengan cara dangdutan/joged bersama untuk menarik
simpati (lihat indeks berita detik.com 29 april 2007, kata kunci
search 'sms goyang'). Mereka mungkin tidak rido dengan hal ini
terjadi. Tapi apakah mereka mengambil manfaat darinya? Semoga mereka
bertaubat dari menempuh cara-cara kebatilan ataupun mencampur adukkan
yang haq dan yang batil.
 
Tanggapan lainnya masih saya tunggu. 

Abdul Basith
(alumni daurah B7 klebengan)

--- In [email protected], "Yulianto Abu Muhammad"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Wa'alaikumus salaam warohmatulloh wabarokatuh...
> 
> Mereka mengatakan:
> "Sebaliknya dakwah merekalah yang syumul, segala
> sisi/aspek kehidupan umat berusaha digarap sampai pada tahap dakwah
> mereka di tataran parlemen dengan dalih kalau dapat merebut kekuasaan
> maka akan mudah menegakkan kalimat Allah."
> 
> Kalau memang benar bahwa dengan merebut kekuasaan maka akan mudah
menegakkan
> kalimat Alloh, lalu mengapa dahulu Rosululloh Shollallohu 'alaihi wa
sallam
> menolak ketika hendak diberi kekuasaan oleh orang Kafir Quraisy?
> Juga mengapa dulu raja Habsyi (yang menyembunyikan keislamannya)
juga tidak
> mampu menegakkan kalimat Alloh padahal kekuasaan di tangannya? (dia
adalah
> seorang raja. Melalui wahyu Nabi dikabarkan bahwa raja Habsyi ini telah
> masuk Islam akan tetapi menyembunyikan keislamannya, dan ketika ia
wafat,
> Rosul shollallohu 'alaihi wa sallam dan para sahabatnya mensholatkan
secara
> ghoib).
> Juga raja Romawi yang ketika menerima surat dari Rosululloh shollallohu
> 'alaihi wa sallam kemudian hatinya bergetar mengakui kerosulan
beliau, tapi
> tatkala disampaikan kepada pendetanya usulan beliau bagaimana jika
mereka
> mengakui kerosuluan Nabi shollallohu 'alaihi wasallam, namun
pendeta-pendeta
> itu berhamburan, dan akhirnya raja Rum itu berkata bahwa ia hanya
menguji
> keimanan pendeta-pendetanya. Padahal kalau memang benar kekuasaan dapat
> meninggikan kalimat Alloh, ketika hati raja Rum itu bergetar,
harusnya bisa
> dong dia paksakan pendetanya maupun rakyatnya untuk masuk Islam?
> 
> Sejarah ini telah membuktikan bahwa kekuasaan bukanlah jalan utama dalam
> menegakkan kalimat Alloh.
> 13 tahun Nabi Shollallohu 'alaihi wa sallam berjuang dengan dakwah
Tauhid.
> Apakah mereka lupa hal ini? Ataukah akan mereka katakan bahwa 13
tahun itu
> Nabi tanpa action?
> 
> Sayangnya mereka tidak memperhatikan betul-betul firman Alloh dalam
surat
> An-Nuur ayat 55, karena di sana Alloh telah berikan janji-Nya yang
tentunya
> disertai dengan syarat-syarat yang harus kita penuhi. Sudahkan
mereka penuhi
> syarat itu? Lalu mereka mimpi bisa berkuasa dan menegakkan kalimat
Alloh??
> 
> Wassalaam,
> 
> Abu Muhammad


Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : http://www.assunnah.or.id/ragam/aturanmilis.php 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke