Sebagaimana Syaikh Al ALbany ketika ditanya apa yang anda lakukan terhadap umat 
ini. maka beliau menjawab, apa yang kami lakukan adalah sebaik-baik perbuatan. 
Kami menunjuki manusia dengan sunnah dan seterusnya saya lupa...

La koq bisa, apa kita akan membiarkan manusia berbuat syirik, bid'ah sementara 
tujuan kita diciptakan oleh Allah adalah untuk beribadah kepada-Nya.

Sedangkan kita menyeru kepada tauhid agar Allah satu-satunya Dzat yang wajib 
diibadahi, apakah itu bukan sebaik-baik perbuatan.

Tanyakan kepada mereka apakah mereka paham makna syahadat, rukunnya, 
syarat-syaratnya, konsekuensinya. Tanyakan apa macam-macam syirik..., tanyakan 
pembatal-pembatal keislaman. Tanyakan Allah ada dimana..., mereka paham nggak.

Padahal kita masuk Islam gerbang pertamanya adalah syahadat..., lalu bagaimana 
mereka akan menjalani kehidupan kalo kita tidak paham tauhid.

Jangan heran akh, hati mereka sudah tertutup subkhat yang hebat. Mungkin akhi 
pernah membaca buku kasfus syubkhat oleh Syaikhul Islam Muhammad Bin Abdul 
Wahab.

Syaikhul Islam Ahmad bin Taimiyah pernah menasehati muridnya Imam Ibnu Qoyyim 
agar menjadikan hatinya seperti kaca tidak seperti busa. Kotoran-kotoran akan 
mudah nyangkut pada busa namun lebih sukar pada kaca. Begitulah kotoran-kotoran 
hati.. akan mudah nyangkut kalo hati kita seperti busa.

Mungkin akhi pernah tahu dulu para ulama menghindari berdebat masalah agama 
dengan ahlul bid'ah karena khawatir syubkhat mereka masuk ke dalam hati. 
Wallahua'lam.

-Abu Ilyassa-


Muhammad Haryo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
kalau dibalik pertanyaannya bagaimana ::

dakwah mereka tidak syumul, karena mengabaikan masalah tauhid. Padahal ini
masalah yang paling utama untuk diperhatikan, karena semua dakwah para Nabi
& Rasul dimulai dari at-Tauhid, baru ke yang lainnya.

--
Muhammad Haryo


On 5/7/07, Abdul Basith <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
>
> Ikhwan fillah.
> Dari beberapa interaksi dengan kawan2 dari IM, terkesan bahwa dakwah
> salaf tidak syumul/menyeluruh, tidak menyentuh seluruh aspek kehidupan
> melainkan hanya melulu membahas tauhid saja, atau dengan kata lain,
> ngaji..ngaji..dan ngaji terus. Kapan action-nya? Begitulah yang saya
> tangkap dari mereka. Sebaliknya dakwah merekalah yang syumul, segala
> sisi/aspek kehidupan umat berusaha digarap sampai pada tahap dakwah
> mereka di tataran parlemen dengan dalih kalau dapat merebut kekuasaan
> maka akan mudah menegakkan kalimat Allah.
>
> Apakah benar demikian adanya?
>
> Mohon pencerahan dari rekan2 faham tentang hal ini supaya saya tidak
> terhindar dari fitnah.
> Atas respon dan jawaban antum saya doakan jazaakumullahu khairal jazaa'
>
> Wasssalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
>
> Ibni Abi Luqman Ad-Dimaa-i, bi Jaawil Wustho



---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
Check outnew cars at Yahoo! Autos.


Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : http://www.assunnah.or.id/ragam/aturanmilis.php 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke