Wa'alaykumussalamu Warahmatullahi Wabarakatuh Alhamdulillahirabbil 'alamin, ash-shalaatu wassalamu 'ala rasulillah.
Apa yang ukhti Desi sampaikan, perlu diurai agar lebih jelas. --- In [email protected], Desi Kusrini <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > saya kan baru belajar kajian salaf, ada teman saya katanya, dia kecewa sama saya, ===> Kita perlu teliti, atas dasar apa dia kecewa dengan ukhti? Masalah pribadi, ataukah perubahan/perbaikan yang ada pada ukhti setelah ngaji di pengajian salafy? --------------------- katanya jangan cuma ikut salafy, coba teliti juga kelompok lain, katanya kelompok lain juga punya dalil. ==> Jika ini jawaban pastinya, walhamdulillah.. Sesungguhnya kalimat ini terlontar dari orang yg mempunyai salah faham dengan manhaj salafy. Pendeknya, pemahaman/ilmu dia ttg manhaj ini masih sedikit. Masih sedikitnya ilmu ttg sesuatu menyebabkan kecenderungan salah dalam menilai secara komprehensif. ==> Benar, semua punya dalil. Bahkan JIL, Syiah, Lia Aminudin, bla bla bla punya dalil juga. Tapi dalil yg mana? Maka Syiah dan (mayoritas) kelompok sesat lainnya akan menjawab: Al Qur'an dan As Sunnah. Kita katakan, "Al Qur'an dan Assunnah yg mana? Atas pemahaman siapa kita akan memahaminya? Bukankah Anda (wahai syi'i) punya pemahaman sendiri atas al qur'an dan assunnah? Bukankah Anda (wahai haruri) punya pemahaman sendiri atas al qur'an dan assunnah? Bukankah Anda (Wahai ahlul ahwa wal bida') punya pemahaman ttg keduanya atas dasar kepala masing2?". Allahul Musta'an.. Ada berapa kepala di ummat ini kalau tiap kepala kaum muslimin memahami dan mengamalkan Al Qur'an dan Assunnah menurut pemahaman dan pengamalan masing2? Kita katakan kepada mereka, "Qul haatu burhanakum in kuntum shadiqin!". Ikhwani fiddin, agama ini sanad. Di bawa oleh orang2 yg tsiqah (ulama rabbaniy). Bukan dibawa kaum juhala, tukang ta'wil dan pengekor hawa nafsu. ----------------------------- terus katanya jangan hanya terpaku pada satu kelompok, saya jadi bingung, terus setiap kelompok itu punya kelemahan dan gak ada yang mashum kecuali Rasulullah. ===> Ikhwati fiddin,.. Fa'lam, jk yg dimaksud adalah kelompok (hizb) yg masing2 membangga-banggakan diri dan taqlid pada pemahamannya padahal ada diatas kesesatan (laysal bashirah/assunnah), maka jelas bagi kita hujjah hadits Irbadh bin Sariyyah radliyallahu 'anhu; Gigitlah ia (sunnah Nabi shallallahu 'alayhi wassalam dan sunnah khulafa' ar rasyidun al mahdiyyun) dg gigi geraham, dan TINGGALKAN GOLONGAN2 YANG ADA. Lakinna,... Firqah (kelompok/pecahan) yg ada akan masuk Neraka semua kecuali satu; Al Jama'ah. MAka wajib atas kita menetapi al Jama'ah. Jika nama ini disanding dg sebutan firqah, maka al Jama'ah adalah al Firqatun Najiyah. Ath-thaifah al manshurah. Maka, sesungguhnya bagi siapa yg menetapi assunnah (nabi dan para shahabatnya ridlwanullah 'alayhim ajma'in) sungguh ia telah menetapi al jama'ah. Ay, firqatun najiyah. Benar, tiap firqah punya kelemahan. Bahkan tiap firqah adalah lemah (dan sesat). Kecuali firqah mubarakah assalafiyyah (al Jama'ah). Alhamdulillah, Allah telah jadikan firqah ini ada sepanjang peradaban hingga waktu yg Allah tentukan tiba. Salafiyyah (al Jama'ah) dibawa dan dibela oleh2 ulama. Bukan oleh orang2 jahil yg hanya bermodal semangat namun kering ilmu. Mereka berteriak di jalanan; tidak tua, tidak muda; tidak kecil, tidak besar; tidak laki- laki, tidak perempuan; tentang Jihad. Bahkan mereka sebut perbuatan mereka (berteriak2 di tengah jalan) sebagai jihad fi sabilillah!!! Allahul musta'an! Ilmu macam apa itu? Ulama mana yg ngajari berteriak2 di jalan adalah Jihad?! Allahu Akbar, apakah al Imam Asy Syafi'i yang mengajari? Al Imam ats Tsauri? Al Imam Ibnu Ishaq? Al Imam Ahmad? Al Imam ... ?? Jika mereka (para aimmat al muslimun) rahimahumullah yg mengajarinya, ada di kitab mana?! Tidak, imam2 ahlul hadits tak ada yang mengajari tentang hal itu. Bahkan imam2 ahlul hadits adalah ulama yg paling gigih dan fakih dg assunnah. Lalu, jika begitu.. Apakah ada cela dalam perkara mengikuti assunnah rasulillah ini -sesuai bimbingan ulama? Sesungguhnya permasalahan ini luas. Ana sarankan, mari kita lebih giat dalam menghadiri majlis ilmu utk menuntut ilmu syar'i. ----------------------------- > makanya katanya jangan cuma ikut salafy aja, ikut kelompok lain juga biar kita tau mana yang memiliki penyimpangannya, itu gimana ya? ==> Mau ikut yg mana lagi? Justru jk kita ta'lim dg rutin dan benar (ta'lim bermanhaj salafy), insya Allah akan kita ketahui mana yg sesat dan mana yg tidak. Insya Allah, ukhti... Iya jika kemudian Allah memalingkan/menyelamatkan kita dari kesesatan, namun jika saat "kita ikut kelompok lain juga biar kita tau mana yang memiliki penyimpangannya," lalu Allah matikan hati kita dari hidayah-Nya?! Maka kenalilah kebenaran, niscaya engkau akan mengenal ahlinya. ---------------------------- > katanya juga daripada kita ngebahas tentang kelompok mendingan yang tentang israel itu katanya, dia sakit hati kalo IM, salafy, MMI dan yang lainnya bila dijelekin, dan lebih sakit hati dengan yahudi dan israel. jadi mendingan kenapa gak ngebahas yahudi itu? jadi gimana ya? ==> Walhamdulillah... yaa ukhti, untuk ngebahas apa yg dia mau, maka kita WAJIB berilmu. Bahkan utk membahas segala sesuatu, maka wajib atas kita mengilmu sgl sesuatu tsb yg akan kita bahas. Apalagi jika hal tsb adalah permasalahan yg besar lagi khusus. Tentu ulama lebih berhak membahasnya. Jika kita tidak mempunyai ilmu (pengetahuan) ttg apa yg kita bahas, maka tawaqquf adalah ilmu (pada saat itu). Kita katakan, bahwa kritikan dan nashihat kita kepada orang2 yg menisbatkan diri mereka ke IM, MMI, dll adalah sebagai bentuk UKHUWWAH berdasarkan cinta karena Allah dan diatas cinta Allah. Apakah kita akan membiarkan saudara2 se-iman kita tersesat? Dusta! Jika kita jawab, "Iya". Sebab seorang muslim adalah orang yang akan memberikan sesuatu yg dicintainya agar juga dimiliki oleh saudaranya. Maka ayyuhal ikhwah, adakah yg lebih kita cinta selain hidayah 'ala manhaj assalafiyyah ini? Da'wah...! Da'wah...! Da'wah...! Basy-syiru walaa tunaffiru... Allahu A'lam. Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh Abu Nidia Syawwal 1399 P.s. Sesungguhnya penampakkan penyelisihan ahlussunnah thd Yahudi dan Nashara adalah penampakkan yg sesuai assunnah. Bahwa Nabi selalu menyelisihi yahudi dalam segala hal (spt bg laki2; potong kumis, pelihara jenggot), bahwa Nabi selalu melaknat dan mendoakan kecelakaan/kejelekan bagi orang kafir (yg ada dikuburan) saat beliau shalallahu 'alayhi wassalam melewati kuburan mereka. Maka, terkesan "diam"-nya kita thd yahudi dan nashara saat ini, adalah kesan yg salah besar yg ditangkap orang2 jahil. "Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia; ketika mereka berkata kepada kaum mereka: "Sesungguhnya kami berlepas diri dari kamu dan dari apa yang kamu sembah selain Allah, kami ingkari (kekafiran)mu dan telah nyata antara kami dan kamu permusuhan dan kebencian buat selama-lamanya sampai kamu beriman kepada Allah saja. Kecuali perkataan Ibrahim kepada bapaknya:"Sesungguhnya aku akan memohonkan ampunan bagi kamu dan aku tiada dapat menolak sesuatupun dari kamu (siksaan) Allah". (Ibrahim berkata): "Ya Tuhan kami, hanya kepada Engkaulah kami bertawakal dan hanya kepada Engkaulah kami bertaubat dan hanya kepada Engkaulah kami kembali," (Terj. Al Quran, surah Al- Mumtahinah (60), ayat: 4). Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : http://www.assunnah.or.id/ragam/aturanmilis.php Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
