memang susah ukhti, tapi inilah kenyataan yang harus dihadapi, bagaimana 
hubungan dengan allah dan hubungan dengan manusia harus seimbang ..
kalau yang mengundang teman kantor, bisa 1000 alasan kita kemukakan untuk tidak 
menghadiri undangannya, tetapi jika yang hajatan tetangga rumah (muslim atau 
non muslim)??? hajatannya disamping rumah, yang mau ga mau musiknya juga 
terdengar, belum lagi kalau yang berhajatan mau nitip sesuatu di rumah karna 
rumahnya digunakan untuk hajatan ..
dulu ketika saya bujangan, saya adalah seorang yg eklusiv, ada tetangga yg 
hajatan, saya ngabur entah kemana, bilang aja ada urusan, tapi kalau sekarang, 
sudah berumah tangga, bisa aja sih kita ngabur untuk menghindari hal tersebut, 
tapi bagaimana dengan keluarga kita ??
inilah kenyataan yang harus dihadapi, bagaimana berdakwah tanpa membuat mereka 
tersinggung, tanpa membuat kita di anggap eklusif, tidak bersosial, dan 
cemoohan yg lain ..
maaf, tetapi inilah yang saya alami sekarang .. kita harus membuka mata bahwa 
masyarakat masih banyak yang belum siap menghadapi tuntunan islam secara 
keseluruhan

allahu musta'an


----- Original Message -----
From: Dian Ambarawati
To: [email protected]
Sent: Thursday, October 23, 2008 3:07 PM
Subject: Re: [assunnah] Tanya: Menghadiri undangan pernikahan non muslim

Wa'alaykumussalam warohmatulloohi wabarokaatuh.

Kalo ana, jangankan non muslim... untuk memenuhi walimahan muslim yang 
kebanyakan gak syar'i aja rasanya gerah bangets.. alias bikin sesak di hati...
apalagi hadir dalam walimahan non muslim yang otomatis akan ada :
1. Ikhtilat
2. Musik
3. makanan yang belum tentu terjamin halalnya.
4. gerah dengan busana2 yg dikenakan para wanita yg ber tabarruj..
5. belum lagi adat istiadat pernikahan yg dpt mengikis tauhid kita (kalo ada.. )
etc..etc...

klo ana, dah beberapa kali gak dateng... tapi telpon sang pengantin.. bilang 
aja gak bisa dateng. Beres toh? paling cuma dibilang "Sombong..."
Kalo udah begini... kembalikan ke hadist yang menyatakan bahwa pengertian 
sombong itu kalau tidak mau menerima kebenaran...
kembalikan lagi apa pengertian silaturahmi dalam Islam.
dan bagaimana sebaiknya bermuamalah..

Berat memang, apalagi mereka pernah menjadi sahabat dekat ana di jaman 
jahiliyah dulu..
Tapi akan jauuuh lebih berat saat kita tidak menjaga Allah..

Wassalamu'alaykum warohmatulloohi wabarokaatuh.


--- On Thu, 10/16/08, Khalid <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Khalid <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [assunnah] Tanya: Menghadiri undangan pernikahan non muslim
To: [email protected]
Date: Thursday, October 16, 2008, 7:54 PM

Assalamu a'laikum warahmatullahi wabarakatuh

Ikhwanifillah. Ana diundang temen kerja yang non muslim untuk menghadiri
pernikahannya.
Bagaimanakah hukum menghadiri walimah nikah non muslim?
Adakah teman2 yang mempunyai pengalaman dalam mensikapi hal ini?

Sukron
Wassalam
Khalid

------------------------------------

Website anda http://www.almanhaj.or.id
Download MP3 -Free kajian Islam- http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/aturanmilis/
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke