Wa'alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh,
Perkenankan saya memberi tambahan bahan perenungan kepada Saudaraku
Revaldo.
1/ Kita sama-sama tahu bahwa segala perbuatan dinilai dari niatnya.
Kita diajarkan untuk ikhlas berniat mencari karunia dan keridhaan
Allah subhanahu wa ta'ala.
2/ Puncak tujuan bagi setiap muslim ialah kehidupan di negeri akhirat.
Kehidupan di dunia ini hanyalah mencari bekal untuk kehidupan
berikutnya. Namun demikian, kehidupan di dunia itu kenyataan yang kita
jalani sehari-hari sehingga Allah subhanahu wa ta'ala tidak
menginginkan kita sengsara atau kita diberi hak untuk menikmatinya
sepanjang mengikuti ketentuan-Nya.

"Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu
(kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu
dari (kenikmatan) duniawi. Dan berbuat baiklah (kepada orang lain)
sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu. Dan janganlah kamu
berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai
orang-orang yang berbuat kerusakan". (QS 28. Al Qashash [28]:77)

3/ Kita dituntut berusaha keras untuk mencapai apa yang bermanfaat
bagi kita sambil senantiasa memohon pertolongan kepada Allah subhanahu
wa ta'ala.

"Artinya : Berupaya keraslah untuk mencapai apa yang bermanfaat bagimu
dan mohonlah pertolongan kepada Allah serta janganlah kamu lemah. Jika
kamu tertimpa sesuatu, janganlah kamu berkata : Andaikan aku berbuat
demikian, tentu akan terjadi demikian dan demikian. Akan tetapi
katakanlah : Allah telah menakdirkan (ini). Allah melakukan apa yang
dikehendakiNya. Karena, kata "andaikan" membukakan pintu perbuatan
syaitan". [Hadits Riwayat Muslim dalam shahih-nya]

4/ Tujuan bersekolah semakin tinggi antara lain ialah: (a) makin
banyak ilmu yang dapat dimanfaatkan; (b) makin besar peluang kerja dan
makin besar peluang penghasilan yang akan diperoleh; dan yang tidak
boleh dilupakan karena justru tujuan yang seharusnya ialah (c) makin
bijak sehingga makin tunduk, patuh, dan taat kepada Allah subhanahu wa
ta'ala.
5/ Apabila tujuan bersekolah semakin tinggi hanya untuk mencari dunia,
alangkah sayangnya karena Allah subhanahu wa ta'ala menganggap sebagai
kesia-siaan dan tidak memperoleh kenikmatan kekal di negeri akhirat.
6/ Rencana Anda mulia. Mestinya rencana Anda tidak tergolong cinta
dunia. Apabila ingin mandiri, perlu meyakinkan orang tua bahwa
kewajiban beliau untuk membiayai sekolah telah selesai setelah Anda
lulus S1 dan untuk selanjutnya, Anda berusaha mandiri.
7/ Kematangan jiwa dan pengalaman lebih mantap apabila melanjutkan
pendidikan ke S2 setelah bekerja. Namun perlu upaya jauh lebih besar
dibandingkan apabila langsung melanjutkan S2 setelah lulus S1.
Sebabnya ialah karena Anda juga bekerja atau bahkan mungkin juga telah
berkeluarga.

Semoga Allah subhanahu wa ta'ala memberi kemudahan pada langkah Anda.
Wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Abu Farhan


--- In [email protected], "Revaldo Zen" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
> 
> Kepada rekan-rekan assunnah saya mau bertanya:
> 1. Saya merupakan mahasiswa S1, dan Insya Allah sebentar lagi saya
lulus. Orang Tua saya menginginkan saya mengambil S2, sementara saya
berfikir hal itu merupakan terlalu cinta kepada harta, karena niat
orang tua saya menyekolahkan saya supaya saya mendapat gaji yang besar
setelah lulus. Saya berniat untuk bekerja terlebih dahulu kemudian
menikah dan setelah itu jika ada biaya saya mau untuk S2. apakah hal
tersebut termasuk cinta kepada dunia? atau cara berpikir saya yang
salah? karena itu juga merupakan permintaan orang tua, ya saya sebagai
anak harus menurutinya. apa yang harus saya lakukan. mohon diberikan
penjelasan
> 2. Saya meminta kepada rekan Assunnah bagaimana sikap kita dalam
menyikapi Dunia, apakah kasus saya diatas termasuk berlebih-lebihan
dalam dunia. mohon penjelasannya
> 
> Atas perhatiannya terima kasih, Jazakullah Khairan
> 
> Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

------------------------------------

Website anda http://www.almanhaj.or.id
Download MP3 -Free kajian Islam- http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/aturanmilis/
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke