Sedikit mengoreksi ya akhi,

"...4. beda orang islam dengan orang kafir adalah di tauhid ubudiyah (dari
segi peribadatan),* karena orang kafir mengakui tauhid uluhiyah*
(meyakini Allah sebagai maha pencipta dan sebagainya)..."

Tauhid 'ubudiyyah (peribadatan) itu *sama dengan* tauhid uluhiyyah. Yang
diakui oleh orang kafir (Termasuk kafir Quraisy Mekkah) itu adalah *tauhid
rububiyyah*, dengan pengertian sebagaimana yang antum sebutkan (meyakini
Allah sebagai maha pencipta dan sebagainya).

*Baarokaallohu fiika*.

*Wallohu a'lam*.


Pada 19 November 2008 21:30, Adhitya <[EMAIL PROTECTED]> menulis:

>   Wa'alaikumsalam warohmatullahi wabarokatuh
>
> Masjid adalah baitullah bukan baitu (rumah) firqoh, baitu tareqot dan
> lain-lain, jadi antum boleh/bisa sholat disana asal masjid tersebut
> tidak ada kuburannya di dalamnya.
>
> mengenai tauhid asma wa sifat, lebih baik antum mengerti apa itu
> 1. aqidah, aqidah itu adalah suatu dasar/tiang dari dari sebab suatu
> perbuatan, dan aqidah tidak didahului oleh segala perbuatan atau ibadah.
>
> 2. dan perpecahan umat Islam adalah dari perbedaan dari sisi aqidah.
>
> 3. salah satu aqidah ahlusunnah waljamaah yaitu menetapkan tauhid
> menjadi 3 yaitu tauhid uluhiyah, ubudiyah, dan asma wasifat tanpa
> mengganti/merubah, mempertanyakan bagaimana dan menguranginya.
>
> 4. beda orang islam dengan orang kafir adalah di tauhid ubudiyah (dari
> segi peribadatan), karena orang kafir mengakui tauhid uluhiyah
> (meyakini Allah sebagai maha pencipta dan sebagainya)
>
> 5. perpedaan aqidah adalah perbedaan dalam menetapkan tauhid asma wa
> sifat salah satunya.
>
> jadi orang/kelompok yang berbeda dalam hal tauhid asma wa sifat tidak
> digolongkan syirik, namun aqidah mereka rusak, dan mereka tergolong
> dalam 72 golongan yang masuk neraka "sementara".
>
> Wallahu'alam bi showab
>
> mohon koreksi jika ada yg salah
>
> Adhitya Ramadian (Abu Tanisha)
>
> ---
>

Kirim email ke