Al-akha Abu Fatih benar!

Tauhid Ubudiyah sama dengan tauhid Uluhiyyah.  Kadang-2 ulama memakai term 
Ubudiyah, yang paling sering ana jumpai banyak memakai term Uluhiyah.

Tauhid Uluhiyyah tidak sama dengan Tauhid Rububiyah.
Jadi yang benar adalah:

4. beda orang islam dengan orang kafir adalah di tauhid ubudiyah atau tauhid 
Uluhiyah (dari
segi peribadatan) , karena orang kafir mengakui (dan beriman) akan tauhid 
Rububiyah (bukan tauhid uluhiyah)
(meyakini Allah sebagai maha pencipta dan sebagainya)

Point yang ke-5,  
Memang benar mereka yang menyimpang tidak digolongkan syirik (besar) yang 
mengakibatkan mereka keluar dari Islam (kafir), bilamana peyimpangan tidak 
jauh, contohnya:
Kullabiyyah, Asya'irah, dan Maturidiyyah

Sedangkan mereka yang tergolong pada:
Mu'tazilah, Jahmiyyah, Qadariyyah, Qarramitah, Murji'ah dan semisalnya, 
Firqoh-2 diatas ini memerlukan penyimakan terhadap individu lebih jelas dan 
dekat.  Memang kita tidak boleh men-Stereotype, semuanya termasuk pelaku syirk 
akbar atau kafir aqidah yang keluar dari Islam.  
Contoh:  Jahm ibn Safwan, orang pertamanya, yang dihukum mati oleh pemerintah 
Abbasiyyah, dan para ulama diwaktu itu sepakat akan benarnya tindakan penguasa 
itu.  Ini menunjukkan bahwa kesesatan dan kafirnya yang nyata telah diketahui 
oleh halayak dikalangan para ulama dan penguasa, akibatnya darahnya halal 
ditumpahkan, tapi pengikut dan pemeluk firqoh jahmiyyah yang lain baik di era 
itu maupun belakangan tidak dihukumi sebagai orang-2 yang keluar dari Islam.

Wallaahu'alam bishowab.

perlu ana perjelas tentang hukuman mati diatas.  Tindakan untuk menghukumi itu 
bukanlah tindakan yang bisa dilakukan oleh perorangan, kelompok ulama ataupun 
asatidz, ormas, kesepakatan para kyai setempat, dan seterusnya.  Tapi tugas dan 
hak ini adalah berada ditangan umaro' (penguasa).

Tapi malangnya yang terjadi di negeri-2 Islam sekarang malah sebaliknya, itulah 
akibatnya bila mengaku-ngaku sebagai golongan Ahlus-Sunnah Wal Jama'ah, tapi 
mereka tidak memahami dan mengamalkan sebagaimana pemahaman dan pengamalan para 
sahabat al-kiram ridlwanallaahu'alayhim ajma'in terhadap syari'at yang mulia 
itu.
 
Itulah kesedihan dan kejahilan yang nyata akan keadaan mayoritas ummat Islam, 
akibatnya, kita semuanya merasakan kehinaan dan selalu tertindas oleh mereka.  
 
Siapakan mereka itu?  Kita semua siapa mereka itu.

Allaahu musta'an.

Wassalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh, ibnu alkherid 




________________________________
From: Haris <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Friday, December 5, 2008 4:04:27 AM
Subject: Re: [assunnah] Re: BEDA TAUHID ASMA WA SIFAT APA BISA SYIRIK AKBAR?


Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh
 
Afwan akhi,
 
Ada sedikit saja kekurangan untuk no. 3 mengenai pembagian tauhid, yang 
seharusnya adalah Tauhid Rububiyah, Uluhiyah dan Asma' wa Sifat. Jadi bukan 
tauhid Ubudiyah ya akhi..
 
kemudian no. 4, yang seharusnya adalah orang kafir mempercayai Allah sebagai 
pencipta alam semesta adalah dalam hal kerububiyahan- Nya (Allah sebagai 
pencipta alam semesta dan mahluk-Nya) bukan ke-uluhiyahan- Nya. Makna uluhiyah 
adalah meniadakan sesembahan2 yang lain dan menetapkan sesembahan yang haq yang 
berhak diibadahi dengan benar, yaitu ibadah hanya semata-mata kepada Allah, 
Ilah yang wajib diibadahi.
 
Demikian mohon maaf atas segala kekurangan
Wallahu a'lam
abu fatih
 
----- Original Message ----- 
From: Adhitya 
To: [EMAIL PROTECTED] s.com 
Sent: Thursday, November 20, 2008 12:30 PM
Subject: [assunnah] Re: BEDA TAUHID ASMA WA SIFAT APA BISA SYIRIK AKBAR?

Wa'alaikumsalam warohmatullahi wabarokatuh

Masjid adalah baitullah bukan baitu (rumah) firqoh, baitu tareqot dan
lain-lain, jadi antum boleh/bisa sholat disana asal masjid tersebut
tidak ada kuburannya di dalamnya.

mengenai tauhid asma wa sifat, lebih baik antum mengerti apa itu
1. aqidah, aqidah itu adalah suatu dasar/tiang dari dari sebab suatu
perbuatan, dan aqidah tidak didahului oleh segala perbuatan atau ibadah.

2. dan perpecahan umat Islam adalah dari perbedaan dari sisi aqidah.

3. salah satu aqidah ahlusunnah waljamaah yaitu menetapkan tauhid
menjadi 3 yaitu tauhid uluhiyah, ubudiyah, dan asma wasifat tanpa
mengganti/merubah, mempertanyakan bagaimana dan menguranginya.

4. beda orang islam dengan orang kafir adalah di tauhid ubudiyah (dari
segi peribadatan) , karena orang kafir mengakui tauhid uluhiyah
(meyakini Allah sebagai maha pencipta dan sebagainya)

5. perpedaan aqidah adalah perbedaan dalam menetapkan tauhid asma wa
sifat salah satunya.

jadi orang/kelompok yang berbeda dalam hal tauhid asma wa sifat tidak
digolongkan syirik, namun aqidah mereka rusak, dan mereka tergolong
dalam 72 golongan yang masuk neraka "sementara".

Wallahu'alam bi showab

mohon koreksi jika ada yg salah

Adhitya Ramadian (Abu Tanisha)

--- In [EMAIL PROTECTED] s.com, topan sakti <topan_sekti@ ...> wrote:
>
> Assalamualaikum
>
> afwan akh, ana ada beberapa pertanyaan, smoga ada ikhwan yg bisa
membantu menjawabnya
>
> Bagaimana jika kita salat pada masjid yg di situ dikhususkan sebagai
rumah suluk (tempat khusus peribadatan kaum sufi /tariqat) dimana
tidak ada masjid lain lagi di sekitar lokasi tsb. dengan pertimbangan:
>
> * Sudah dimaklumi bahwa aqidah mereka terutama pada asma wa sifat
berbeda dengan ahlussunah wal jamaah sehingga kita tidak tahu apa
mereka selamat dari bahaya syirik akbar atau tidak. Apa batasan
seseorang dinyatakan keluar dari islam atau belum apabila keliru dalam
tauhid asma wa sifat?
>
> Bagaimana cara memberikan penjelasan bagi mereka dengan bahasa
sederhana mengingat umumnya mereka adalah orang tua dan sangat taqlid
dengan guru mereka?
>
> mohon segera dijawab karena kondisi di lokasi baru tempat ana
bekerja seperti itu dimana lokasinya jauh dari keramaian (di sekitar
ladang minyak chevron)
>
> syukron,
>
> Assalamualaikum
 


      

Kirim email ke