Dalam kondisi yang ditanyakan, terdapat dua kemungkinan keadaan: 1. jika terjadi keraguan namun ada kecondongan kepada salah satu dari dua kondisi yang ia ragukan (Sujud sahwi setelah salam)
Dalilnya adalah sabda Nabi : وإذا شَكَّ أحدكم في صَلَاتِهِ فَلْيَتَحَرَّ الصَّوَابَ فَلْيُتِمَّ عليه ثُمَّ لِيُسَلِّمْ ثُمَّ يَسْجُدُ سَجْدَتَيْنِ *"Jika salah seorang dari kalian ragu dalam sholatnya maka hendaknya ia berusaha mencari yang benar (yaitu kecondongan yang lebih kuat-pent) kemudian ia sempurnakan sholatnya kemudian salam kemudian sujud dua kali" (HR Al-Bukhari no 392 dan Muslim no 572)* 2. terjadi keraguan namun ia tidak bisa merojihkan (tidak ada kecondongan) pada salah satu dari dua kondisi yang ia ragukan (3 atau 4 rakaat), maka sujud sahwi sebelum salam Dalilnya sabda Nabi : إذا شَكَّ أحدكم في صَلَاتِهِ فلم يَدْرِ كَمْ صلى ثَلَاثًا أَمْ أَرْبَعًا فَلْيَطْرَحْ الشَّكَّ وَلْيَبْنِ على ما اسْتَيْقَنَ ثُمَّ يَسْجُدُ سَجْدَتَيْنِ قبل أَنْ يُسَلِّمَ *"Jika salah seorang diantara kalian ragu dalam sholatnya dan ia tidak tahu sudah berapa rakaat ia sholat, apakah tiga atau empat rakaat maka hendaknya ia membuang keraguannya tersebut dan dia bangun sholatnya di atas yang dia yakini (yaitu jumlah rakaat yang terkecil karena itulah yang sudah pasti-pent) kemudian ia sujud dua kali sebelum salam" (HR Muslim no 571)* * * Adapun keraguan yang tidak perlu diperhatikan (yaitu tidak perlu sujud sahwi) adalah jika hanya merupakan was-was, atau terlalu sering (yaitu selalu muncul setiap sholat), atau muncul setelah selesai sholat. Bersumber dari blog ustadz Firanda<http://www.firanda.com/index.php/artikel/fiqh/62-ringkasan-hukum-sujud-sahwi> . Semoga bermanfaat ... Pada 8 Desember 2011 09:15, Agus Wijaya <[email protected]> menulis: > ** > > > Tolong bantuannya, > > Ada teman bertanya, saat dia melaksanakan sholat yg 4 raka'at, dia lupa > apakah sudah 3 atau 4 raka'at. > > 1. apakah yg harus dilakukannya > > 2. apakah perlu sujud syahwi > > Tolong sertakan dengan dalil, karena email ini akan ana forward ke > ikhwan yg bertanya > > Jazakhallah khair > > Abu Nisa > > > -- “*Al-‘Ilmu Qoblal Qoul wal ‘Amal*” Ilmu Dulu Sebelum Berkata dan Berbuat
