Ma'af, ini sekedar berbagi berita saja ......

        
Rabu, 10/10/2012 14:12 WIB
Sudah Diautopsi, Penyebab Tewasnya Marcelo Usai Diimunisasi Masih Misteri       
             

    
    

                
                
          
       
    

                
        Jakarta
        Hasil autopsi terhadap Marcelo yang tewas setelah menerima suntikan 
imunisasi DPT Combo I di Puskesmas Tanjung Priok, telah RSCM sampaikan 
ke kepolisian. Namun, laporan hasilnya belum dapat diumumkan sehingga 
penyebab kematian balita berusia dua tahun tersebut masih jadi 
pertanyaan.

"Ya hasilnya sudah keluar dari RSCM, tapi belum bisa 
kita sampaikan sekarang," kata Kanitreskrim Polsek Tanjung Priok, AKP 
Sutikno, saat dihubungi, Rabu (10/10/2012).

Menurutnya hasil 
aotopsi belum bisa dipublikasikan karena kasus tewasnya Marcelo pada 
tanggal 28 September 2012 masih dalam penyelidikan. Petugas dari 
puskesmas Tanjung Priok dan orangtua Marcelo akan dimintai keterangan 
oleh Polsek Jakarta Utara.

"Sekarang untuk menindaklanjuti kami memanggil pihak puskesmas dan orangtua 
korban," ujar Sutikno.

Sutikno
 berjanji akan mengumumkan hasil otopsi tersebut untuk menguak misteri 
penyebab tewasnya Marcelo Kamis (11/10) besok. "Kami saat ini sedang 
melakukan pemeriksaan kembali. Hasil penyidikan ini akan kami sampaikan 
besok," ujar Sutikno.

Seperti diberitakan sebelumnya, Marcelo 
mengalami pembengkakan setelah menerima suntikan imunisasi jenis DPT 
Combo I. Saat ini hasil autopsi anak pasangan Hendra Wakim (23) dan 
Stefi Anastasia (19) tersebut dari RSCM sangat ditunggu oleh pihak 
keluarga.

Sumber 
http://news.detik.com/read/2012/10/10/141234/2059247/10/sudah-diautopsi-penyebab-tewasnya-marcel-usai-diimunisasi-masih-misteri


To: [email protected]
From: [email protected]
Date: Tue, 9 Oct 2012 08:17:30 -0700
Subject: Re: [assunnah] imunisasi dan vaksin pada bayi
















 



  


    
      
      
      Wa'alaykumsalam warahmatullahi wabarakatuh,Saya bukanlah seorang yang 
berprofesi sebagaimana disebutkan Bu Triana Susanti, bukan pula ulama.Pemberian 
vaksin dan imunisasi pada bayi memang menimbulkan kontroversi. Pro kontra 
terutama berkaitan dengan bahan dan proses pembuatan vaksin.Saya pribadi sangat 
bertanya-tanya tentang ini.
 Teori
  medis menyebutkan bahwa imunitas/kekebalan tubuh atas penyakit ada 2  
macam: alami dan buatan. Yang alami biasa dilakukan oleh "korps baret  
putih" [sebutan pribadi untuk menyebut leucocyt/sel darah putih].  
Sedangkan yang buatan melalui vaksin. Vaksin sifatnya khas/spesifik  
untuk tiap penyakitnya. Vaksin polio khusus untuk polio, vaksin  
hepatitis B ya untuk hepatitis B gabisa untuk hepatitis A, dst. Vaksin  
didapatkan dari darah seseorang yang telah berhasil melawan kuman  
penyakit tersebut. Vaksin diberikan sesuai jadwal. Ikatan Dokter Anak  
Indonesia (IDAI) menjadwalkan bayi yang baru lahir harus divaksinasi  
hepatitis B1 (HB1) dalam 12 jam setelah lahir, 1 bulan kemudian divaksin
  hepatitis B2 (HB2), 2 tahun kemudian divaksin hepatitis A (hepA),  
sebelum bayi keluar dari rumah bersalin/rumah sakit harus divaksin polio
  berlanjut  (vaksin polionya) pada bulan ke 2,4,6,18 dan umur 5 tahun, 
 umur 6 bulan harus vaksin HB3, bulan ke 9 campak-1 lanjut campak-2 umur
 6  tahun/kelas 1 SD, dst...



Hati ini bertanya, apa iya manusia  yang diciptakan Allah sebagai yang 
paling sempurna dan dalam kondisi  terbaik, ternyata selemah itu? 
Sehingga perlu di-back-up dengan vaksin  hasil karya manusia? Sasongko 
BawonoChakra Media Promosindo (Chakramedia)

     
   From: Triana Susanti <[email protected]>
 To: [email protected] 
 Sent: Tuesday, October 9, 2012 7:52 AM
 Subject: [assunnah] imunisasi dan vaksin pada bayi
   
















 



    
      
      
      







Assalamualaikum warohmatulloh wabaropkatuh 

   

Sesuai dengan subject saya bertanya adakah ikhwah sekalian
(profesi dokter /DSA/apoteker/bekerja di biofarma dll disini) 

Mengetahui kehalalan dari imunisasi dan vaksin yg diberikan
pada bayi 

Yang pernah say abaca vaksin y g tersertifikasi halal MUI
hanya vaksin untuk haji  

Sehingga dgn adanya hal ini muncul pro dan kontra ttng
pemberian vaksin dan imunisasi pada bayi 

   

jazakalloh 

   

Best Regards 

   

Triana
Susanti 

Engineering
Department 

PT. Batamec
Shipyard 

   








    
     











      

    
     

    
    






                                          

Kirim email ke