Wah.. kl jaman dulu saya ga tau pak..
ga mau ngebayangin juga... pasti ribet bgt..
kl skrg sih udah pake laser.. alatnya saya ga tau seperti apa, soalnya ditaro 
diruangan khusus, selain operator yg ganti2 filmnya ga boleh masuk,supaya bebas 
debu.. waktu itu saya ngerjain film independen yg berupa print 35mm, dan karena 
mau dibawa ke festival internasional, maka hrs diberi english subtitle..
kita cm masuk ke ruang buat ngetik subtitle nya buat confirm grammar dan 
timingnya.. gambarnya yg berupa positif seluloid (gambar dan suara) di playback 
di mesin editing platter Steenbeck.. Dari mesin itu dikeluarkan data frame 
count (atau feet and frame? sy tdk bgt memperhatikan), data ini jd semacam 
timecode buat dikirim ke komputer buat input teks subtitle nya.. film di 
steenbeck dijalankan, komputer akan mengikuti.. halaman demi halaman subtitle 
bakal ditampilkan sesuai timecodenya.. stlh confirm, lalu di print ke film dgn 
mesin laser td..
grup bioskop 21 yg punya fasilitas ini..

  ----- Original Message ----- 
  From: Winbert Hutahaean 
  To: [email protected] 
  Sent: Friday, January 23, 2009 2:06 PM
  Subject: Re: [avifans] Re: Problem menonton di bioskop



  >>>bening, muda, energik.. wangi.. moleeeuuuhh

  Dan...main game!...

  Bisa sih main game di rumah...tapi lebih seru kalau disorakin orang 
sebioskop..he...h.e..

  BTW, pa Iponxonik apa tahu ga, seperti apa alat utk meng-engrave subtitle 
pada print 35mm?  Sya membayangkan betapa kecilnya nya huruf yg dihasilkan dan 
harus sinkron dgn ucapan.

  Padahal kerjaan subtitling telah ada sejak tahun 1970-an saat komputer aja 
masih comodores 64 atau Radio Shack...kali..

  Gimana cara ngerjakannya jaman dulu ya?


  cheers,
  winbert


  Mencari Piringan Hitam (PH) Rock, Progressive, Metal, Blues, Jazz, Country, 
Pop, Punk, New Age, New Wave, dll? kunjungi www.piringanhitam.co.cc utk koleksi 
langka. List tersedia!!
    ----- Original Message ----- 
    From: Eep S. Maqdir 
    To: [email protected] 
    Sent: Friday, January 23, 2009 1:28 PM
    Subject: Re: [avifans] Re: Problem menonton di bioskop




    Tjipto Hendrawan wrote:
    > iya..
    > buat maniak bioskop seperti saya, tetap tidak ada bandingannya nonton di 
    > bioskop.
    > - siap2 pergi ke toilet, karena tidak mau nanti pas film lagi maen, 
    > penge
    > 
    > ada yang mau nambahin alasan lainnya?
    > hehehehe
    > ----------------------------------------------------------
    > Sewaktu ngantri tiket, seringkali mata disuguhkan dengan pemandangan yg 
bening2, wangi pulak .... :-)
    > 
    > Salam,
    > Tjipto Hendrawan

    naaah... setujuuuuuu
    bening, muda, energik.. wangi.. moleeeuuuhh
    wahahahahahah

    -- 
    Eep S. Maqdir
    --------------------------------
    www.eepinside.com, www.inifotoku.com
    YM: esmaqdir, Powered by Thunderbird & MacBook Pro



   

Kirim email ke