>>>>>Kata teman saya, di Belanda sampai sekarang masih begitu. pake waktu >>>>>istirahat di tenagh film.
Ga lah pak.... saya di Belanda bulan Nov lalu,d an cineplex di sana (Pathe groups) mutar terus sampai akhir tanpa jeda. Ada beberapa hal yg menyebabkan jeda tersebut di tahun 1970-an: 1. Rol berikutnya masih di bioskop lain (biasanya 1 film di break jadi 4-5 rol, di mana 2 -3 bioskop memutar dengan jarak 30 menitan) 2. Mendinginkan proyektor 3. Menggulung film, karena hanya 1 proyektor yg beroperasi. Sekarang dengan adanya transportasi yg lebih cepat,d an kopi film yg lebih banyak...maka tidak perlu lagi adanya jeda tersebut. Tapi.... kalau berbicara adanya jeda beroperasi toko di antara jam 1-4 sore...itu memang masih terjadi. Di beberapa toko Bandung, sampai dengan tahun 1990-an, toko masih tutup jam segitu untuk memberikan kesempatan kepada penajganya utk makan siang dan ...TIDUR!!!.. he..he... Tapi dengan sistem itu, toko lebih efisien karena hanya mengopreasikan 1 shift pekerja. hal ini bisa terjadi karena: 1. Para pekerjanya semua adalah orang sekeliling/belakang toko, sehiggga hanya hitungan menit utk p.p. toko-rumah 2. Orang Belanda memang mengenal istilah tidur siang 3. Penghematan (seperti yg disebut di atas). Sekarang dengan berubahnya jaman,d an tuntutan utk terus mencari uang (bukan lagi untuk mengisi kehidupan dan memenuhi standard hidup), maka toko buka sepanjang hari...bahkan sampai jam 11 malam. Selain itu, para pekerja toko sekarang tinggal jauuuuuuuuh dari toko sehingga perlu 1-2 jam utk p.p ...dan Belanda (sebagian tokonya) masih tetap menerapkan sistem break tengah hari itu...dan tetap hidup makmur.... he..he.... cheers, winbert Mencari Piringan Hitam (PH) Rock, Progressive, Metal, Blues, Jazz, Country, Pop, Punk, New Age, New Wave, dll? kunjungi www.piringanhitam.co.cc utk koleksi langka. List tersedia!! ----- Original Message ----- From: Daniel H.T. To: [email protected] Sent: Sunday, January 25, 2009 11:29 PM Subject: Re: [avifans] Re: Problem menonton di bioskop Sekarang, saya justru jadi malas nonton film di bioskop. Waktu di masih sekolah dan kuliah sangat rajin nonton. Hampir tidak ada film yang dilewati. Kecuali film2 drama romantis. Saya gak suka. Tapi, sejak sudah menikah dan kerja, jadi malas ke bioskop lagi. Apalagi sekarang sudah punya bioskop sendiri di rumah ... hehehe.... Apalagi filmnya hampir semua blu-ray.. Kalau nonton di bioskop, lihat gambarnya ... membuat selerah nonton menurun-- karena sudah terbiasa dgn gambar high definition. Rasanya bioskop hanya menang di ukuran layarnya. Jadi, sekarang hanya film2 tertentu saja yang saya nonton di bioskop. Misalnya, serial James Bond. Kalau saya tidak salah ingat, waktu masih kecil, bioskop pake jam istirahat. Jadi ketika film2 sudah diputar separohnya, pemutran dihentikan sekitar 10 menit. Istiraht, dan memberi kesempatan kepada penonton u/ ke toilet. Kata teman saya, di Belanda sampai sekarang masih begitu. pake waktu istirahat di tenagh film. Apakah benar demikian?
