numpang nimbrung yaaa om.....
setau saya memang bener......
setelah semua proses .......
balik nama di samsat tangerang......
buku BPKB di tulis ulang.......
untuk nama pemilik yg baru......
itu di lakukan di Komdak.......
di "Gedung Biru" yg di depan.....
jika om datang pagi hari.....
bisa selesai hari itu juga.....
jika om datang siang stlh .....
makan siang, biasanya..........
ke esokan harinya baru selesai.......
dan ingat tdk di pungut biaya........
smoga membantu........
*ngibrit full speed.com,until red lebel#
(^_^)***

--- On Thu, 8/14/08, Sukamto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Sukamto <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: RE: [baleno] Sharing Perpanjangan STNK 5 Tahunan
To: [email protected]
Date: Thursday, August 14, 2008, 8:33 AM










    
            

my silver (plat B - TANGERANG KOTA) rencana mo balik nama (expire

September ini.)



setelah urus segala macem di Samsat Tangerang kota .... katanya kita

masih harus mengajukan penulisan data baru di BPKB ke KOMDAK (Gatot

Subroto - Jakarta) lagi ?



apa emang harus gitu ? bukannya penulisan data baru BPKB bisa dilakukan

di Samsat Kota Tangerang ?



ada yg bisa kasih info ?



thanks

BCI 340











-----Original Message-----

From: Yasier [mailto:[EMAIL PROTECTED] com]

Sent: Wednesday, August 13, 2008 7:10 PM

To: [EMAIL PROTECTED] com

Subject: [baleno] Sharing Perpanjangan STNK 5 Tahunan



        Rekan2 yth,

        Saya hanya ingin sharing pengalaman mengurus perpanjangan STNK 5



        tahunan di SAMSAT Kebon Nanas Jakarta Timur. Terutama bagi

pemilik

        kendaraan yang baru pertama kali mengurus perpanjangan 5

tahunan.

        Semoga bermanfaat!



        Mobil saya baleno tahun 1998 yang habis STNK-nya pada tanggal 11



        Agustus 2008 kemarin.



        Pada hari Sabtu tanggal 9 Agustus sekitar jam 08.15 saya tiba di



        Samsat Kebon Nanas, Jaktim.

        Ternyata, seperti yang diinformasikan di beberapa milis benar

        adanya, sudah banyak sekali yang mengantri! (Sebenarnya saya

sudah

        diberitahu untuk datang pagi2 sebelum jam 8, namun karena masih

ada

        keperluan, saya jadi datang "agak" terlambat :-p). Sebagai

        informasi, khusus hari Sabtu, Samsat buka dari jam 8 pagi sampai

jam

        11 siang saja.



        Pertama-tama, karena ini merupakan perpanjangan 5 tahunan (ganti



        STNK dan No. Plat), maka harus dilakukan cek fisik, yakni

membawa

        mobil ke lokasi cek fisik (lewat jalan di sebelah kiri memutari

        gedung utama lewat belakang menuju ke sisi kanan) dan mengantri

di

        sana.



        Di sini saya melihat prosesnya yang cukup lama. Terlihat petugas



        lamban sekali melakukan penggosokan nomor rangka dan nomor mesin



        kendaraan yang mengantri di depan, sambil sesekali terlihat

        celingukan melihat orang-orang yang mengantri mobilnya untuk

dicek

        fisik. Dugaan saya benar, beberapa petugas nampaknya menunggu

        kesempatan untuk didekati oleh orang-orang yang masih mengantri

        dibelakang dan minta mobilnya dapat didahului untuk digosok.

Saya

        sempat melihat orang yang mengantri dibelakang minta didahulukan



        secara bisik-bisik, dan sang petugas dengan senang hati

melakukan

        penggosokan Nomor Rangka dan mesin tanpa peduli bahwa masih ada

        beberapa mobil di depan-nya yang belum digosok. Setelah selesai

        menggosok, saya meihat sendiri pemilik mobil di belakang

tersebut

        memberikan selembar uang 5 ribuan, namun sepertinya sang petugas



        merasa kurang, sehingga pemilik mobil menambahkan lagi selembar

5

        ribuan.



        Ketika giliran mobil saya di cek fisik (setelah menunggu sekitar

25

        menit), ternyata proses penggosokan nomor rangka dan mesin tidak



        lama kok. Hanya 5 menit saja. Setelah selesai, saya diberikan

lembar

        hasil cek fisik yang sudah ditanda-tangani petugas cek fisik,.

        Kemudian saya langsung masuk ke dalam mobil dan bersiap untuk

keluar

        dari lokasi cek fisik. Namun ternyata sang petugas dengan

terang-

        terangan meminta "uang lelah", dengan berkata "buat yang nggosok



        pak". Terus terang saya tidak tahu ketentuannya, apakah untuk

cek

        fisik terdapat biaya resmi/atau tidak. Saya beri dia selembar 5

        ribuan dan segera keluar dari lokasi tersebut.



        Setelah memarkir kendaraan di lokasi parkir Samsat, saya menuju

        loket pengesahan hasil cek fisik yang terletak di dekat lokasi

cek

        fisik. Lembar cek fisik beserta KTP asli pemilik mobil

dimasukkan ke

        dalam loket 4, dan setelah itu tinggal menunggu dipanggil. Di

        lokasi loket ini terdapat beberapa pengumuman yang menyatakan

bahwa

        proses pengesahan dokumen cek fisik paling lama adalah satu jam

        (Menurut saya ini suatu komitmen yang bagus dari pihak Samsat,

        sehingga mengurangi kemungkinan pemrosesan yang terlalu lama).



        Sekitar 25 menit, saya sudah dipanggil dan mendapatkan lembar

cek

        fisik yang telah disahkan (tanda tangan dan stempel resmi)

beserta

        KTP asli.



        Kemudian saya menuju gedung Utama Samsat untuk mengurus

perpanjangan

        STNK lebih lanjut. Yang perlu dilakukan adalah mengambil

formulir

        perpanjangan STNK, dan mengisinya sesuai dengan contoh yang di

        berikan di beberapa meja penulisan. Dalam proses ini, ada

beberapa

        orang yang mendekati saya dan menawarkan jasanya untuk

mempercepat

        proses pengurusan. Saya tolak dengan halus tanpa menanyakan

berapa

        biaya yang ditawarkan (karena biasanya mereka akan lebih getol

        menawarkan kalau kita terlihat berminat).



        Dokumen yang harus dimasukkan untuk pemrosesan (disusun

berurutan

        dari bawah ke atas dan di staples agar rapi):



        Formulir Isian Perpanjangan STNK

        1 Copy BPKB

        1 Copy STNK

        1 Copy PKB

        1 Copy KTP

        STNK Asli

        PKB Asli

        KTP Asli



        Ada tempat fotokopi di bagian belakang melalui loket-loket

        perpanjangan STNK Roda 4 (Biaya Rp.500 per lembar, saya sarankan



        semua dokumen di foto-copy terlebih dahulu sebelum ke Samsat).



        Proses sekitar 10 Menit



        Kemudian saya menuju bagian perpanjangan STNK Roda 4 (R4) yang

        terletak di sebelah kanan. Sesampainya di sana saya diminta

menekan

        tombol antrian dan mendapatkan 2 lembar nomor antrian, dan duduk



        menunggu panggilan.



        Setelah dipanggil (kira-kira 25 menit) saya serahkan dokumen

yang

        sudah tersusun rapi beserta satu lembar nomor antrian ke Loket

No.

        1. Setelah itu saya kembali duduk dan menunggu.



        Setelah kira-kira 20 menit, nomor antrian saya/nama pada STNK

        dipanggil dari Loket 2, dan mendapatkan form pelunasan

pembayaran

        PKB, yang terdiri atas:



        PKB : Rp.1.185.000

        SWDKLLJ : Rp. 143.000

        Biaya Adm STNK : Rp. 50.000

        Biaya Adm TNKB : Rp. 20.000



        Total Rp. 1.398.000



        Kemudian saya langsung menuju loket 3 (Kasir) tanpa mengantri

untuk

        melakukan pembayaran sejumlah di atas, dan diberikan lembar copy



        form pelunasan pembayaran PKB, dan kemudian kembali menunggu di

        kursi tunggu, untuk menunggu panggilan pengambilan STNK Baru.

(Saya

        dengar dari pemilik kendaraan lain, ada salah satu kasir

menawarkan

        untuk mempercepat proses dengan menyelipkan selembar uang 5

ribuan

        dibalik form pelunasan pembayaran, namun pemilik kendaraan

tersebut

        menolak)



        Kurang lebih 20 menit, saya dipanggil untuk mengambil STNK Baru.



        Setelah mendapatkan STNK Baru, saya kembali menuju ke arah

lokasi

        loket cek fisik, karena di dekat sana kita harus memproses nomor



        Plat Baru (s/d Agustus 2013)

        Kemudian saya serahkan STNK baru dan bukti pelunasa pembayaran

pada

        loket Nomor Plat, dan menunggu sekitar 10 menit saya telah

        mendapatkan Plat baru Baleno saya. Di sini juga terlihat

beberapa

        pemilik kendaraan yang menyelipkan selembar 5 ribuan, dan

terbukti

        lebih cepat mendapatkan nomor Plat baru disbanding saya.



        Setelah mendapatkan Plat nomor baru, saya pulang dengan

tersenyum.

        Jam menunjukan pukul 10.40. Ternyata tidak terlalu menyulitkan,

        meskipun prosesnya cukup lama (kurang lebih 2.5 jam) dan di

tengah

        pemrosesan banyak godaan dari orang-orang yang menawarkan jasa

        mepercepat pemrosesan.



        Mungkin kalau saya boleh berpesan di sini, kita jangan

membiasakan

        untuk memberi pembayaran selain yang resmi saja. Dalam kasus

saya,

        sebenarnya hanya sejumlah Rp. 1.398.000 saja yang menjadi

kewajiban

        pemilik kendaraan. Ada beberapa orang pemilik kendaraan yang

saya

        tanya/berkomentar bahwa kalau tidak diselipkan uang, prosesnya

lebih

        lama. Saya akui dan alami itu. Namun kita perlu juga memberikan

        pembelajaran kepada petugas loket bahwa sudah tidak jaman-nya

lagi

        mengharapkan tambahan "lain-lain". Mungkin ada yang berpikir "Ah



        cuma 5-15 ribu perak aja, gak masalah lah !" Namun itu akan

menjadi

        kebiasaan buruk, dan bukan tidak mungkin akan kembali seperti

dulu

        lagi, dimana setiap loket pasti ada "tarif" nya.



        Ok, demikian saja dari saya. Sekali lagi, semoga bermanfaat!



        Yasier







        



This e-mail is confidential and may contain legally privileged information. If 
you are not the intended recipient, you should not copy, distribute, disclose 
or use the information it contains. Please e-mail the sender immediately and 
delete this message from your system. E-mails are susceptible to corruption, 
interception and unauthorized amendment; we do not accept liability for any 
such changes, or for their consequences. You should be aware, that PT TITAN 
Petrokimia Nusantara might monitor your e-mails and their content.



[Non-text portions of this message have been removed]




      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke