Kalo baca artikel tsb kesimpulannya gak perlu PnP dong karena ukuran port 
standar bisa jadi udh maksimum, sedang permukaan yg kasar karena sengaja dibuat 
spt itu, plus permukaan kasar & halus gak beda.

Cmiiw ya....ikutan Om Lino......

Salam,
Eddie
BCI 241
  ----- Original Message ----- 
  From: [email protected] 
  To: Baleno Email 
  Sent: Tuesday, June 30, 2009 11:20 AM
  Subject: Re: Bls: [baleno] <SHARING> "The Port and Polishing Myth"




  Artina: PnP boleh aja, tapi gak perlu diperhalus... Krn gak guna... Gitu 
katanya... :)

  Cmiiw ajaaa...

  Ferry 431
  Powered by Telkomsel BlackBerry®



------------------------------------------------------------------------------
  From: robert marlino 
  Date: Tue, 30 Jun 2009 11:22:07 +0800 (SGT)
  To: <[email protected]>
  Subject: Bls: [baleno] <SHARING> "The Port and Polishing Myth"



  mantafff euuuyyy......
  terjemahan naaa......
  kamsia um ferry.....
  smuga membanthu.....
  buat konco2 BCI.....

  cmiiw, juga di sini.....




------------------------------------------------------------------------------
  Dari: Ferry-Gmail <[email protected]>
  Kepada: [email protected]
  Terkirim: Selasa, 30 Juni, 2009 09:37:36
  Judul: RE: [baleno] <SHARING> "The Port and Polishing Myth"



  Terjemahannya dibawah om….



  Cmiiw ajaaa……



  Ferry 431



  From: bal...@yahoogroups. com [mailto:baleno@ yahoogroups. com] On Behalf Of 
robert marlino
  Sent: Monday, June 29, 2009 12:57 PM
  To: bal...@yahoogroups. com
  Subject: [baleno] <SHARING> "The Port and Polishing Myth"








  thulong bantuin dunkzzzz.... .
  buathin terjemahan na......
  skedar nambah pengetahuan aje.....
  sual kebenaran na......
  terganthung tuner mesin masing2 yachhh....
  meth baca yachhh......

  cmiiw, thapi yachhh.....

  It is popularly held that enlarging the ports to the maximum possible size 
and applying a mirror finish is what porting is. 

  [Ferry's Reply >>>] Sudah sangat populer bahwa PnP itu adalah proses dengan 
memperbesar port ke ukuran maksimalnya dan menjadikan permukaannya halus 
seperti kaca.

  However that is not so. 

  [Ferry's Reply >>>] Tapi tidak selalu begitu.

  Some ports may be enlarged to their maximum possible size (in keeping with 
the highest level of aerodynamic efficiency) but those engines are highly 
developed very high speed units where the actual size of the ports has become a 
restriction. 

  [Ferry's Reply >>>] Beberapa Ports mungkin bisa dibesarkan sampai ukuran 
maximum nya (dimana ini diperlukan untuk menjaga keseimbangan dengan level 
tertinggi effisiensi Aerodinamis nya) tapi mesin2 tersebut telah dirancang 
sedemikian rupa dengan unit kecepatan yang sangat tinggi dimana ukuran Port 
yang sebenarnya ada batasan tertentu.

  Often the size of the port is reduced to increase power. 

  [Ferry's Reply >>>] Terkadang ukuran port diperkecil untuk menambah tenaga.

  A mirror finish of the port does not provide the increase that intuition 
would suggest. 

  [Ferry's Reply >>>] Halus dan mulusnya permukaan port tidak membuat 
penambahan tenaga seperti anggapan kita.

  In fact, within intake systems, the surface is usually deliberately textured 
to a degree of uniform roughness to encourage fuel deposited on the port walls 
to evaporate quickly. 

  [Ferry's Reply >>>] Pada kenyataannya, permukaannya memang sengaja dibuat 
dengan corak2 kasar yang seimbang supaya deposit bahan bakar pada dinding port 
dapat ber-evaporasi lebih cepat.

  A rough surface on selected areas of the port may also alter flow by 
energizing the boundary layer, which can alter the flow path noticeably, 
possibly increasing flow. 

  [Ferry's Reply >>>] Permukaan yang kasar pada beberapa area port dapat juga 
merubah saluran bahan bakar dengan member tenaga pada lapisan batas port, 
dimana hal ini dapat merubah jalur saluran bahan bakar, kemungkinannya 
mempertinggi aliran bahan bakar.

  This is similar to what the dimples on a golf ball do. 

  [Ferry's Reply >>>] Hal ini mempunyai mekanisme yang sama dengan permukaan 
bercorak (yang seperti lesung pipit) pada permukaan bola golf.

  Flow bench testing shows that the difference between a mirror finished intake 
port and a rough textured port is typically less than 1%. 

  [Ferry's Reply >>>] Alat Test untuk Aliran bahan bakar, menunjukkan bahwa 
perbedaan antara permukaan port yang halus seperti kaca dengan permukaan port 
yang kasar hanya kurang dari 1%.

  The difference between a smooth to the touch port and an optically mirrored 
surface is not measurable by ordinary means. 

  [Ferry's Reply >>>] Jadi perbedaan antara permukaan port yang halus dan 
seperti kaca, tidak dapat diukur dengan cara yang biasa.

  Exhaust ports may be smooth finished because of the dry gas flow and in the 
interest of minimizing exhaust by-product build-up. 

  [Ferry's Reply >>>] Saluran pembuangan, bisa dibuat halus, karena saluran ini 
adalah saluran bahan bakar yang sudah kering dan hal ini dilakukan untuk 
mengurangi penambahan kerak pada saluran pembuangan.

  A 300 - 400 Grit finish followed by a light buff is generally accepted to be 
representative of a near optimal finish for exhaust gas ports.

  [Ferry's Reply >>>] Dengan 300 – 400 Grit Finish dan ditambahkan dengan 
sedikit polesan, sudah secara umum mewakili hasil yang optimal untuk saluran 
pembuangan.


  The reason that polished ports are not advantageous from a flow standpoint is 
that at the interface between the metal wall and the air, the air speed is ZERO 
(see boundary layer and laminar flow). 

  [Ferry's Reply >>>] Alasan bahwa Port yang dipoles sama sekali tidak 
memberikan keuntungan yang lebih, karena kalau dilihat dari interaksi antara 
metal and udara, kecepatan udara adalah NOL (lihat article wiki mengenai 
boundary layer  dan laminar flow)

  This is due to the wetting action of the air and indeed all fluids. The first 
layer of molecules adheres to the wall and does not move significantly. The 
rest of the flow field must shear past which develops a velocity profile (or 
gradient) across the duct. In order for surface roughness to impact flow 
appreciably, the high spots must be high enough to protrude into the faster 
moving air toward the center. Only a very rough surface does this.

  [Ferry's Reply >>>] Hal ini disebabkan oleh proses pembasahan dinding yang 
dilakukan oleh udara dan semua cairan yang masuk ke dalamnya. Lapisan pertama 
molekul melekat pada dinding dan tidak bergerak secara signifikan. Bagian 
saluran yang lainnya akan menekan masuk dimana hal ini akan membuat sebuah 
profil kecepatan disemua saluran pipa. Supaya permukaan yang kasar dapat 
memberikan hasil yang lebih baik, bintik2 tingg harus dibuat, dimana bintik2 
ini harus cukup tinggi menonjolnya dan membuat pergerakan udara yang lebih 
cepat ke tengah. Hanya permukaan yang sangat kasar yang dapat menghasilkannya.








------------------------------------------------------------------------------

  Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat.
  Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang!


  No virus found in this incoming message.
  Checked by AVG - www.avg.com
  Version: 8.5.339 / Virus Database: 270.13.0/2209 - Release Date: 06/29/09 
14:43:00



------------------------------------------------------------------------------
  Coba Yahoo! Mail baru yang LEBIH CEPAT. Rasakan bedanya sekarang! 




  

Kirim email ke