mantep om.............. remindernya
mudah2an mencerahkan yg doyan pk hazard termasuk konvoy mentri

pengen nyontoh mobil peugeot 306, cherry QQ dan tiggo
pasang lampu kabut belakang warna merah, asli terang banget

BCI 036





moeha <[email protected]> 
Sent by: [email protected]
03/12/2009 16:17
Please respond to
[email protected]


To
[email protected]
cc

Subject
Re: [baleno] Hazard...








Ini ada artikel lawas soal penggunaan hazard, tp lupa dari mana, waktu 
cari arsip milis ketemunya cuma spt ini. Mudah2an berguna dan menjadi 
pertimbangan untuk mengambil sikap....halah...

moeha
375

-------------------------------------
Saat mengemudi pada cuaca hujan apalagi kian deras di jalanan tol Siapa
pun bakal merasa terganggu dengan nyala lampu hazard (keempat sen
berkedip-kedip) mobil lain yang bergerak. Anehnya banyak pemilik mobil
yang bagai prosedur baku, segera menyalakan hazard kala hujan.
Padahal, sebetulnya dia juga bakal terganggu oleh kedipan lampu berwarna
oranye itu. Sekarang, kebiasaan ini semakin menjadi di hampir seluruh
ruas jalan di Tanah Air.

Walaupun amat mengganggu, ternyata kian banyak pengemudi yang
mengaktifkan hazard kala mobil melaju. Di bawah guyuran hujan dengan
jalanan licin, jelas kegiatan itu amat membahayakan. Perilaku ini adalah
salah besar. Di dunia internasional, menurut mantan pembalap nasional
Aswin Bahar, menyalakan hazard kala mobil bergerak, apalagi ketika
hujan, adalah pelanggaran berat atas aturan lalu lintas darat.
''Kalau di negara lain pasti telah ditindak oleh petugas,'' urai Aswin.
Karena itu, pemegang sejumlah sertifikat sekolah mengemudi dari beberapa
negara Eropa, Amerika Serikat, dan Jepang ini menyatakan, budaya
menghidupkan hazard kala hujan harus segera dihentikan.

Petugas tol, polisi, dan mungkin wartawan harus menyosialisasikan bahwa
hazard hanya boleh dinyalakan kalau mobil berhenti. Bisa karena rusak
atau berhenti akibat keadaan darurat,'' pintanya. Namun, bagaimana
dengan semangat ingin memberitahukan adanya mobil dengan menyalakan
hazard itu kala hujan deras dan banyak kendaraan sedang sama-sama melaju
di jalanan? Menurut Aswin Bahar, maksud baik itu cukup dengan menyalakan
lampu. Berikut rekomendasinya atas penggunaan lampu kala berkendara pada
cuaca hujan.

Gunakan hazard hanya bila darurat

Lampu hazard, nyala berkedip pada keempat sen, merupakan tanda darurat
bagi sebuah mobil. Maka, hazard hanya boleh diaktifkan bila mobil
mengalami kondisi kedaruratan. Bisa akibat mogok atau harus berhenti
karena sesuatu alasan. Pendeknya, hazard hanya diperuntukan memberi
tanda peringatan bagi kendaraan lain dan hanya boleh dinyalakan kala
mobil berhenti dipingir jalan.

Gunakan lampu kecil bila hujan

Dengan semangat ingin memberi 'tanda' bahwa mobil sama-sama melaju di
tengah hujan, cukup dengan menyalakan lampu utama kendaraan
bersangkutan. Kalau kian deras dan cuaca amat gelap, nyalakan lampu
kabut. Di sini perlunya memasang lampu kabut pada setiap mobil yang

berpotensi sering melalui cuaca hujan dan gelap. Lampu belakang berwarna
merah, merupakan pilihan tepat bagi upaya memberitahukan posisi mobil.
Pilihan warna ini telah melaluis erangkaian riset pabrikan otomotif
selama bertahun-tahun. Artinya, hanya warna itu yang dianggap aman dan
bisa menembus gelombang cuaca hujan hingga kabut.
Nyala lampu belakang itu telah cukup menerangi sekitar mobil. Maka untuk
memberitahukan posisi mobil saat cuaca hujan atau kabut sekalipun, tak
harus dengan menyalakan hazard.

Selalu pakai sen bila berpindah jalur

Penggunaan lampu sen wajib bagi pengemudi yang hendak berbelok dan
berpindah jalur. Bagi penguna jalan tol, kegiatan ini mutlak amat
penting. Apalagi bila hujan sedang bertandang amat deras, penggunaan sen
amat membantu pengemudi lain untuk waspada. Bayangkan, bila Anda
menyalakan hazard. Selain akan amat mengganggu pengemudi lain, sen pun
tak akan berfungsi... ."

Silakan disebarkan pada kenalan anda.
Tertib berlalu lintas, perjalanan menjadi lancar !

--- The End ---

2009/12/3 Tras No Wan <[email protected]>
  
Sebaiknya lagi, pasang lampu kabut kalau memang sering lewat jalan yang 
hujan deras hingga berkabut. Hazard akan tetap membingungkan. Kita tidak 
bisa membenarkan yang banyak (tetap di lintasan nya) ketika ada satu dua 
kendaraan yang mulai berpindah jalur, dengan semuanya menyalakan hazard. 
Lampu kedap kedip dengan lampu yg menyorot terus jelas beda. Penglihatan 
pengendara akan kacau. Safety tidak berdasarkan pada keumuman, tapi pada 
kekhususan. Yang lebih tepat selain pasang lampu kabut, ya berhenti 
sebentar sambil menunggu kabut reda. Keselamatan lebih penting daripada 
ngejar waktu (apalagi mo ngejar speed... bahaya!) 
CMIIW.
 
rgds,
Yose.

2009/12/3 Eddie Sindunata <[email protected]>

  
 
Benar kata Om Cahyo bila hujannya bener2 deras hingga jarak pandang 
mungkin tinggal 10-15 meter, mungkin masih bila dimaklumi pakai lampu 
hazard. Walau mungkin lbh aman berhenti sekalian di pinggir jalan sampai 
jarak pandang membaik. Nah kalo posisi berhenti bolehlah pasang lampu 
hazard.
 
Masalahnya di Jakarta, baru hujan dikit udh banyak yg pasang hazard, yg 
lbh parah masuk terowongan di JORR aja langsung pasang hazard....cuma 
bikin sakit mata aja.......
 
Salam,
Eddie
BCI 241

 
To: [email protected]
From: [email protected] 

Date: Wed, 2 Dec 2009 22:01:12 -0800
Subject: Re: [baleno] Hazard... 




pada kondisi tertuntu, walaupun menyalahi aturan..
IMHO menyalakan lampu hazard cukup membantu jika jarak pandang sudah minim 
saat hujan deras, krn lampu hazard dpt menjadi guide line.. & lebih mudah 
memperkirakan jarak dgn kendaraan di depan & belakan.
pada kondisi seperti ini umum nya kendarann tidak berjalan ngebut,atau zig 
zag & biasanya malah berjalan beriringan.
jd kekhawatiran bingung mau belok kiri ato kanan sebener nya tidak terlalu 
resiko, krn biasanya pengemudi yg mau belok jg akan mematikan hazard nya.

menyalakn lampu senja saja kadang tidak cukup terlihat/terang dr jarak 
jauh.

--- On Thu, 12/3/09, Mona Volare <[email protected]> wrote:

From: Mona Volare <[email protected]>
Subject: Re: [baleno] Hazard...
To: [email protected]
Date: Thursday, December 3, 2009, 12:52 AM

  

Sebenernya meskipun hujan deras dan berkabut yang paling bener nyalain aja 
lampu kecil biar tail lamp nyala juga.
Klo pake lampu hazard mau ngasih sein ke kanan-ke kiri ga bisa donk? 
Kesannya mobil ngeloyor sendiri tanpa permisi. Malah bahaya.

Udah baca dari tabloid Otomotif --> Nyalain lampu hazard saat hujan deras 
ga rekomen...!

From: Rico Coco <bci....@gmail. com>
To: bal...@yahoogroups. com
Sent: Thu, December 3, 2009 12:24:48 PM
Subject: [baleno] Hazard...



Hujan deras om... hampir berkabut.... ga boleh ya pakai Hazard...?

2009/12/3 Mario <r_10...@yahoo. com>
  
Kok mbl jalan tp pake hazard??? :-"

--- In bal...@yahoogroups. com, icha2...@... wrote: 

>
> 
> ------Original Message----- -
saya sendiri sudah memasang lampu Hazard dan beriringan dengan mobil 
didepan saya kurang jelas berpa mobil namun sekitar 5 mobil dengan jarak 
aman (> 8m). 





-- 
Hendriko
BCI.349







Chat online and in real-time with friends and family! Windows Live 
Messenger 







* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *
This communication contains information of International Flavors & 
Fragrances (IFF) and/or its affiliates that may be confidential, 
proprietary, copyrighted and/or legally privileged, and is intended only 
for the addressee. Any copying, dissemination or other use of this 
information by anyone other than the intended recipient is prohibited. If 
you have received this communication in error, please contact the sender 
and delete it from your system.





* * * * * * * * * *

This communication contains information of International Flavors & 
Fragrances (IFF) and/or its affiliates that may be confidential, 
proprietary, copyrighted and/or legally privileged, and is intended only 
for the addressee. Any copying, dissemination or other use of this 
information by anyone other than the intended recipient is prohibited. If 
you have received this communication in error, please contact the sender 
and delete it from your system.




<<image/gif>>

Kirim email ke