---------- Forwarded message ----------
From: Ferry @Gmail <[email protected]>
Date: 2009/12/3
Subject: Re: [baleno] Hazard...
To: Moeha BCI


Betul Om...

Saya setuju dan pernah baca artikel dibawah...

Hazzard hanya untuk emergency saja. Siang sih nggak mengganggu tapi coba
malam hari... Capek mata kalau kita diam dibelakang mobil yang pakai
hazzard...

Anehnya di negara kita, hazzard dipakai oleh aparat di jalan raya...
Emergency atau malah untuk apa ya... Jadi sudah tradisi nya dicontohkan
sedemikian rupa.

Kalau di LN pemakaian hazzard di salah tempat bisa kena denda...

Cmiiw yaaa...

*anti hazzard dan anti bahu jalan*

BCI 431

Best Regards,
Ferry

GSM: 0858.1366.0025 / 0812.110.7728
Flexi: 021.3690.8965
YM: [email protected]

------------------------------
*From: * moeha <[email protected]>
*Date: *Thu, 3 Dec 2009 16:16:44 +0700
*To: *<[email protected]>
*Subject: *Re: [baleno] Hazard...



Ini ada artikel lawas soal penggunaan hazard, tp lupa dari mana, waktu cari
arsip milis ketemunya cuma spt ini. Mudah2an berguna dan menjadi
pertimbangan untuk mengambil sikap....halah...

moeha
375

-------------------------------------
Saat mengemudi pada cuaca hujan apalagi kian deras di jalanan tol Siapa
pun bakal merasa terganggu dengan nyala lampu hazard (keempat sen
berkedip-kedip) mobil lain yang bergerak. Anehnya banyak pemilik mobil
yang bagai prosedur baku, segera menyalakan hazard kala hujan.
Padahal, sebetulnya dia juga bakal terganggu oleh kedipan lampu berwarna
oranye itu. Sekarang, kebiasaan ini semakin menjadi di hampir seluruh
ruas jalan di Tanah Air.

Walaupun amat mengganggu, ternyata kian banyak pengemudi yang
mengaktifkan hazard kala mobil melaju. Di bawah guyuran hujan dengan
jalanan licin, jelas kegiatan itu amat membahayakan. Perilaku ini adalah
salah besar. Di dunia internasional, menurut mantan pembalap nasional
Aswin Bahar, menyalakan hazard kala mobil bergerak, apalagi ketika
hujan, adalah pelanggaran berat atas aturan lalu lintas darat.
''Kalau di negara lain pasti telah ditindak oleh petugas,'' urai Aswin.
Karena itu, pemegang sejumlah sertifikat sekolah mengemudi dari beberapa
negara Eropa, Amerika Serikat, dan Jepang ini menyatakan, budaya
menghidupkan hazard kala hujan harus segera dihentikan.

Petugas tol, polisi, dan mungkin wartawan harus menyosialisasikan bahwa
hazard hanya boleh dinyalakan kalau mobil berhenti. Bisa karena rusak
atau berhenti akibat keadaan darurat,'' pintanya. Namun, bagaimana
dengan semangat ingin memberitahukan adanya mobil dengan menyalakan
hazard itu kala hujan deras dan banyak kendaraan sedang sama-sama melaju
di jalanan? Menurut Aswin Bahar, maksud baik itu cukup dengan menyalakan
lampu. Berikut rekomendasinya atas penggunaan lampu kala berkendara pada
cuaca hujan.

Gunakan hazard hanya bila darurat

Lampu hazard, nyala berkedip pada keempat sen, merupakan tanda darurat
bagi sebuah mobil. Maka, hazard hanya boleh diaktifkan bila mobil
mengalami kondisi kedaruratan. Bisa akibat mogok atau harus berhenti
karena sesuatu alasan. Pendeknya, hazard hanya diperuntukan memberi
tanda peringatan bagi kendaraan lain dan hanya boleh dinyalakan kala
mobil berhenti dipingir jalan.

Gunakan lampu kecil bila hujan

Dengan semangat ingin memberi 'tanda' bahwa mobil sama-sama melaju di
tengah hujan, cukup dengan menyalakan lampu utama kendaraan
bersangkutan. Kalau kian deras dan cuaca amat gelap, nyalakan lampu
kabut. Di sini perlunya memasang lampu kabut pada setiap mobil yang

berpotensi sering melalui cuaca hujan dan gelap. Lampu belakang berwarna
merah, merupakan pilihan tepat bagi upaya memberitahukan posisi mobil.
Pilihan warna ini telah melaluis erangkaian riset pabrikan otomotif
selama bertahun-tahun. Artinya, hanya warna itu yang dianggap aman dan
bisa menembus gelombang cuaca hujan hingga kabut.
Nyala lampu belakang itu telah cukup menerangi sekitar mobil. Maka untuk
memberitahukan posisi mobil saat cuaca hujan atau kabut sekalipun, tak
harus dengan menyalakan hazard.

Selalu pakai sen bila berpindah jalur

Penggunaan lampu sen wajib bagi pengemudi yang hendak berbelok dan
berpindah jalur. Bagi penguna jalan tol, kegiatan ini mutlak amat
penting. Apalagi bila hujan sedang bertandang amat deras, penggunaan sen
amat membantu pengemudi lain untuk waspada. Bayangkan, bila Anda
menyalakan hazard. Selain akan amat mengganggu pengemudi lain, sen pun
tak akan berfungsi... ."

Silakan disebarkan pada kenalan anda.
Tertib berlalu lintas, perjalanan menjadi lancar !

--- The End ---

2009/12/3 Tras No Wan <[email protected]>

>
>
> Sebaiknya lagi, pasang lampu kabut kalau memang sering lewat jalan yang
> hujan deras hingga berkabut. Hazard akan tetap membingungkan. Kita tidak
> bisa membenarkan yang banyak (tetap di lintasan nya) ketika ada satu dua
> kendaraan yang mulai berpindah jalur, dengan semuanya menyalakan hazard.
> Lampu kedap kedip dengan lampu yg menyorot terus jelas beda. Penglihatan
> pengendara akan kacau. Safety tidak berdasarkan pada keumuman, tapi pada
> kekhususan. Yang lebih tepat selain pasang lampu kabut, ya berhenti sebentar
> sambil menunggu kabut reda. Keselamatan lebih penting daripada ngejar waktu
> (apalagi mo ngejar speed... bahaya!)
> CMIIW.
>
> rgds,
> Yose.
>
> 2009/12/3 Eddie Sindunata <[email protected]>
>
>
>>
>>
>> Benar kata Om Cahyo bila hujannya bener2 deras hingga jarak pandang
>> mungkin tinggal 10-15 meter, mungkin masih bila dimaklumi pakai lampu
>> hazard. Walau mungkin lbh aman berhenti sekalian di pinggir jalan sampai
>> jarak pandang membaik. Nah kalo posisi berhenti bolehlah pasang lampu
>> hazard.
>>
>> Masalahnya di Jakarta, baru hujan dikit udh banyak yg pasang hazard, yg
>> lbh parah masuk terowongan di JORR aja langsung pasang hazard....cuma bikin
>> sakit mata aja.......
>>
>> Salam,
>> Eddie
>> BCI 241
>>
>>
>> ------------------------------
>> To: [email protected]
>> From: [email protected]
>>
>> Date: Wed, 2 Dec 2009 22:01:12 -0800
>> Subject: Re: [baleno] Hazard...
>>
>>
>>
>>
>>   pada kondisi tertuntu, walaupun menyalahi aturan..
>> IMHO menyalakan lampu hazard cukup membantu jika jarak pandang sudah minim
>> saat hujan deras, krn lampu hazard dpt menjadi guide line.. & lebih mudah
>> memperkirakan jarak dgn kendaraan di depan & belakan.
>> pada kondisi seperti ini umum nya kendarann tidak berjalan ngebut,atau zig
>> zag & biasanya malah berjalan beriringan.
>> jd kekhawatiran bingung mau belok kiri ato kanan sebener nya tidak terlalu
>> resiko, krn biasanya pengemudi yg mau belok jg akan mematikan hazard nya.
>>
>> menyalakn lampu senja saja kadang tidak cukup terlihat/terang dr jarak
>> jauh.
>>
>> --- On *Thu, 12/3/09, Mona Volare <[email protected]>* wrote:
>>
>>
>> From: Mona Volare <[email protected]>
>> Subject: Re: [baleno] Hazard...
>> To: [email protected]
>> Date: Thursday, December 3, 2009, 12:52 AM
>>
>>
>>
>> Sebenernya meskipun hujan deras dan berkabut yang paling bener nyalain aja
>> lampu kecil biar tail lamp nyala juga.
>> Klo pake lampu hazard mau ngasih sein ke kanan-ke kiri ga bisa donk?
>> Kesannya mobil ngeloyor sendiri tanpa permisi. Malah bahaya.
>>
>> Udah baca dari tabloid Otomotif --> Nyalain lampu hazard saat hujan deras
>> ga rekomen...!
>>
>>  ------------------------------
>> *From:* Rico Coco <bci....@gmail. com>
>> *To:* bal...@yahoogroups. com
>> *Sent:* Thu, December 3, 2009 12:24:48 PM
>> *Subject:* [baleno] Hazard...
>>
>>
>>
>> Hujan deras om... hampir berkabut.... ga boleh ya pakai Hazard...?
>>
>> 2009/12/3 Mario <r_10...@yahoo. com<http:///mc/[email protected]>
>> >
>>
>>
>>  Kok mbl jalan tp pake hazard??? :-"
>>
>> --- In bal...@yahoogroups. com<http:///mc/[email protected]>,
>> icha2...@... wrote:
>>
>> >
>> >
>> > ------Original Message----- -
>> saya sendiri sudah memasang lampu Hazard dan beriringan dengan mobil
>> didepan saya kurang jelas berpa mobil namun sekitar 5 mobil dengan jarak
>> aman (> 8m).
>>
>>
>>
>>
>>
>> --
>> Hendriko
>> BCI.349
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>> ------------------------------
>> Chat online and in real-time with friends and family! Windows Live
>> Messenger <http://get.live.com/messenger/overview>
>>
>>
>
 

Kirim email ke