-----Original Message----- From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]] Sent: 22 January, 2003 10:34 AM To: [EMAIL PROTECTED] Cc: [EMAIL PROTECTED] Subject: [Fwd: Kapolres siap melindungi Lovina dari bahaya pencemaran ?]
Ysh. Teman-teman LP3B Bersama ini saya forwardkan satu mail yang saya coba kirimkan ke redaksi Bali ------------------------------------------- Kita tunggu dulu, mungkin Bali Post sudah merem sekarang ini ------------------------------------------- Post. Saya belum mengetahui, apakah dimuat di surat pembaca atau tidak. Nampaknya kita mesti membangunkan teman-teman kita yang masih tertidur. Bila PLTGU ini jadi dibangun, wah rasanya Pariwisata Buleleng akan menggelepar, dan akhirnya sekarat. Saya berharap mudah-mudahan PLTGU ini tidak jadi dibangun di Bali. -------------------------------------------- Saya minta kawan kawan di Bali mencari tahu sampai kalau bias mendapat dokumen yang cukup tentang status pemindahan PLTGU ini. Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, apakah memang sudah ada kontraktor yang mampu memindahkan PLTGU itu dari Priok ke Pemaron, atau hanya membuang PLTGU priok ke Pemaron, masalah nanti bias berfungsi kembali mungkin bagi IP masalah lain, yang bahkan bisa jadi digeletakkan saja dan berikutnya menjadi tanggung jawab Pemda Buleleng ?!..... mungkin dan berikutnya yang menerima bara panas , cermati perpindahan yang belum jelas ini. --------------------------------------------- Apabila pihak IP ngotot, apa yang bisa kita lakukan ? Saya tunggu respon dari teman-teman. Sampai jumpa. --------------------------------------------- Kalau memang di biayai, sekali lagi kalau PT IP ngotot dan memang di biayai, berapa biayanya...., dan bandingkan beli yang baru, ini baru progresif, vortaile und nachtaile ....kata Widiada Kroso Saya koq masih pesimis ada yang mampu memindahkannya dengan benar, dan saya yakin setelah sampai di pemaron akan menjadi tontonan nelayan Pemaron yang heran kedatangan besi karatan di lapangan dekat kebun anggur, sehingga menguntungkan pedagang es lilin , kacang rebus dan belayag... ---------------------------------------------- salam sejahtera Nyoman Bangsing ---------------------------------------------- Salam Ketut Teja......... ---------------------------------------------- ------- Original Message -------- Subject: [Fwd: Kapolres siap melindungi Lovina dari bahaya pencemaran ?] From: <[EMAIL PROTECTED]> Date: Mon, January 20, 2003 3:44 pm To: <[EMAIL PROTECTED]> -------- Original Message -------- Subject: Kapolres siap melindungi Lovina dari bahaya pencemaran ? From: <[EMAIL PROTECTED]> Date: Mon, January 20, 2003 3:31 pm To: <[EMAIL PROTECTED]> Ysh. Redaksi Bali Post di Denpasar Membaca Bali Post hari ini senin 20 Januari 2003, termuat berita bahwa Kapolres Buleleng siap mengamankan pembangunan PLTGU Pemaron. Wah hebat sekali pengabdian Bapak Kapolres kita ini. Saya ingin bertanya pada Bapak Kapolres, apakah Bapak siap melindungi kawasan wisata Lovina, termasuk pantai utara Bali dari bahaya pencemaran yang mungkin ditimbulkan oleh pembangunan PLTGU tersebut ? Di satu sisi saya bisa memahami posisi Bapak sebagai Kapolres, dimana tugas Bapak adalah mengamankan instalasi-instalasi milik pemerintah. Hanya saja saya sangat menyayangkan, bahwa Bapak berkomentar dalam konteks yang salah. Menurut hemat saya Bapak sebagai Kapolres mestinya bersikap netral, mengingat rencana ini masih menyisakan sikap pro dan kontra di masyarakat Buleleng. Pertanyaan saya pada Bapak, apabila pantai utara pulau Bali nanti tercemar, apakah Bapak mau bertanggung jawab ? Sadarkah Bapak berapa besar resiko yang mesti dihadapi oleh penghuni pulau dewata, bila suatu saat pengangkut bahan bakar yang akan mensuplay PLTGU tersebut mengalami kecelakaan di laut lepas ? Bila berton-ton solar telah tumpah ke laut lepas, apakah kita sudah menguasai teknologi untuk penanganannya ? Sadarkah Bapak resiko kerusakan biota laut yang akan ditimbulkannya ? Apabila seseorang pernah membaca AMDAL yang dibuat oleh pihak Indonesia Power, maka dia akan merasa geli, mengingat banyak butir-butir yang terasa dipersiapkan secara tergesa-gesa. Saya kebetulan sempat membaca satu copy dari AMDAL mereka, dan saya mendapat kesan, Indonesia Power tidak didukung oleh tenaga ahli yang memang menguasai bidangnya. Sebenarnya masih banyak hal yang bisa saya pertanyakan di sini, hanya saja saya khawatir hal itu bukanlah bidang keahlian Bapak. Oleh karena itu, saran saya kepada Bapak, cobalah bersikap netral, dan mari bersama-sama berusaha mencari solusi terbaik dari permasalahan yang ada. Sebagai penutup saya ucapkan banyak terimakasih pada redaksi Bali Post. Salam sejahtera Nyoman Bangsing Purnawarman 45. Bandung -- Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia. Publikasi : http://www.lp3b.or.id Arsip : http://bali.lp3b.or.id Moderators : <mailto: [EMAIL PROTECTED]> Berlangganan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]> Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
