Pak Teja saya sih berharap PT. Indoensia Power pesimis seperti anda, tapi
nyatanya mereka malahan over optimis walaupun DPRD Bali telah memerintahkan
untuk menghentikan semua kegiatan fisik di lapangan. Mereka punya target
waktu bulan oktober tahun ini agar semua rongsokan PLTGU Tanjung Priok sudah
pindah ke Pemaron.

Sayang Bali sudah jadi Pemulung PLTGU.

Gde

-----Original Message-----
From: ketut.tejawibawa [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Wednesday, January 22, 2003 7:09 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Cc: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [bali] Kapolres siap melindungi Lovina dari bahaya pencemaran
barang bekas...........


-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: 22 January, 2003 10:34 AM
To: [EMAIL PROTECTED]
Cc: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [Fwd: Kapolres siap melindungi Lovina dari bahaya pencemaran ?]

Ysh. Teman-teman LP3B
Bersama ini saya forwardkan satu mail yang saya coba kirimkan ke redaksi
Bali
-------------------------------------------
Kita tunggu dulu, mungkin Bali Post sudah merem sekarang ini
-------------------------------------------
Post. Saya belum mengetahui, apakah dimuat di surat pembaca atau tidak.
Nampaknya kita mesti membangunkan teman-teman kita yang masih tertidur.
Bila PLTGU ini jadi dibangun, wah rasanya Pariwisata Buleleng akan
menggelepar, dan akhirnya sekarat. Saya berharap mudah-mudahan PLTGU ini
tidak jadi dibangun di Bali.
--------------------------------------------
Saya minta kawan kawan di Bali mencari tahu sampai kalau bias mendapat
dokumen yang cukup tentang status pemindahan PLTGU ini. Seperti yang
saya sampaikan sebelumnya, apakah memang sudah ada kontraktor yang mampu
memindahkan PLTGU itu dari Priok ke Pemaron, atau hanya membuang PLTGU
priok ke Pemaron, masalah nanti bias berfungsi kembali mungkin bagi IP
masalah lain, yang bahkan bisa jadi digeletakkan saja dan berikutnya
menjadi tanggung jawab Pemda Buleleng ?!..... mungkin dan berikutnya
yang menerima bara panas , cermati perpindahan yang belum jelas ini.
---------------------------------------------

Apabila pihak IP ngotot, apa yang bisa kita
lakukan ?
Saya tunggu respon dari teman-teman. Sampai jumpa.
---------------------------------------------
Kalau memang di biayai, sekali lagi kalau PT IP ngotot dan memang di
biayai, berapa biayanya...., dan bandingkan beli yang baru, ini baru
progresif, vortaile und nachtaile ....kata Widiada Kroso


Saya koq masih pesimis ada yang mampu memindahkannya dengan benar, dan
saya yakin setelah sampai di pemaron akan menjadi tontonan nelayan
Pemaron yang heran kedatangan besi karatan di lapangan dekat kebun
anggur, sehingga menguntungkan pedagang es lilin , kacang rebus dan
belayag...

----------------------------------------------
salam sejahtera
Nyoman Bangsing

----------------------------------------------

Salam
Ketut Teja.........

----------------------------------------------
------- Original Message --------
Subject: [Fwd: Kapolres siap melindungi Lovina dari bahaya pencemaran ?]
From: <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Mon, January 20, 2003 3:44 pm
To: <[EMAIL PROTECTED]>

-------- Original Message --------
Subject: Kapolres siap melindungi Lovina dari bahaya pencemaran ?
From: <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Mon, January 20, 2003 3:31 pm
To: <[EMAIL PROTECTED]>

Ysh. Redaksi Bali Post
di Denpasar

Membaca Bali Post hari ini senin 20 Januari 2003, termuat berita bahwa
Kapolres Buleleng siap mengamankan pembangunan PLTGU Pemaron. Wah
hebat sekali pengabdian Bapak Kapolres kita ini.
Saya ingin bertanya pada Bapak Kapolres, apakah Bapak siap melindungi
kawasan wisata Lovina, termasuk pantai utara Bali dari bahaya pencemaran
yang mungkin ditimbulkan oleh pembangunan PLTGU tersebut ?
Di satu sisi saya bisa memahami posisi Bapak sebagai Kapolres, dimana
tugas Bapak adalah mengamankan instalasi-instalasi milik pemerintah.
Hanya saja saya sangat menyayangkan, bahwa Bapak berkomentar dalam
konteks yang salah. Menurut hemat saya Bapak sebagai Kapolres mestinya
bersikap netral, mengingat rencana ini masih menyisakan sikap pro dan
kontra di masyarakat Buleleng.
Pertanyaan saya pada Bapak, apabila pantai utara pulau Bali nanti
tercemar, apakah Bapak mau bertanggung jawab ?
Sadarkah Bapak berapa besar resiko yang mesti dihadapi oleh penghuni
pulau dewata, bila suatu saat pengangkut bahan bakar yang akan mensuplay
PLTGU tersebut mengalami kecelakaan di laut lepas ?
Bila berton-ton solar telah tumpah ke laut lepas, apakah kita sudah
menguasai teknologi untuk penanganannya ?
Sadarkah Bapak resiko kerusakan biota laut yang akan ditimbulkannya ?
Apabila seseorang pernah membaca AMDAL yang dibuat oleh pihak Indonesia
Power, maka dia akan merasa geli, mengingat banyak butir-butir yang
terasa dipersiapkan secara tergesa-gesa. Saya kebetulan sempat membaca
satu copy dari AMDAL mereka, dan saya mendapat kesan, Indonesia Power
tidak didukung oleh tenaga ahli yang memang menguasai bidangnya.
Sebenarnya masih banyak hal yang bisa saya pertanyakan di sini, hanya
saja saya khawatir hal itu bukanlah bidang keahlian Bapak. Oleh karena
itu, saran saya kepada Bapak, cobalah bersikap netral, dan mari
bersama-sama berusaha mencari solusi terbaik dari permasalahan yang ada.
Sebagai penutup saya ucapkan banyak terimakasih pada redaksi Bali Post.

Salam sejahtera
Nyoman Bangsing
Purnawarman 45. Bandung





--
Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.

Publikasi     : http://www.lp3b.or.id
Arsip         : http://bali.lp3b.or.id
Moderators    : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Berlangganan  : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>


----------------------------------------------------------------------------
 Ikuti polling TELKOM Memo 166 di www.plasa.com dan menangkan hadiah masing-masing Rp 
250.000 tunai
 ----------------------------------------------------------------------------

--  
Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.

Publikasi     : http://www.lp3b.or.id
Arsip         : http://bali.lp3b.or.id
Moderators    : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Berlangganan  : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>

Kirim email ke