Saya akan buat pemetaan dulu dengan masyarakat disana.... setelah itu baru kita benar benar tau apa yang perlu di buat disana.... Kelihan Br. Bunut beserta beberapa masyarakatnya memaparkan kondisi pipa air bersih ini kepada kita ketika berdialog dengan masyarakat.....

Kelihan Banjar Madia sangat 'sederhana' sekali, bicara pun sangat perlahan... biasanya setelah saya bercanda dengan mereka baru masyarakat mulai berani bicara.... karena tentunya mereka melihat kita bukan manusia... terlalu jauh mereka lihat ke atas.... Saya berjanji saya komit 100 juta tahun depan untuk mereka tapi siapa tau saya bisa mencari dana lebih cepat lagi maka program dapat dilaksanakan lebih awal lagi.... tapi yang penting masyarakat harus paham bahwa participatory process perlu sekali... jadi tidak ada satu orang lebih penting dari lainnya atau lebih berkuasa dari yang lainnya.....

Bulan Agustus ini saya akan mulai melakukan jadwal untuk pemetaan dengan masyarakat disana

Kalau kondisi sekolah sudah bagus bangunannya hanya saja halaman masih pasir dan tanah jadi kotor, dan guru2 tidak tau apa itu menghormati orang lain jadi muridnya juga begitu...., pada akhir pertemuan ketika saya membagikan sedikit stipend untuk guru, saya utarakan kekecewaan saya itu kepada semua guru.... mereka cukup kaget, tapi saya kan ngomong apa yang saya lihat, rasa dan dengar... jadi akhirnya mereka sadar... tapi saya tidak tau apakah kesadaran itu akan menuju ke perubahan.

Orang tua murid, masyarakat disana malahan sebaliknya sangat takut bicara.... Kelihan Trunyan yang paling berani bicara.... tapi sesekali saya stop karena saya ingin mendengar dari warganya bukan dia saja..... jadi ketika pertanyaan tentang kesehatan... Kelihan jawab sehat semua masyarakat ada yang nyeletuk 'tidak'.... ketika saya tanya kenapa..... tidak cukup makan katanya.... jadi mereka sebenarnya dapat bagian beras miskin walaupun toh harus bayar 1000 per kilo. Sedih ya.... dan ada puskesmas tapi di Kintamani dan sebulan sekali turun ke desa..... tapi sekali periksa harus bayar 10.000 jadi kalau dirasa sehat sedikit ya mending di pakai makan uangnya....

Saya bawa salep untuk gatal dan koreng.... dan juga obat tetes mata.... wah rebutan jadinya.... padahal saya bawa cukup banyak..... kelihatannya segala sesuatu yang gratis di minta saja yang penting dapat. Saya kena palak juga....naik 2 boat ke kuburan pulang pergi perlu waktu 10 menit saja saya harus bayar 600.000 rp.... wah.... tapi saya pikir karena memang jarang yang kesana jadi ada yang datang ya di palak saja..... ketika saya hitung juga biaya maintenance.... karena mereka juga jauh dari Kintamani untuk beli solar.... ya begitulah.....

Nasi yang ita sudah pesan jauh hari untuk semua sekitar 450 bungkus dengan harga 4000 per bungkus isinya hanya telur dan saur saja.... aduh saya sedih sekali.... jadi saya juga kena palak disitu padahal nasi itu untuk anak anak sekolah mereka juga dan untuk komunitas disana juga.... di tempat lain dengan harga itu kita dapat macam macam..... apa lagi kalau pesannya dari kios merdeka singaraja dari Bli Suartha wah isinya macam macam.....

Tapi tetap saya pikir bahwa kita harus berbuat sesuatu untuk mereka.... ya P Wis saya juga sudah berpikir begitu.... akan memberikan siswa potensi kesempatan untuk sekolah di luar Trunyan....

Pokoknya apapun masukan yang bisa diberikan kepada saya..... dari teman semua.....saya sangat hargai... apa saja....

vieb
----- Original Message ----- From: "Made Wirata" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Wednesday, July 25, 2007 2:08 PM
Subject: [bali] Re: [sos-bali] Re: Beasiswa


Maaf nimbrung, hanya sdikit usulan, jika masang pemipaan yg daerahnya tidak jelas/berliku-liku enggak karwan baiknya dg paralon (tidak pake drat2an), toh yg kuan
juga ada seperti rucika atau maspion aw

Tks
Made W

--
Open WebMail Project (http://openwebmail.org)


---------- Original Message -----------
From: "Asana Viebeke Lengkong" <[EMAIL PROTECTED]>
To: "Asana Viebeke Lengkong" <[EMAIL PROTECTED]>, <[email protected]>, <[EMAIL PROTECTED]
danger.net>
Sent: Wed, 25 Jul 2007 00:41:36 +0800
Subject: [bali] Re: [sos-bali] Re: Beasiswa

>P Wis,
>
> Saya cuma bisa sharing saja.... dan mudah-mudahan teman teman saya > dalam > group I'm An Angel bisa kembali sharing, karena tahun ini kita akan > buat
> charity night nya awal high season, yaitu hari sabtu besok ini.....
>
> Seperti biasa saya akan speech lagi.... malam itu.... semoga kali ini
> mendapat aspirasi baru ..... supaya sayap sayap malaikat mereka terus
> melekat pada badan saya agar saya dapat terbang dan berbagi dan komit
> untuk "make Bali a better world"
>
> Besok saya akan carikan sepatu no 41 dan akan saya kirim secepatnya.
>
> Kemarin saya ke TRUNYAN - bangun jam 5 pagi - jam 5.30 panther dari > Bali > Adventure sudah ada di depan rumah, naikin barang barang (kurang lebih > 250
> paket belajar, vitamin b complex, susu, sikat gigi, pasta gigi)
>
> Berang dari rumah jam 6 dan sudah ada di dermaga Kedisan jam 7.30 > langsung > ke trunyan lewat jalan yang mengerikan sepanjang danau... jam 8 sampai > di
> Trunyan.... ketemu dengan semua anak-anak.
>
> Aduh.... saya sudah keliling Bali keluar masuk dusun... tapi saya rasa
> yang ter miskin adalah wilayah ini termasuk tentunya sambungannya > diatas
> bukit di Muntigunung....dan sekitar nya....
>
> Kita berdialog dengan komunitas dari 3 banjar, Br. Bunut, Br. Madia dan
> Br. Trunyan yang asal katanya dari Taru Menyan (pohon kemenyan) yang > ada > di makam Trunyan. Kita harus naik boat untuk mencapai makam ini dari > desa
> sekitar 6 menit perjalanan menyusuri pinggir danau.
>
> Saya tidak percaya apa yang saya lihat.... tidak ada perubahan > kehidupan > yang saya lihat dari 30, 20 dan 10 tahun yang lalu.... KEMANA > PEMERINTAH
> KITA YA.....
>
> Sangat miskin sehingga karakter juga miskin, peluang tidak ada, jadi > harus
> dorong, maksa, ngambil kalau bisa.....
>
> 50% orang tua tidak merasa bahwa pendidikan perlu untuk anak mereka....
> orang tua juga kelihatan sangat pucat pucat..... kurang makan... > menurut > penjelasan mereka.... belum pernah ada pelatihan berkebun..... harga > pun
> sangat rendah apabila panen raya.....beras susah sekali....
>
> Di Br. Bunut, ada pipa aliran air tapi sudah banyak yang rusak jadi air
> susah, dan untuk turun ke Trunyan harus jalan 2 sampai 3 jam.... turun
> naik kelihatan sama saja karena sangat curam.... ngeliat saja dari > Trunyan
> naik keatas... ngeri... tapi apa boleh buat, saya tetap akan naik kalau
> memang program untuk perbaikan pipa akan saya lakukan disana.....
>
> SAYA MINTA TOLONG SIAPA SAJA TECHNISI ATAU TUKANG PIPA ANDAL LAH YANG > BISA
> MEMBANTU SAYA UNTUK PERBAIKAN PIPA AIR DI SANA..... SIAPA BISA?
>
> Mereka juga perlu tempat air di Br. Madia karena disana sama sekali > tidak
> ada air dan tidak ada listrik.....
>
> Wah kalau di ceritain panjang sekali deh... nggak tau mau mulai dari
> mana.... pokoknya kalau matrixnya sudah selesai saya akan kirimkan di
> milis ini supaya siapa saja yang bisa bantu bisa......  Saya akan cari
> dananya untuk material nya dan transport tiba di tempat.... masyarakat
> juga akan sharing membantu..... cuma mereka tidak punya kapasitas untuk
> masang draat dllnya....
>
> Udah dulu critanya ya.....
>
> vieb
> ----- Original Message ----- > From: "Pan Bima" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[EMAIL PROTECTED]>
> Cc: <[email protected]>
> Sent: Tuesday, July 24, 2007 2:33 PM
> Subject: [bali] Re: [sos-bali] Re: Beasiswa
>
>
>> Mbak Vieb, bantuan beasiswa berprestasi untuk 7 siswa buleleng (1
>> siswa SMA, 2 siswa SMK, 1 siswa SMP dan 3 siswa SD) tersebut sudah
>> semua sampai ditujuan dengan tepat sasaran.
>>
>> Dana beasiswa tersebut langsung diserahkan kepada anak-anak tsb di
>> haadapan orang tua dan kepala sekolah masing-masing. Bayangkan, saya
>> dan bu desak mendatangi satu-satu anak tsb di sekolah dan menyampaikan
>> maksud tujuan pemberiaan siswa tsb.
>>
>> Semua sekolah sangat terkesan dengan bantuan tsb karena memang mereka
>> sangat membutuhkan uluran tangan pemerhati yang mau sharing dan
>> berbagi seperti Mbak Viebeke. Anak-anak tsb disamping mempunyai
>> prestasi juga kondisi ekonomi mereka kurang beruntung.
>>
>> SMAN 1 singaraja mempunyai cara unik mengapresiasi kepedulian Mbak
>> Vieb, yaitu saya diminta bicara didepan podium saat semua anak kelas 1
>> sedang upacara bendera (dalam acara MOS), diminta memotivasi dan
>> memompa semangat belajar mereka.
>>
>> Lucunya, setelah semua sekolah selesai didatangi, eh paket yang Mbak
>> Vieb kirimkan baru dibuka, dan rupanya Mbak Vieb masih menambahkan
>> bantuan kepada mereka alat-alat tulis, buku tulis, sepatu, kaos kaki
>> dan sikat gigi ! Wah akhirnya mereka kita undang lagi bersama
>> dikumpulkan di sekretariat LP3B, jl. Dewi Sartika 32A, tgl 21/7 malam
>> yang lalu. Saat itu semua paket telah dibagikan. Lucunya, ada 2 orang
>> yang ukuran sepatunya kekecilan, yaitu Wayan Adnyani dan Putu Rahayu,
>> ukuran kaki mereka no. 41. Ok, setelah kita komunikasi langsung per
>> telpon, Mbak vieb sudah memberikan mereka solusi.
>>
>> Dalam tas kain yang membungkus semua bantuan untuk mereka itu ada
>> tulisan " I'am an angel " dan "Give Back To Bali",  saya sudah
>> jelaskan kepada mereka, apa maksudnya.
>>
>> Persoalannya untuk kedepan adalah bagaimana kita bisa menjaga
>> kesinambungan bantuan kepada siswa-siswa yang banyak sangat
>> membutuhkan. Andaikata ada banyak seperti Mbak Vieb yang mau
>> berbagi...
>>
>> salam
>> gde wisnaya
>>
>> On 7/15/07, Asana Viebeke Lengkong <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>>> P Wis,
>>>
>>> Makash banyak ya....
>>>
>>> ----- Original Message -----
>>> From: "Pan Bima" <[EMAIL PROTECTED]>
>>> To: <[EMAIL PROTECTED]>
>>> Sent: Friday, July 13, 2007 3:29 PM
>>> Subject: [sos-bali] Re: Beasiswa
>>>
>>>
>>> > Mbak Vieb,
>>> >
>>> > Kiriman paket sekolah untuk 7 anak tsb sudah sampai, dananya juga
>>> > sudah sampai, sekarang saya sedang diskusikan dengan Bu Desak Made
>>> > Suciningsih cara pemanfaatan dana tsb agar fokus untuk membantu >>> > mereka
>>> > di pendidikan.
>>> >
>>> > Hasilnya akan segera kita sampaikan ke Mbak Vieb.
>>> >
>>> > salam
>>> > gde wisnaya
>>> >
>>> > On 7/5/07, Asana Viebeke Lengkong <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>>> >>
>>> >> P Wis,
>>> >>
>>> >> Belum terima email?
>>> >>
>>> >> Kemarin saya kirim paket sekolah untuk 7 anak potential, dananya >>> >> akan
>>> >> saya
>>> >> kirim setelah tanggal 14.... tolong ya P Wis, untuk di kelola >>> >> dengan
>>> >> baik
>>> >> oleh Kepala Sekolah, atau orangtua muridnya....yang mana yang >>> >> paling >>> >> effektif dan efisien lah, tapi ada kesepakatan bahwa dana hanya >>> >> boleh
>>> >> digunakan untuk kebutuhan pendidikan.
>>> >>
>>> >> Saya tadi makan bersama dengan Petani dari Kiadan, Plaga;  warga
>>> >> Trunyan,
>>> >> APA Bali dari Bangli, yayasan Kayon, Yys Pratista, Yys GUS, >>> >> mahasiswa
>>> >> di
>>> >> Cianjur Resto di Denpasar..... ketermu siapa? Luh Kertianing dan >>> >> Rai >>> >> Yusa.....seru kan... biasalah kita ngobrol ..... segitu aja >>> >> beritanya
>>> >> hahahahaha
>>> >>
>>> >> Bulan ini untuk pendidikan saya ke Trunyan;  Untuk mikrokredit ke
>>> >> Kiadan,
>>> >> Plaga; dan buat 5000 buku lingkungan hidup dengan Yys GUS.
>>> >>
>>> >> damai selalu,
>>> >>
>>> >> viebeke
>>> >
>>> >
>>> > --
>>> > Gde Wisnaya Wisna
>>> > Jl.Dewi Sartika Utara 32A
>>> > Singaraja-Bali
>>> >
>>> > -- Bali In Danger, a Mailing List for people who concern with >>> > Bali
>>> > Island See <http://www.bali-in-danger.net> for further info.
>>> >
>>> >
>>>
>>>
>>>
>>> --
>>> Bali In Danger, a Mailing List for people who concern with Bali >>> Island
>>> See <http://www.bali-in-danger.net> for further info.
>>>
>>
>>
>> -- >> Gde Wisnaya Wisna
>> Jl.Dewi Sartika Utara 32A
>> Singaraja-Bali
>>
>> --  Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.
>>
>> Publikasi     : http://www.lp3b.or.id
>> Arsip         : http://bali.lp3b.or.id
>> Moderators    : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
>> Berlangganan  : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
>> Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
>>
>>
>

--
Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.

Publikasi     : http://www.lp3b.or.id
Arsip         : http://bali.lp3b.or.id
Moderators    : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Berlangganan  : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
------- End of Original Message -------


--
Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.

Publikasi     : http://www.lp3b.or.id
Arsip         : http://bali.lp3b.or.id
Moderators    : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Berlangganan  : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>





-- Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.

Publikasi     : http://www.lp3b.or.id
Arsip         : http://bali.lp3b.or.id
Moderators    : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Berlangganan  : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>

Kirim email ke