Dear Pak Tjahjo,

Masalah Energy Sangat Ramai disini, point ini juga yg sempat merepotkan David 
Cameron serta melemah dukungannya karena kebijakan energy Renewable nya, 
terutama yg support nuclear energy.
UK spt negara european yg lain ingin mencapai 25% pemenuhan kebutuhan energynya 
dgn renewable by 2025, namun sepertinya uk menawar by 20% pd tahun itu. 
terlihatan jelas UK tdk se-siap germany, prancis, spain atau negara2 
scandinavia. karenanay investasi di sektor ini sangat luar biasa, terutama pada 
thn 2005-2006 dan semakin meluas di awal th ini. jadi kegiatan Renewable energy 
ini menjadi sangat ramai saat ini.

Isu Climate Change memang kuat utk memaksa renewable energy, namun sebetulnya 
masalah kebutuhan energy itu sendiri yg menjadi alasan utama, apalagi naiknya 
harga minyak dunia semakin menguatkan komitmen negara ini  utk beralih ke 
renewable se-segera mungkin. Dan kondisi ini sangat bagus di pakai negara ini 
utk menuding segala masalah adalah fosil energy, sehingga sama sekali tdk ada 
protes keras padahal negara telah menaikkan harga minyak di pasaran mjd sangat 
tinggi (tax yg tinggi di bebeankan di minyak), dan keuntungan dari tax tsb akan 
di subsidi ke renewable.

ehm... ide yg sangat baik.

salam
ketut astawa



  _____

From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of CHPStar
Sent: 15 November 2007 00:33
To: [email protected]
Subject: [bali] Re: CLIMATE CHANGE


Apa kabar Ketut Astawa?

di UK apakah Koperasi nya (termasuk Org yang berlogo Pelangi) apakah selain 
Climate Change masih punya komitment besar untuk Konservasi Energi? mohon 
informasi lebih interaktif.ya.

Terimakasih

Wass: Tjahjo-

Ketut Astawa <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Dear Pan Bima,

Saya jeg setuju, sebab GemaBali climate change sudah seru
di dunia, khususnya disini di UK. Media2 pada getol
ngomongin global warming sampai anak saya yg year 3 dan 5
jeg hot topic.

saya juga akan terus mengirimkan artikel2 ke balipost ttg
climate change ini

salam
ketut
CREST (Center for Renwable Energy System and Technology)


mungkin ada yg belum baca artikel ttg Global warming yg
terakhir?
kamis minggu lalu (8 November?)

http://www.balipost.co.id/balipostcetak/2007/11/8/o2.htm


On Tue, 13 Nov 2007 07:17:18 -0800
"Pan Bima" wrote:
> Mbak Vieb,
>
> Senin dinihari (jam 4 pagi s.d jam 6 pagi) 12/11/07 saya
>interaktif di
> PRO 3 RRI, melalui RRI singaraja. Saya bersama Bagawan
>Dwija (mantan
> Ketua PHDI Buleleng) sebagai narasumber, tentang Global
>Warming. Wah
> seru dan rame penanya dari banyak kota di Indonesia.
>Saya pikir,
> pagi-pagi buta ada juga yang mendengar ocehan kami. Saya
>harus bangun
> jam 3 pagi waktu itu.
>
> Saat itu Bagawan Dwija mengatakan, bahwa sedang
>diusulkan namanya
> bukan BALI PROTOCOL , tetapi BHISAMA BALI. Keren juga
>namanya ya.
>
> Mudah2an dengan nama tsb, USA dan Australia menjadi
>segan dan akhirnya
> mau ikut meratifikasi hasil2 UNFCCC tsb. Sampai sekarang
>kan mereka
> nggak mau ratifikasi Kyoto Protocol.
>
> salam
> wisnaya
>
> On 11/11/07, Asana Viebeke Lengkong
> wrote:
>> Mas Tjahyo,
>>
>> Apa akan hadir di UNFCCC? Penting sekali agar hasil
>>convensi di Bali itu
>> naik peringkat ke BALI PROTOCOL, itu yang harus di
>>perjuangkan jadi core
>> mission UN di obok obok sedikit jadi nggak sekedar
>>ngomong ngomong doang,
>> dan upaya bisa secara global di perjuangkan kalau sudah
>>ada peringkat ke
>> protocol atau piagam sekalian.....
>>
>> Pemda Bali kelihatannya terbelenggu dengan birokrasi
>>pusat, jadi tidak
>> bergerak karena secara protocol di coordinasi oleh
>>DEPLU, jadi karena
>> propinsi masih di bawah kementrian, ya hasilnya bengong
>>aja.... gubernur
>> juga kurang kreatif.... ya beginilah sistem di negeri
>>yang kucintai ini.....
>> tapi tidak ada salahnya kalau lewat jalur lain yang bisa
>>dorong dorong
>> sedikit kan....
>>
>> tahun 2002 ketika prepcom di bali, saya masuk dalam fgd
>>lingkungan proyek
>> proyek jepang dan disana bikin kisruh sedikit kedengan
>>kementrian keuangan
>> jepang tentang proyek penanganan pantai di bali terutama
>>di kuta... dan
>> berhasil lo... di dukung oleh ngo jepang ntuk demokrasi
>>indonesia, akhirnya
>> proyek penanganan pantai yang tadinya mau di samakan
>>dengan apa yang telah
>> dan tengah di bangun di nusa dua dan sanur tidak jadi
>>dan beralih ke proyek
>> yang cocok untuk kuta melalui participatory proses
>>dengan masyarakat
>> kuta....
>>
>> jadi mungkin kita harus sanggup untuk bisa bersuara....
>>ayo perjuangkan BALI
>> PROTOCOL atau ke masuk ke UN CHARTER nya sekalian.....
>>jadi upaya untuk
>> mencegah global warming di south east asia bisa lebih
>>pakem.... gitu lo.
>>
>> salam global warming,
>>
>> vieb
>
>
> --
> Gde Wisnaya Wisna
> Jl.Dewi Sartika Utara 32A
> Singaraja-Bali
>
> --
> Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.
>
> Publikasi : http://www.lp3b.or.id
> Arsip : http://bali.lp3b.or.id
> Moderators :
> Berlangganan :
> Henti Langgan :

--
Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.

Publikasi : http://www.lp3b.or.id
Arsip : http://bali.lp3b.or.id
Moderators :
Berlangganan :
Henti Langgan :




  _____

Get easy, one-click access to your favorites. Make Yahoo!  
<http://us.rd.yahoo.com/evt=51443/*http://www.yahoo.com/r/hs> your homepage.


Kirim email ke