Tiap pendapat harus dihargai. Pendapat saya lanjutkan dialog ini.

Poer, banten.

----- Original Message ----
From: Asana Viebeke Lengkong <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Friday, 15 February, 2008 7:10:26 PM
Subject: [bali] Re: Kandidat Gubernur bali

  Sangatlah sedih apabila TIDAK ADA YANG TAHU, saya 
kira politik harus terbuka, dan kenapa tidak kalau memang ikut menjadi kandidat 
itu merupakan pembelajaran untuk pribadi P Wijaya, tapi this is public matters, 
sangat lah tidak fair apabila dipakai untuk proses pembelajaran pribadi 
saja.
 
Keinginan keluar dari ambisi yang tentunya 
mempunyai dasar, peduli atau sekadar saja, dan saya rasa terlalu mahal harganya 
kalau hanya sekadar saja, dan taruhannya juga terlalu besar yaitu kemaslahatan 
masyarakat, semoga tidak lagi ada kata untuk berhenti bicara soal pendidikan 
politik, dan P Wijaya juga mohon untuk tidak minta kita untuk berhenti 
berbicara 
mengenai subjek ini. Btw, you don't have the right to do so.
 
Saya senang bahwa pidato yang tentunya merupakan 
visi misi disampaikan di milis ini; konsekwensinya tentu perjuangan yang terus 
di lakukan ke depan.  Remember you are one of the "oligarky" so come along 
with it your integrity and social responsibility.
 
You can NO LONGER dismiss yourselves from the 
choices already taken, nggak bisa coba coba; bahwa pursuing your 'good 
intention' in political movements should therefore be continued, dan kita akan 
mendorong itu terus terjadi.  Sorry ya....
Tentunya sudah tau dong 
konsekwensinya.
 
vieb
  ----- Original Message ----- 
  From:   Wijaya Kusuma 
  To: [email protected] 
  Sent: Thursday, February 14, 2008 12:19   PM
  Subject: [bali] Re: Kandidat Gubernur   bali
  

  Salam semuanya,
   
  Mbak Viebeke, Pak Tjahyo, Pak Gede Wisnaya, 
  dll,
   
  Rupanya, email mbak Viebeke membuat orang lain 
  tahu. Padahal saya ingin menyepi saja, karena ini adalah proses
  pembelajaran.
   
  Bagi saya ini merupakan pembelajaran, baik bagi 
  saya pribadi maupun bagi Partai Politik. Sebagai akademisi yang 
  Independent,
  maka saya menyampaikan hal - hal yang realistis 
  ada di masyarakat. Bagi yang mendengarkan langsung, mereka akan mengetahui 
  arah dan tujuan saya (disiarkan langsung RRI Denpasar).
   
  Berikut adalah bagian dari pidato 
  saya:
   
   
    Dalam kehidupan politik dikenal adanya apa yang 
  disebut dengan infra-struktur politik dan supra-struktur politik. Yang 
termasuk dalam 
  infra-struktur politik adalah organisasi kemasyarakatan, 
  pers, lembaga swadaya masyarakat (lsm), kelompok kepentingan, dan partai 
  politik. 
    
   Kekuatan infra-struktur politik intinya ada pada 
  eksistensi partai politik. Suatu negara dapat disebut sebagai sebuah negara 
  demokrasi apabila infra-struktur politik yang diwakili oleh partai politik 
itu 
  dapat menjalankan fungsi-fungsinya sebagai partai politik dengan 
  baik. 
  
    
   Partai politik memiliki fungsi untuk 
  melakukan:
   ·        
  pendidikan politik (political education); 
  
   ·        
  fungsi komunikasi politik (political 
  communication); fungsi agrigrasi dan artikulasi kepentingan (interest 
  agrigration and articulation ); 
   ·        
  pengawasan publik atau social control; 
  
   ·        
  fungsi manajemen konflik; 
  
   ·        
  fungsi rekruitmen 
  politik. 
  
    
   Yang termasuk dalam supra-struktur politik adalah 
  Lembaga Presiden, Dewan Perwakilan Rakyat, Mahkamah Agung dan Mahkamah 
  Konstitusi, yang disebut dengan kekuatan Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif. 
  
    
   Kedua kekuatan politik tersebut baik yang berada dalam 
  infra-struktur politik maupun yang berada pada supra-struktur politik, dalam 
  negara demokrasi, sama–sama mempunyai kedudukan yang penting. 
  
    
   Keberadaan dua kekuatan politik tersebut adalah dalam 
  rangka menjamin dan melindungi hak - hak rakyat. 
  
    
   Partai politik karenanya berfungsi untuk mengontrol 
  agar kekuasaan yang berada di tangan pemerintah digunakan dengan 
  mempertimbangkan aspirasi rakyat, dan tidak terjadi penyalahgunaan kekuasaan 
  (mandat kekuasaan) yang semula berasal dari rakyat. 
  

    
    Dalam Dekade 2000 ini, maka faktor Kemandirian Bangsa 
  dan Masyarakat mutlak diperlukan, karena menjadi tulang punggung ketahanan 
  masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan dan 
  masalah.
    
   Kemandirian Masyarakat, akan membawa Bangsa Indonesia 
  bukan saja terbebas dari belenggu sosial dan ekonomi, namun akan menjadikan 
  bangsa ini unggul dalam berbagai sektor, dan menjadi 
  pemimpin.
    
   Berbagai masalah besar yang ada di Bali saat ini 
  adalah:
   -         
  Menurunnya tingkat kesejahteraan dan daya beli 
  masyarakat
   -         
  Pendidikan yang tidak merata
   -         
  Kesehatan yang tidak menyentuh semua 
  lini
   -         
  Air bersih
   -         
  Energi
   -         
  Daya dukung Bali
   -         
  Pengangguran
    
   Indonesia, dalam waktu dekat akan mengalami krisis 
  energi, sekaligus menjadi pengimpor minyak bumi dengan kebutuhan 130 juta 
kilo 
  liter per tahun. Maka nilai uang sekitar Rp. 1.300.000.000.000.000,- per 
tahun 
  akan bersirkulasi ke luar negeri sebagai akibat pembelanjaan minyak bumi ini. 
  
   Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara akan menjadi 
  sangat tinggi, dan apabila perekonomian masyarakat Indonesia diasumsikan 
tetap 
  seperti saat ini, maka beban hidup yang harus ditanggung masyarakat akan 
  menjadi luar biasa tinggi. Tingkat kesejahteraan dan daya beli semakin 
  turun.
    
   Kemandirian Masyarakat dilakukan melalui program 
  Ketahanan Pangan dan Energi, yang secara langsung akan menyelesaikan tujuh 
  masalah di atas, secara sistematik, terintegrasi, holistik dan penuh 
  partisipasi.
   

  Dengan tingkatan hasil seperti 
  diterangkan di atas, maka:
 
  1.      
  Lahan menjadi produktif dan meningkatkan  penghasilan masyarakat,
 
  2.      
  Meningkatnya daya dukung, daya serap tanah dan 
  daur hidrologi,
 
  3.      
  Meningkatkan skill dan adaptasi masyarakat 
  terhadap perubahan iklim,
 
  4.      
  Alih 
  teknologi,
 
  5.      
  Sarana 
  dan prasarana pendidikan, kesehatan dan infrastruktur lainnya bisa dibangun 
di 
  sana, tanpa membebani kerja Anggota Dewan dan Gubernur Propinsi Bali, serta 
  APBD Propinsi Bali.
 
    
   Dengan ini, dengan 
  kerendahan hati, topik Kandidat Gubernur Bali, mohon disudahi.
 
   Kalau 
  ada yang ingin melanjutkan, tolong diganti Subyek nya.
 
    
   Terima kasih.
 
  
  

      ----- Original Message ----- 
    From:     CHPStar 
    To: [email protected] 
    Sent: Sunday, February 10, 2008 9:19     PM
    Subject: [bali] Re: Kandidat Gubernur     bali dari partai Golkar
    







      ___________________________________________________________
Yahoo! Answers - Got a question? Someone out there knows the answer. Try it
now.
http://uk.answers.yahoo.com/ 

Kirim email ke