Mungkin beberapa dari anggota milis BBC telah sy kirimi cv sy. Lampatan2 sy 
dari perusahaan 1 ke lainnya sebagian besar pengunduran diri secara formal dan 
baik2. Ini saya lakukan untuk mengejar mimpi2 sy mencetak wiraswasta andal 
berbasis INTERNET. Sy juga bangga bila Bali yg  bisa GRATIS/MURAH ber INTERNET. 
Sebagai bentuk dukungan dan kemauan mimpi2 sy memberikan --- G R A T I S 
Konsultasi ___ untuk meMajukan MARKETING dan ENTREPRENEUR IndonesiaKU !!!. Sy 
ARI hp 08563706775

john black wrote: 
>             Pernah nggak berpikir mengapa Amerika maju ? Saya sempat 
> mengajukan
> pertanyaan ini ke diri sendiri. Dalam bidang teknologi misalnya, banyak
> penemuan baru di dunia berasal dari Amerika. Bahkan kalau mau
> dikhususkan di bidang software dan Internet, mungkin di atas 90%
> perusahaannya berasal dari Amerika ! Coba perhatikan nama-nama ini:
> Microsoft, IBM, Google, Yahoo, YouTube, MySpace, Netscape, Oracle …
> semuanya adalah perusahaan Amerika. Untuk perusahaan software yang
> besar di luar Amerika saya hanya bisa memikirkan SAP dan Corel. Semua ini 
> membuat saya penasaran. Masalahnya, secara intelektual
> saya pikir Amerika tidak unggul. Dalam olimpiade ilmiah misalnya, tidak
> terdengar mereka menjadi juara dunia. Yang merajai adalah Cina atau
> negara-negara Eropa Timur (dan belakangan juga Indonesia tentunya :)). Dalam 
> buku The World is Flat 
> banyak ditulis bagaimana anak-anak di Amerika pendidikannya tertinggal
> dibandingkan banyak negara lain. Orang-orang Asia bekerja lebih keras
> dan seringkali mempunyai prestasi lebih tinggi dari orang Amerika.
> Dengan keadaan seperti itu bagaimana mereka bisa begitu menonjol di
> dunia ? 
>  Jawaban untuk ini tersirat di dalam The World is Flat dan saya pikir inilah 
> kuncinya: 
>  Amerika adalah mesin mimpi terbesar di dunia 
>  Apa yang dimaksud dengan "mesin mimpi" ? Ini dia: Setiap orang bebas 
> memiliki mimpinya sendiri-sendiri 
> Ini adalah keunggulan dari negara yang bebas seperti Amerika. Setiap
> orang bisa memiliki mimpinya sendiri-sendiri tanpa dibatasi oleh sistem
> politik, sosial, dan lain-lain. Di banyak negara lain hal ini tidak
> terjadi. Ada saja peraturan yang membatasi mimpi mereka. Inilah salah
> satu keunggulan Amerika dari Cina yang menerapkan sistem komunis. Di
> Cina masih banyak peraturan yang membatasi, khususnya kalau bersentuhan
> dengan politik. Terus terang saja, saya sama sekali tidak percaya Cina
> akan bisa menjadi kekuatan ekonomi terbesar dunia selama mereka masih
> menerapkan sistem komunis seperti sekarang. Setiap orang didorong untuk 
> mewujudkan mimpinya 
> Mungkin semua orang bisa mempunyai mimpinya sendiri-sendiri, tapi untuk
> mewujudkan mimpi pasti tidak mudah mengingat risiko yang diambil. Nah,
> di Amerika orang-orang didorong untuk mewujudkan mimpinya. Dengan cara apa ? 
> Yaitu dengan tersedianya insentif finansial yang sangat besar kalau mereka 
> berhasil mewujudkan mimpinya. Insentif ini terutama dalam bentuk IPO ( 
> initial public offering )
> di pasar saham dan akuisisi dari perusahaan yang lebih besar. Insentif
> IPO inilah yang menjadikan Sergey Brin dan Larry Page dari Google masuk
> daftar orang terkaya dunia dalam usia masih 30-an tahun. Dan insentif
> akuisisilah yang membuat orang-orang YouTube kebanjiran uang setelah
> dibeli Google. 
> Satu hal lagi yang juga membantu adalah kenyataan bahwa di Amerika
> setiap orang menerima imbalan sesuai dengan kemampuan dan kontribusi
> masing-masing (sistem meritokrasi) . Ini berbeda dengan keadaan di
> kerajaan-kerajaan kaya minyak di mana para bangsawannya menjadi kaya
> raya semata-mata karena faktor keturunan Setiap orang dibantu untuk 
> mewujudkan mimpinya 
> Amerika memiliki sistem yang bagus untuk membantu orang mewujudkan
> mimpi mereka menjadi kenyataan. Yang pertama adalah dari segi hukum, di
> mana sangat mudah untuk mendirikan maupun menutup perusahaan.
> Akibatnya orang-orang tidak bimbang untuk memulai perusahaan baru. Yang
> kedua - dan ini mungkin paling menentukan - adalah tersedianya dana secara 
> besar-besaran bagi orang-orang "gila" melalui venture capital (VC).
> Karena banyak mimpi membutuhkan dana tidak sedikit untuk diwujudkan, VC
> inilah yang memungkinkan mimpi-mimpi tersebut menjadi kenyataan. Para venture 
> capitalist di Amerika memiliki sistem yang sangat handal untuk memilih dan 
> memoles ide yang berprospek untuk didukung. 
>  Dari sini tidak heran kalau banyak ide gila muncul dan berkembang di
> Amerika dan bukannya di negara lain. Mungkin banyak hal lain di Amerika
> mudah ditiru, tapi saya yakin akan sangat sulit untuk meniru "mesin
> mimpi" ini. Meskipun begitu, siapa tahu Indonesia suatu saat juga bisa
> menjadi mesin mimpi. Bagaimana, mungkin tidak Indonesia menjadi mesin
> mimpi ? Source : http://www.gayahidu pdigital. com/2006/ 12/22/mengapa- 
> amerika-maju/ -- J.B ------------ --------- --------- ------- 
>  http://www.son. web.id 
>      



      
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ

Kirim email ke