maksudnya gimana ?
saya Bp Nyoman juita dari Gianyar
081338734993
--- In [email protected], Sarana Online Bali <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> Mungkin beberapa dari anggota milis BBC telah sy kirimi cv sy.
Lampatan2 sy dari perusahaan 1 ke lainnya sebagian besar pengunduran
diri secara formal dan baik2. Ini saya lakukan untuk mengejar mimpi2
sy mencetak wiraswasta andal berbasis INTERNET. Sy juga bangga bila
Bali yg bisa GRATIS/MURAH ber INTERNET. Sebagai bentuk dukungan dan
kemauan mimpi2 sy memberikan --- G R A T I S Konsultasi ___ untuk
meMajukan MARKETING dan ENTREPRENEUR IndonesiaKU !!!. Sy ARI hp
08563706775
>
> john black wrote:
> > Pernah nggak berpikir mengapa Amerika maju ? Saya
sempat mengajukan
> > pertanyaan ini ke diri sendiri. Dalam bidang teknologi misalnya,
banyak
> > penemuan baru di dunia berasal dari Amerika. Bahkan kalau mau
> > dikhususkan di bidang software dan Internet, mungkin di atas 90%
> > perusahaannya berasal dari Amerika ! Coba perhatikan nama-nama
ini:
> > Microsoft, IBM, Google, Yahoo, YouTube, MySpace, Netscape, Oracle
â¦
> > semuanya adalah perusahaan Amerika. Untuk perusahaan software yang
> > besar di luar Amerika saya hanya bisa memikirkan SAP dan Corel.
Semua ini membuat saya penasaran. Masalahnya, secara intelektual
> > saya pikir Amerika tidak unggul. Dalam olimpiade ilmiah misalnya,
tidak
> > terdengar mereka menjadi juara dunia. Yang merajai adalah Cina
atau
> > negara-negara Eropa Timur (dan belakangan juga Indonesia
tentunya :)). Dalam buku The World is Flat
> > banyak ditulis bagaimana anak-anak di Amerika pendidikannya
tertinggal
> > dibandingkan banyak negara lain. Orang-orang Asia bekerja lebih
keras
> > dan seringkali mempunyai prestasi lebih tinggi dari orang Amerika.
> > Dengan keadaan seperti itu bagaimana mereka bisa begitu menonjol
di
> > dunia ?
> > Jawaban untuk ini tersirat di dalam The World is Flat dan saya
pikir inilah kuncinya:
> > Amerika adalah mesin mimpi terbesar di dunia
> > Apa yang dimaksud dengan "mesin mimpi" ? Ini dia: Setiap orang
bebas memiliki mimpinya sendiri-sendiri
> > Ini adalah keunggulan dari negara yang bebas seperti Amerika.
Setiap
> > orang bisa memiliki mimpinya sendiri-sendiri tanpa dibatasi oleh
sistem
> > politik, sosial, dan lain-lain. Di banyak negara lain hal ini
tidak
> > terjadi. Ada saja peraturan yang membatasi mimpi mereka. Inilah
salah
> > satu keunggulan Amerika dari Cina yang menerapkan sistem komunis.
Di
> > Cina masih banyak peraturan yang membatasi, khususnya kalau
bersentuhan
> > dengan politik. Terus terang saja, saya sama sekali tidak percaya
Cina
> > akan bisa menjadi kekuatan ekonomi terbesar dunia selama mereka
masih
> > menerapkan sistem komunis seperti sekarang. Setiap orang didorong
untuk mewujudkan mimpinya
> > Mungkin semua orang bisa mempunyai mimpinya sendiri-sendiri, tapi
untuk
> > mewujudkan mimpi pasti tidak mudah mengingat risiko yang diambil.
Nah,
> > di Amerika orang-orang didorong untuk mewujudkan mimpinya. Dengan
cara apa ? Yaitu dengan tersedianya insentif finansial yang sangat
besar kalau mereka berhasil mewujudkan mimpinya. Insentif ini
terutama dalam bentuk IPO ( initial public offering )
> > di pasar saham dan akuisisi dari perusahaan yang lebih besar.
Insentif
> > IPO inilah yang menjadikan Sergey Brin dan Larry Page dari Google
masuk
> > daftar orang terkaya dunia dalam usia masih 30-an tahun. Dan
insentif
> > akuisisilah yang membuat orang-orang YouTube kebanjiran uang
setelah
> > dibeli Google.
> > Satu hal lagi yang juga membantu adalah kenyataan bahwa di Amerika
> > setiap orang menerima imbalan sesuai dengan kemampuan dan
kontribusi
> > masing-masing (sistem meritokrasi) . Ini berbeda dengan keadaan di
> > kerajaan-kerajaan kaya minyak di mana para bangsawannya menjadi
kaya
> > raya semata-mata karena faktor keturunan Setiap orang dibantu
untuk mewujudkan mimpinya
> > Amerika memiliki sistem yang bagus untuk membantu orang mewujudkan
> > mimpi mereka menjadi kenyataan. Yang pertama adalah dari segi
hukum, di
> > mana sangat mudah untuk mendirikan maupun menutup perusahaan.
> > Akibatnya orang-orang tidak bimbang untuk memulai perusahaan
baru. Yang
> > kedua - dan ini mungkin paling menentukan - adalah tersedianya
dana secara besar-besaran bagi orang-orang "gila" melalui venture
capital (VC).
> > Karena banyak mimpi membutuhkan dana tidak sedikit untuk
diwujudkan, VC
> > inilah yang memungkinkan mimpi-mimpi tersebut menjadi kenyataan.
Para venture capitalist di Amerika memiliki sistem yang sangat handal
untuk memilih dan memoles ide yang berprospek untuk didukung.
> > Dari sini tidak heran kalau banyak ide gila muncul dan
berkembang di
> > Amerika dan bukannya di negara lain. Mungkin banyak hal lain di
Amerika
> > mudah ditiru, tapi saya yakin akan sangat sulit untuk
meniru "mesin
> > mimpi" ini. Meskipun begitu, siapa tahu Indonesia suatu saat juga
bisa
> > menjadi mesin mimpi. Bagaimana, mungkin tidak Indonesia menjadi
mesin
> > mimpi ? Source : http://www.gayahidu pdigital. com/2006/
12/22/mengapa- amerika-maju/ -- J.B ------------ --------- --------- -
------
> > http://www.son. web.id
> >
>
>
>
>
______________________________________________________________________
______________
> Be a better friend, newshound, and
> know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
>