Pernah nggak berpikir mengapa Amerika maju ? Saya sempat mengajukan
pertanyaan ini ke diri sendiri. Dalam bidang teknologi misalnya, banyak
penemuan baru di dunia berasal dari Amerika. Bahkan kalau mau dikhususkan di
bidang software dan Internet, mungkin di atas 90% perusahaannya berasal dari
Amerika ! Coba perhatikan nama-nama ini: Microsoft, IBM, Google, Yahoo,
YouTube, MySpace, Netscape, Oracle … semuanya adalah perusahaan Amerika.
Untuk perusahaan software yang besar di luar Amerika saya hanya bisa
memikirkan SAP dan Corel.

Semua ini membuat saya penasaran. Masalahnya, secara intelektual saya pikir
Amerika tidak unggul. Dalam olimpiade ilmiah misalnya, tidak terdengar
mereka menjadi juara dunia. Yang merajai adalah Cina atau negara-negara
Eropa Timur (dan belakangan juga
Indonesia<http://www.gayahidupdigital.com/2006/07/18/inspirasi-dari-tim-olimpiade-fisika-indonesia/>tentunya
:)). Dalam buku The
World is 
Flat<http://www.amazon.com/World-Flat-History-Twenty-first-Century/dp/0374292884/sr=8-2/qid=1166550444/ref=pd_bbs_2/103-4686014-7885401?ie=UTF8&s=books>banyak
ditulis bagaimana anak-anak di Amerika pendidikannya tertinggal
dibandingkan banyak negara lain. Orang-orang Asia bekerja lebih keras dan
seringkali mempunyai prestasi lebih tinggi dari orang Amerika. Dengan
keadaan seperti itu bagaimana mereka bisa begitu menonjol di dunia ?

Jawaban untuk ini tersirat di dalam The World is Flat dan saya pikir inilah
kuncinya:
*Amerika adalah mesin mimpi terbesar di dunia*

Apa yang dimaksud dengan "mesin mimpi" ? Ini dia:

   1. *Setiap orang bebas memiliki mimpinya sendiri-sendiri*
   Ini adalah keunggulan dari negara yang bebas seperti Amerika. Setiap
   orang bisa memiliki mimpinya sendiri-sendiri tanpa dibatasi oleh sistem
   politik, sosial, dan lain-lain. Di banyak negara lain hal ini tidak terjadi.
   Ada saja peraturan yang membatasi mimpi mereka. Inilah salah satu keunggulan
   Amerika dari Cina yang menerapkan sistem komunis. Di Cina masih banyak
   peraturan yang membatasi, khususnya kalau bersentuhan dengan politik. Terus
   terang saja, saya sama sekali tidak percaya Cina akan bisa menjadi kekuatan
   ekonomi terbesar dunia selama mereka masih menerapkan sistem komunis seperti
   sekarang.
   2. *Setiap orang didorong untuk mewujudkan mimpinya*
   Mungkin semua orang bisa mempunyai mimpinya sendiri-sendiri, tapi
   untuk mewujudkan mimpi pasti tidak mudah mengingat risiko yang diambil. Nah,
   di Amerika orang-orang *didorong *untuk mewujudkan mimpinya. Dengan
   cara apa ? Yaitu dengan tersedianya *insentif finansial yang sangat
   besar *kalau mereka berhasil mewujudkan mimpinya. Insentif ini
   terutama dalam bentuk IPO (*initial public offering*) di pasar saham
   dan akuisisi dari perusahaan yang lebih besar. Insentif IPO inilah yang
   menjadikan Sergey Brin dan Larry Page dari Google masuk daftar orang terkaya
   dunia dalam usia masih 30-an tahun. Dan insentif akuisisilah yang membuat
   orang-orang YouTube kebanjiran uang setelah dibeli Google.
   Satu hal lagi yang juga membantu adalah kenyataan bahwa di Amerika
   setiap orang menerima imbalan sesuai dengan kemampuan dan kontribusi
   masing-masing (sistem meritokrasi). Ini berbeda dengan keadaan di
   kerajaan-kerajaan kaya minyak di mana para bangsawannya menjadi kaya raya
   semata-mata karena faktor keturunan
   3. *Setiap orang dibantu untuk mewujudkan mimpinya*
   Amerika memiliki sistem yang bagus untuk membantu orang mewujudkan
   mimpi mereka menjadi kenyataan. Yang pertama adalah dari segi hukum, di mana
   sangat mudah untuk mendirikan maupun *menutup *perusahaan. Akibatnya
   orang-orang tidak bimbang untuk memulai perusahaan baru. Yang kedua - dan
   ini mungkin paling menentukan - adalah *tersedianya dana secara
   besar-besaran *bagi orang-orang "gila" melalui *venture capital *(VC).
   Karena banyak mimpi membutuhkan dana tidak sedikit untuk diwujudkan, VC
   inilah yang memungkinkan mimpi-mimpi tersebut menjadi kenyataan. Para
   *venture capitalist *di Amerika memiliki sistem yang sangat handal
   untuk memilih dan memoles ide yang berprospek untuk didukung.

Dari sini tidak heran kalau banyak ide gila muncul dan berkembang di Amerika
dan bukannya di negara lain. Mungkin banyak hal lain di Amerika mudah
ditiru, tapi saya yakin akan sangat sulit untuk meniru "mesin mimpi" ini.
Meskipun begitu, siapa tahu Indonesia suatu saat juga bisa menjadi mesin
mimpi. Bagaimana, mungkin tidak Indonesia menjadi mesin mimpi ?

Source : http://www.gayahidupdigital.com/2006/12/22/mengapa-amerika-maju/

-- 
J.B
-------------------------------------
http://www.son.web.id

Kirim email ke