Warung Remason tapi tidak jual obat gosok lho.
 
Warung ini tidak ada namanya. Tapi pengunjungnya rata2 langganan dengan membawa 
kawan. Dahulu 10 tahun yang lalu buka mulai jam 10.00 pagi sampai sore atau 
malam dikit, kira-kira jam 07.00. Sekarang jam 03.00 (15.00 WIB) sudah ludes. 
Pelanggan baru disitu banyak yang maki-maki dan berdesis-desis seakan mereka 
kapok(tidak mau lagi) untuk datang. Kenyataannya para pendatang disistu adalah 
pelanggan lama.Alasannya NGLANGENI.  Pelanggannya wah mulai ujung jawa paling 
timur sampai ujung barat Jawa timur dan bahkan penduduk pantura jawatengah 
banyak yang jd pelanggan.
 
SELAIN WARUNG REMASON WARUNG INI JUGA TERKENAL DENGAN SEBUTAN WARUNG LALER. 
Kalau di di Surabaya yang terkenal adalah sate laler, maksudnya satenya sebesar 
laler  (lalat). Kalau warung laler karena banyak lalernya(lalatnya). Anehnya 
pelanggan yang makan ya enjoy aja. Banyak lalatnya karena hampir sebagian 
produk kuliner(makanan) yang dijual dan terkenal itu adalah makanan laut. 
Sperti Kare rajungan, becek rajungan, mangut ikan tongkol atau pe(pari), 
pindang srani dan lain-lain juga sate kambing.
 
Terkenal dengan sebutan warung remasaon, karena setiap habis makan disini 
selain mulut, lidah dan perut jadi panas, badanpun menjadi panas semua alias 
berkeringat mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki, he he he. Saya pribadi 
juga hanya kadang-kadang aja datang kesana. Tujuan saya datang kesana satu 
untuk konfirmasi tentang rasa, yang kedua ukurangnya apa masih sama. Ukuran 
puedesnya terutama. Kalau saya pribadi sekali nyeruput kuah becek rajungan 
misalnya, kalau sekali nyeruput semua badan berkeringat itu tandanya masih 
stabil alias stidak berubah.  Uenaknya lagi makan masakan rajungan atau ikan 
laut lainnya minumnya pakai air nira(legen) siwalan(bukan legen dari kelapa) 
Rasanya wah bukan sekedar nyusss tapi lebih nyusss dan joss.
 
Warung Remason ini letaknya di Jln Manunggal Tuban Jawatimur. Maaf no.nya lupa 
ato alias gak ada nomer . Habis daerah agak pinggir dari kota Tuban.. Tetapi 
sangat mudah karena didepan kampus IKIP PGRI Tuban. Lebih-lebih diseluruh kota 
Tuban tanya rajungan remasaon hampir semuanya mengenal, Dan yang lebih penting 
lagi kalau misalnya mau wisata kuliner di Tuban Jawatimur dan sekitarnya, tidak 
cukup satu hari musti dua hari. Karena masih banyak makanan nyuss dan joss 
warisan nenek moyang kita yang lain. Ada belut bumbu kacang, garang asem ikan 
manyung yang sangat garang, Pindang serani, penyet ikan tengiri asep, Nasi 
goreng kampung nelayan, gepyok cukilan, dawet siwalan dan masih ada yang lain.
 
Perjalanan darat on the way to Sby dari semarang/jakarta/Bandung atau 
sebaliknya tidak singgah dikota Tua seperti Tuban wah bener jadi rugi. Anehnya 
orang tuban yang suka gurih asin pedas adalah penggemar kecap pula.
 
salam, 

mugiono

e-mail: [EMAIL PROTECTED]

------------------------------------

http://kecap-bango.blogspot.comYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bango-mania/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bango-mania/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke