inputan dari bro hendro, dah jelas banget tuh!
gak rugi berteman dengan koh asun.... ;)

btw u/ item no.2, dilaher sendiri sebenernya dah ada pelumasnya...
tapi ya itu, dalam keadaan normal semua part ada masanya.
dalam keadaan tidak normal (sebagaimana yg dah disinggung ma bro hendro),
mempercepat/memperpendek usia pakai.

sebelum bearing pecah, harusnya sudah dapat diprediksi/diketahui
sebelumnya..
baik pada saat pemakaian maupun pada saat service rutin.
itulah salah satu manfaat u/ selalu service rutin!
coba di cek, tanggal terakhir service rutinnya....
(sebelum pecah, harusnya dah berasa/diketahui!)


lam,
kill,



On 24/07/07, hendro cahyono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

waahhh....
turut prihatin atas musibah yang menimpa bro Dayat,
namun bersyukur tidak terjadi musibah yang lebih parah dan sangat tidak
kita harapkan...

terjadinya bearing hancur seperti itu pasti tidak dalam proses yang
seketika. material pembuat bearing pasti juga bukan material sembarangan
meskipun kita juga tidak mengesampingkan faktor cacat produksi yang lolos
QC.

diasumsikan barang tersebut bagus....

penyebab terjadinya banyak sekali sebabnya mungkin ini juga udah ada di
benak bro Dayat :
1. pernah ngehajar lobang namun tidak seketika pecah, mungkin waktu itu
retak. kemudian dengan pemakaian yang tidak stabil pada konisi jalan yang
ngga konsisten membuat perambatanpecah semakin membesar.
2. kurangnya pelumasan pada saat pemasangan (gemuk) atau penggunaan gemuk
yg tidak bagus kualitasnya, sehingga yg terjadi adalah gesekan yang tidak
maximal/licin sempurna
3. masuknya kotoran2 di bearing yang menyebaban gesekan tak sempurna yang
membuat kekuatan bearing berkurang
4. sering melalui jalanan yang terjal. kondisi jalan sekarang sangat
mempengaruhi umur bearing. bekasi yang sangat parah kondisi jalannya, sangat
mendukung cepatnya kerusaka bearing, shockbreaker, casis, komstir dan bodi
makin berisik aja.....
5. sering membawa beban berat (jablay gendut misalnya) hehehhee just
kidding 6. udah melewati lifetimenya....
7. de el el (faktor2 masih banyak)

hanya saja inti dari itu semua, untuk menghindari kejadian serupa,
sering-seringlah dicheck secara audio (didengarkan), bohay standart tengah
roda diputar perlahan dan cepat memakai tangan.  dengarkan ada suara aneh
atau tidak
di goyang2 ada oblaknya ga? kalo ada tanda2 tersebut, perlu diwaspadai
....

gitu aja dulu ya....
salam,


On 7/24/07, Den Dayat <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Bro & Sist.
> waktu tadi pagi lagi asyik bawa si bohay ke kantor..
> tiba tiba dari arah roda belakang terdengar bunyi berdenyit...
> setelah di cek, ternyata bearing belakang pecah...berantakan...
>
> pernah engga ngalamin seperti ini...
> penyebabnya paan yaaa....
>
> thx be4
>
> -----------------------------------------
> Bebek-bebekaN
> B 6059 NGG
> - Den-Dayat -
>
> KHCC #105
> YM : oh_eloo
>
> www.idc.co.id
> (021) 526 9988
>

Kirim email ke