koh asun...hahahahahaha???

aku nemu kelemahan dia 1 neh
semua hasil tangannya udah kuakui...
kecuali 1...
sampe saat ini dia kebingungan nanganin cakram belakang gw
hahahahahaha

tapi salutnya, dia ga mau dibayar sebelum persoalan ini dia bisa atasin....
3 kali gw dah balik kesana. sekali ngoprek2 tuh rem bisa abisin waktu 3
jam.....
ya gw bayar pake sate ayam ajah
hehehe


On 7/24/07, Krisdenis <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

  inputan dari bro hendro, dah jelas banget tuh!
gak rugi berteman dengan koh asun.... ;)

btw u/ item no.2, dilaher sendiri sebenernya dah ada pelumasnya...
tapi ya itu, dalam keadaan normal semua part ada masanya.
dalam keadaan tidak normal (sebagaimana yg dah disinggung ma bro hendro),
mempercepat/memperpendek usia pakai.

sebelum bearing pecah, harusnya sudah dapat diprediksi/diketahui
sebelumnya..
baik pada saat pemakaian maupun pada saat service rutin.
itulah salah satu manfaat u/ selalu service rutin!
coba di cek, tanggal terakhir service rutinnya....
(sebelum pecah, harusnya dah berasa/diketahui!)


lam,
kill,



On 24/07/07, hendro cahyono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>   waahhh....
> turut prihatin atas musibah yang menimpa bro Dayat,
> namun bersyukur tidak terjadi musibah yang lebih parah dan sangat tidak
> kita harapkan...
>
> terjadinya bearing hancur seperti itu pasti tidak dalam proses yang
> seketika. material pembuat bearing pasti juga bukan material sembarangan
> meskipun kita juga tidak mengesampingkan faktor cacat produksi yang lolos
> QC.
>
> diasumsikan barang tersebut bagus....
>
> penyebab terjadinya banyak sekali sebabnya mungkin ini juga udah ada di
> benak bro Dayat :
> 1. pernah ngehajar lobang namun tidak seketika pecah, mungkin waktu itu
> retak. kemudian dengan pemakaian yang tidak stabil pada konisi jalan yang
> ngga konsisten membuat perambatanpecah semakin membesar.
> 2. kurangnya pelumasan pada saat pemasangan (gemuk) atau penggunaan
> gemuk yg tidak bagus kualitasnya, sehingga yg terjadi adalah gesekan yang
> tidak maximal/licin sempurna
> 3. masuknya kotoran2 di bearing yang menyebaban gesekan tak sempurna
> yang membuat kekuatan bearing berkurang
> 4. sering melalui jalanan yang terjal. kondisi jalan sekarang sangat
> mempengaruhi umur bearing. bekasi yang sangat parah kondisi jalannya, sangat
> mendukung cepatnya kerusaka bearing, shockbreaker, casis, komstir dan bodi
> makin berisik aja.....
> 5. sering membawa beban berat (jablay gendut misalnya) hehehhee just
> kidding 6. udah melewati lifetimenya....
> 7. de el el (faktor2 masih banyak)
>
> hanya saja inti dari itu semua, untuk menghindari kejadian serupa,
> sering-seringlah dicheck secara audio (didengarkan), bohay standart tengah
> roda diputar perlahan dan cepat memakai tangan.  dengarkan ada suara aneh
> atau tidak
> di goyang2 ada oblaknya ga? kalo ada tanda2 tersebut, perlu diwaspadai
> ....
>
> gitu aja dulu ya....
> salam,
>
>
> On 7/24/07, Den Dayat <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> >   Bro & Sist.
> > waktu tadi pagi lagi asyik bawa si bohay ke kantor..
> > tiba tiba dari arah roda belakang terdengar bunyi berdenyit...
> > setelah di cek, ternyata bearing belakang pecah...berantakan...
> >
> > pernah engga ngalamin seperti ini...
> > penyebabnya paan yaaa....
> >
> > thx be4
> >
> > -----------------------------------------
> > Bebek-bebekaN
> > B 6059 NGG
> > - Den-Dayat -
> >
> > KHCC #105
> > YM : oh_eloo
> >
> > www.idc.co.id
> > (021) 526 9988
> >
>





--
hendro
0812 841 8958

Kirim email ke