Bro sebenarnya, kalo truk-truk pengangkut itu menerapkan HSE, mestinya tanah 
tidak akan berceceran di jalan. Dump truck yang dipake sudah tua, dan dalam 
mengangkut tanah kadang melebihi baknya sehingga sering jatuh ke jalan, terus 
mestinya truk tanah itu menutup bak yang sudah berisi dengan tanah dengan 
terpal, sehingga tanah tidak berhamburan keluar, terus sebelum meninggalkan 
lokasi penggalian, dump truck tersebut masuk area pembersihan, dimana 
ban-bannya disemprot dengan steam sehingga pas keluar lokasi proyek ban-ban 
dump truck sudah bersih sehingga tidak mengotori jalan.

Secara gitu lho gue pernah dapat training K-3 & HSE dikantor yang lama, dulu 
gue di Kontraktor bro, jadi paling gak tau masalah tersebut. Cuma ya itu kalo 
kata bro hendro kembali ke attitude dan awareness kita tehadap penerapan K-3. 
sebenarnya kontraktor-kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut sudah 
mempunyai sertifikat OHSASS, karena dalam proses tender banjir kanal 
mempersyaratkan sertifikat tersebut , Cuma ya itu kembali ke Laptop kita 
perduli atau tidak. HSE itu mahal, sehingga banyak yang tidak menerapkan hal 
tersebut hanya untuk memperbanyak margin profit sehingga mengabaikan 
kepentingan pengguna jalan lainnya. mahal mana bersihn tru

Salam

Alex Setia
Group Life & Health Underwriting
________________________________
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of fajar 
budiman
Sent: 15 Mei 2008 11:13
To: [email protected]
Subject: re: [BekaKak] OOT: Proyek jalan licin


yah itulah efek yang harus diterima dari sebuah pembangunan berskala besar mau 
gak mau........

Ochep <[EMAIL PROTECTED]> wrote:



Written by Andry Berlianto, on 15-05-2008 10:24

[http://www.jalanraya.net/images/stories/jalan_becek.jpg]Jakarta diguyur hujan 
lagi malam tadi (15/5), alamat jalan jalur proyek Banjir Kanal Timur bakal di 
lumuri tanah liat yang bisa bikin ban motor tergelincir. Buat yang tidak punya 
pilihan lain soal rute mungkin harus berserah diri kendaraannya kembali 
dilumuri warna coklat tanah. Entah sistem kebersihan seperti apa yang sudah 
dilakukan oleh pemilik proyek BKT demi menghindari lumuran tanah liat yang 
berserakan di jalan raya. Saat kering tanah-tanah membentuk gundukan-gundukan 
kecil dan saat basah gundukan itu pun cair dan membuat licin jalan. Truk-truk 
besar yang datang silih berganti tampaknya tak terlihat mumpuni untuk membawa 
tanah galian, yang ada tanah pun sedikit demi sedikit meluncur lewat 
lubang-lubang kecil di sisi bak truk. Korbannya siapa lagi kalau bukan pengguna 
jalan lain yang lagi-lagi harusmengurut dada karena harapannya melintas di 
jalan mulus ternyata hanya mimpi belaka.


Bersambung...<http://www.jalanraya.net>

Y. Andi Pramantyo
[Andi] [Betedz] [Ochep]
http://www.jalanraya.net
http://betedz.multiply.com



-----
Fight back spam! Download the Blue Frog.
http://www.bluesecurity.com/register/s?user=Y3V0ZV9yYWlzaGE%3D
________________________________
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! 
Answers<http://sg.rd.yahoo.com/mail/id/footer/def/*http:/id.answers.yahoo.com/>

Kirim email ke